Selasa, 26 Mei 2026
- Advertisement -

Harga Semen Mahal dan Langka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga bahan bangunan semen merek Semen Padang mengalami kenaikan cukup tinggi di Kota Pekanbaru. Saat ini, harganya mencapai Rp70 ribu dari Rp66 ribu per sak (50 kilogram). 

“Harga Semen Padang tak menentu dan menggantung. Kalau saat ini harganya per sak Rp70 ribu. Tidak tahu apa akan terjadi kenaikan lagi atau turun,” ungkap Yuni,  salah seorang pengecer dan pemilik toko bangunan di Pekanbaru kepada Riau Pos, Kamis (02/08). 

Yuni bahkan menyebutkan, sebelumnya harga semen lebih mahal lagi. Mulai dari Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per sak.

Ia mengatakan, kenaikan harga Semen Padang ini dikarenakan langkanya pasokan Semen Padang. Yuni mengaku terpaksa menaikkan harga karena harga dari distributor juga naik.

Baca Juga:  12.813 Jiwa Terdampak Banjir

“Sudahlah harga melonjak, untuk mendapatkanya pun sulit. Ini biasa terjadi. Harga tak menentu atau menggantung. Nanti normal lagi. Ini biasa terjadi,” terangnya. 

Ia mengaku, kenaikan harga bahan bangunan tersebut tidak mempengaruhi jual beli. “Omzet sejauh ini masih standar. Ini tidak berpengaruh karena di Pekanbaru banyak pembangunan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tukang bangunan bernama Bambang mengatakan, ia tidak tahu menahu  soal kenaikan harga semen. Memang sebelumnya sempat membeli Semen Padang sebanyak 10 sak untuk membangun dapur. 

‘’Persaknya Rp 66 ribu,’’ katanya. Menurutnya,  untuk mengerjakan pembangunan rumah maupun toko, bahan bangunan tergantung pemilik rumah. 

“Mungkin kalau untuk dampaknya paling dirasakan ya pemilik rumah atau para proyek yang ingin membangun rumah karena yang membeli semen mereka,” katanya.

Baca Juga:  Salah Restoran

Menanggapi adanya kelangkaan produk semen padang di beberapa wilayah di Riau, Kepala Biro Komunikasi dan Umum PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menuturkan saat ini memang terjadi peningkatan demand yang cukup tinggi. Dari yang biasanya 300-400 ton perhari menjadi 600-700 ton perharinya. 

Untuk mengantisipasi kelangkaan di pasar, PT Semen Padang dikatakan dia akan menyiapkan tambahan armada untuk menyuplai semen ke Riau.

“Diupayakan dalam waktu sepekan ke depan barang sudah bisa dijumpai di pasar. Terkait stok semen di pabrik, kami pastikan aman dan bisa memenuhi permintaan pasar,” tegasnya.(dof/nda)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga bahan bangunan semen merek Semen Padang mengalami kenaikan cukup tinggi di Kota Pekanbaru. Saat ini, harganya mencapai Rp70 ribu dari Rp66 ribu per sak (50 kilogram). 

“Harga Semen Padang tak menentu dan menggantung. Kalau saat ini harganya per sak Rp70 ribu. Tidak tahu apa akan terjadi kenaikan lagi atau turun,” ungkap Yuni,  salah seorang pengecer dan pemilik toko bangunan di Pekanbaru kepada Riau Pos, Kamis (02/08). 

Yuni bahkan menyebutkan, sebelumnya harga semen lebih mahal lagi. Mulai dari Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per sak.

Ia mengatakan, kenaikan harga Semen Padang ini dikarenakan langkanya pasokan Semen Padang. Yuni mengaku terpaksa menaikkan harga karena harga dari distributor juga naik.

Baca Juga:  Pemprov Dukung Ranperda Pendidikan Madrasah 

“Sudahlah harga melonjak, untuk mendapatkanya pun sulit. Ini biasa terjadi. Harga tak menentu atau menggantung. Nanti normal lagi. Ini biasa terjadi,” terangnya. 

- Advertisement -

Ia mengaku, kenaikan harga bahan bangunan tersebut tidak mempengaruhi jual beli. “Omzet sejauh ini masih standar. Ini tidak berpengaruh karena di Pekanbaru banyak pembangunan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tukang bangunan bernama Bambang mengatakan, ia tidak tahu menahu  soal kenaikan harga semen. Memang sebelumnya sempat membeli Semen Padang sebanyak 10 sak untuk membangun dapur. 

- Advertisement -

‘’Persaknya Rp 66 ribu,’’ katanya. Menurutnya,  untuk mengerjakan pembangunan rumah maupun toko, bahan bangunan tergantung pemilik rumah. 

“Mungkin kalau untuk dampaknya paling dirasakan ya pemilik rumah atau para proyek yang ingin membangun rumah karena yang membeli semen mereka,” katanya.

Baca Juga:  BKD Terima Hasil Tes Kompetensi Calon Sekda Riau

Menanggapi adanya kelangkaan produk semen padang di beberapa wilayah di Riau, Kepala Biro Komunikasi dan Umum PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menuturkan saat ini memang terjadi peningkatan demand yang cukup tinggi. Dari yang biasanya 300-400 ton perhari menjadi 600-700 ton perharinya. 

Untuk mengantisipasi kelangkaan di pasar, PT Semen Padang dikatakan dia akan menyiapkan tambahan armada untuk menyuplai semen ke Riau.

“Diupayakan dalam waktu sepekan ke depan barang sudah bisa dijumpai di pasar. Terkait stok semen di pabrik, kami pastikan aman dan bisa memenuhi permintaan pasar,” tegasnya.(dof/nda)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga bahan bangunan semen merek Semen Padang mengalami kenaikan cukup tinggi di Kota Pekanbaru. Saat ini, harganya mencapai Rp70 ribu dari Rp66 ribu per sak (50 kilogram). 

“Harga Semen Padang tak menentu dan menggantung. Kalau saat ini harganya per sak Rp70 ribu. Tidak tahu apa akan terjadi kenaikan lagi atau turun,” ungkap Yuni,  salah seorang pengecer dan pemilik toko bangunan di Pekanbaru kepada Riau Pos, Kamis (02/08). 

Yuni bahkan menyebutkan, sebelumnya harga semen lebih mahal lagi. Mulai dari Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per sak.

Ia mengatakan, kenaikan harga Semen Padang ini dikarenakan langkanya pasokan Semen Padang. Yuni mengaku terpaksa menaikkan harga karena harga dari distributor juga naik.

Baca Juga:  Pelanggan Bisnis dan Industri Bersyukur Tak Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik

“Sudahlah harga melonjak, untuk mendapatkanya pun sulit. Ini biasa terjadi. Harga tak menentu atau menggantung. Nanti normal lagi. Ini biasa terjadi,” terangnya. 

Ia mengaku, kenaikan harga bahan bangunan tersebut tidak mempengaruhi jual beli. “Omzet sejauh ini masih standar. Ini tidak berpengaruh karena di Pekanbaru banyak pembangunan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tukang bangunan bernama Bambang mengatakan, ia tidak tahu menahu  soal kenaikan harga semen. Memang sebelumnya sempat membeli Semen Padang sebanyak 10 sak untuk membangun dapur. 

‘’Persaknya Rp 66 ribu,’’ katanya. Menurutnya,  untuk mengerjakan pembangunan rumah maupun toko, bahan bangunan tergantung pemilik rumah. 

“Mungkin kalau untuk dampaknya paling dirasakan ya pemilik rumah atau para proyek yang ingin membangun rumah karena yang membeli semen mereka,” katanya.

Baca Juga:  JKC Berbagi 500 Nasi Kotak dan Sembako kepada Panti Asuhan dan Sopir Taksi

Menanggapi adanya kelangkaan produk semen padang di beberapa wilayah di Riau, Kepala Biro Komunikasi dan Umum PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menuturkan saat ini memang terjadi peningkatan demand yang cukup tinggi. Dari yang biasanya 300-400 ton perhari menjadi 600-700 ton perharinya. 

Untuk mengantisipasi kelangkaan di pasar, PT Semen Padang dikatakan dia akan menyiapkan tambahan armada untuk menyuplai semen ke Riau.

“Diupayakan dalam waktu sepekan ke depan barang sudah bisa dijumpai di pasar. Terkait stok semen di pabrik, kami pastikan aman dan bisa memenuhi permintaan pasar,” tegasnya.(dof/nda)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari