Kamis, 28 Mei 2026
- Advertisement -

Sedekah, Zakat, hingga Kurban Pakai QRIS

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Transaksi di pasar tradisional makin simpel. Tidak perlu menggunakan uang tunai. Cukup scan barcode, uang sudah mengalir ke rekening pedagang. PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyosialisasikan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di pasar Mayestik, Jakarta, Sabtu (7/3).

Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii mengklaim pihaknya yang pertama menjadi penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) implementasi QRIS. Syafii mendatangi satu toko hijab di lantai 1 pada Mayestik. "QRIS merupakan solusi pembayaran digital yang mudah, cepat dan nyaman bagi masyarakat. Cukup memindai QR code di merchant yang telah bekerja sama tanpa perlu melakukan top up," katanya.

Baca Juga:  Pertumbuhan Perdagangan Berjangka Makin Menjanjikan

Group Head Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah Riko Wardhana menyampaikan, pihaknya sudah memiliki lebih dari tiga ribu merchant. "Merchant komersial dan juga masjid. Sehingga bisa untuk zakat, infak, sedekah, wakaf, dan kurban," beber Riko. Hingga Februari, sudah ada 1.200 masjid yang bekerja sama di seluruh Indonesia. "Hingga saat ini sudah 1,1 juta user dengan jumlah transaksi sebanyak 24 juta kali transaksi," tambahnya.(jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Transaksi di pasar tradisional makin simpel. Tidak perlu menggunakan uang tunai. Cukup scan barcode, uang sudah mengalir ke rekening pedagang. PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyosialisasikan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di pasar Mayestik, Jakarta, Sabtu (7/3).

Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii mengklaim pihaknya yang pertama menjadi penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) implementasi QRIS. Syafii mendatangi satu toko hijab di lantai 1 pada Mayestik. "QRIS merupakan solusi pembayaran digital yang mudah, cepat dan nyaman bagi masyarakat. Cukup memindai QR code di merchant yang telah bekerja sama tanpa perlu melakukan top up," katanya.

Baca Juga:  Konversi LPG ke Kompor Induksi, Subsidi Energi Jadi Lebih Tepat Sasaran

Group Head Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah Riko Wardhana menyampaikan, pihaknya sudah memiliki lebih dari tiga ribu merchant. "Merchant komersial dan juga masjid. Sehingga bisa untuk zakat, infak, sedekah, wakaf, dan kurban," beber Riko. Hingga Februari, sudah ada 1.200 masjid yang bekerja sama di seluruh Indonesia. "Hingga saat ini sudah 1,1 juta user dengan jumlah transaksi sebanyak 24 juta kali transaksi," tambahnya.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Transaksi di pasar tradisional makin simpel. Tidak perlu menggunakan uang tunai. Cukup scan barcode, uang sudah mengalir ke rekening pedagang. PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyosialisasikan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di pasar Mayestik, Jakarta, Sabtu (7/3).

Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii mengklaim pihaknya yang pertama menjadi penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) implementasi QRIS. Syafii mendatangi satu toko hijab di lantai 1 pada Mayestik. "QRIS merupakan solusi pembayaran digital yang mudah, cepat dan nyaman bagi masyarakat. Cukup memindai QR code di merchant yang telah bekerja sama tanpa perlu melakukan top up," katanya.

Baca Juga:  New Honda ADV160 Resmi Mengaspal di Pekanbaru

Group Head Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah Riko Wardhana menyampaikan, pihaknya sudah memiliki lebih dari tiga ribu merchant. "Merchant komersial dan juga masjid. Sehingga bisa untuk zakat, infak, sedekah, wakaf, dan kurban," beber Riko. Hingga Februari, sudah ada 1.200 masjid yang bekerja sama di seluruh Indonesia. "Hingga saat ini sudah 1,1 juta user dengan jumlah transaksi sebanyak 24 juta kali transaksi," tambahnya.(jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari