Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Aidil Sebut Delapan Warga Limbungan Pekanbaru Terserang DBD dalam Sepekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Papan ISPU Tak Berfungsi

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Pengguna Jasa Senang Bus TMP Sudah Kembali Beroperasi

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Festival Lampu Colok Pekanbaru Dibatalkan, Tradisi di Kecamatan Tetap Berlanjut

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

- Advertisement -

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tenaga Medis C19 RSUD Arifin Achmad Pertanyakan Pencairan Honor

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Solusi Bencana Asap Riau

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Sampah Masih Menumpuk

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari