Minggu, 5 Juli 2026
- Advertisement -

Dari Sini Asal Senjata Api dan Amunisi yang Dipakai Teroris KKB

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  Mantan Gubri Disebut Terima Rp3 Miliar

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Dijambret, IRT Meninggal Dunia

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

- Advertisement -
Baca Juga:  KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

- Advertisement -

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Mantan Gubri Disebut Terima Rp3 Miliar

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAYAPURA (RIAUPOS.CO) – Senjata api (senpi) dan amunisi yang saat ini dimiliki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo diperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019. 

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, helikopter tersebut membawa 12 prajurit. 

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17," kata Izak, Jumat (21/5/2021). 

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Februari 2020. 

Senpi itulah yang digunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam. Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka. 

Baca Juga:  12 Pemuda Pembegalan Ditangkap, Otak Pelaku Masih Buron

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak," kata Izak. 

Dia menambahkan, luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen Izak. 

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana, Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto, dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP. 

Baca Juga:  Palsukan Tanda Tangan Kapolsek dan Camat Marpoyan, Residivis Ditangkap

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari