Sabtu, 7 Maret 2026
- Advertisement -

Kesadaran Masyarakat Mulai Tinggi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Upaya-upaya yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menekan penyebaran Covid-19 mulai memperlihatkan hasil. Kasus positif Covid-19 mulai menurun. Hal ini patut diapresiasi dan masyarakat harus tetap mendukung pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Tentu kita bersyukur, kesadaran masyarakat mulai tinggi terhadap bahaya sebaran Covid-19,"ujar anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Ervan kepada wartawan, Ahad (5/9).

Dikatakan politisi Gerindra ini, sebagai mana yang sudah disampaikan Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT, menjelang evaluasi rapat Satgas Covid-19 Pekanbaru, Senin (6/9), disampaikan Pekanbaru sudah masuk ke zona oranye di mana sebelumnya zona merah dengan level 4. Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru sudah bekerja maksimal tinggal bagaimana masyara kat perketat prokes.

Baca Juga:  DPRD Sidak PPDB Hari Terakhir

"Harapan kita semua tentu corona ini segera musnah, dan kita semua tidak lagi diteror oleh bahaya Covid-19, maka, kami sarankan supaya tetap patuhi prokes,"ajak Ervan.

Prokes yang dimaksud Ervan ialah, tetap menggunakan mas ker, rajin mencuci tangan, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan. Jika pun harus ber kerumunan harus tetap proskes. "Yang paling penting lagi adalah, agar sesama warga dapat saling mengingatkan,"tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Ervan juga berharap kepada tim satgas Covid-19 tetap menjalankan tugasnya, namun lebih kepada sosialisasi bahaya Covid-19 yang dikedepankan. "Lakukanlah razia kapan pun, namun yang dilakukan bukan mengedepankan penertiban dan atau pemberian sanksi, akan tetapi sosialisasi soal bahaya Covid-19,"tuturnya.

Baca Juga:  Dikelola Pihak Ketiga, Target PAD Rp11 Miliar dari Pengelolaan Parkir

Ditegaskan Ervan, karena memang suskesnya giat satgas  Covid-19 dilapangan bukan dilihat dari berapa banyak pelanggaran dilakukan masyarakat, akan tetapi sejauh mana kasus Covid-19 ini dapat ditekan dan Pekanbaru bersih dari corona.

"Jadi, bagaimana tidak ada pelanggaran itu yang paling penting, bukan seberapa banyak warga disanksi sebagai tolok ukur keberhasilan satgas di lapangan,"tegasnya.(gus)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Upaya-upaya yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menekan penyebaran Covid-19 mulai memperlihatkan hasil. Kasus positif Covid-19 mulai menurun. Hal ini patut diapresiasi dan masyarakat harus tetap mendukung pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Tentu kita bersyukur, kesadaran masyarakat mulai tinggi terhadap bahaya sebaran Covid-19,"ujar anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Ervan kepada wartawan, Ahad (5/9).

Dikatakan politisi Gerindra ini, sebagai mana yang sudah disampaikan Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT, menjelang evaluasi rapat Satgas Covid-19 Pekanbaru, Senin (6/9), disampaikan Pekanbaru sudah masuk ke zona oranye di mana sebelumnya zona merah dengan level 4. Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru sudah bekerja maksimal tinggal bagaimana masyara kat perketat prokes.

Baca Juga:  Disbud Riau Sosialisasikan Cagar Budaya Riau Pada PSMTI Riau

"Harapan kita semua tentu corona ini segera musnah, dan kita semua tidak lagi diteror oleh bahaya Covid-19, maka, kami sarankan supaya tetap patuhi prokes,"ajak Ervan.

Prokes yang dimaksud Ervan ialah, tetap menggunakan mas ker, rajin mencuci tangan, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan. Jika pun harus ber kerumunan harus tetap proskes. "Yang paling penting lagi adalah, agar sesama warga dapat saling mengingatkan,"tambahnya.

- Advertisement -

Dalam kesempatan ini, Ervan juga berharap kepada tim satgas Covid-19 tetap menjalankan tugasnya, namun lebih kepada sosialisasi bahaya Covid-19 yang dikedepankan. "Lakukanlah razia kapan pun, namun yang dilakukan bukan mengedepankan penertiban dan atau pemberian sanksi, akan tetapi sosialisasi soal bahaya Covid-19,"tuturnya.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah di Tenayan Raya Ramai Diserbu Warga

Ditegaskan Ervan, karena memang suskesnya giat satgas  Covid-19 dilapangan bukan dilihat dari berapa banyak pelanggaran dilakukan masyarakat, akan tetapi sejauh mana kasus Covid-19 ini dapat ditekan dan Pekanbaru bersih dari corona.

- Advertisement -

"Jadi, bagaimana tidak ada pelanggaran itu yang paling penting, bukan seberapa banyak warga disanksi sebagai tolok ukur keberhasilan satgas di lapangan,"tegasnya.(gus)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Upaya-upaya yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menekan penyebaran Covid-19 mulai memperlihatkan hasil. Kasus positif Covid-19 mulai menurun. Hal ini patut diapresiasi dan masyarakat harus tetap mendukung pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Tentu kita bersyukur, kesadaran masyarakat mulai tinggi terhadap bahaya sebaran Covid-19,"ujar anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Ervan kepada wartawan, Ahad (5/9).

Dikatakan politisi Gerindra ini, sebagai mana yang sudah disampaikan Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT, menjelang evaluasi rapat Satgas Covid-19 Pekanbaru, Senin (6/9), disampaikan Pekanbaru sudah masuk ke zona oranye di mana sebelumnya zona merah dengan level 4. Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru sudah bekerja maksimal tinggal bagaimana masyara kat perketat prokes.

Baca Juga:  Terimbas SE, Pemko Harus Beri Solusi

"Harapan kita semua tentu corona ini segera musnah, dan kita semua tidak lagi diteror oleh bahaya Covid-19, maka, kami sarankan supaya tetap patuhi prokes,"ajak Ervan.

Prokes yang dimaksud Ervan ialah, tetap menggunakan mas ker, rajin mencuci tangan, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan. Jika pun harus ber kerumunan harus tetap proskes. "Yang paling penting lagi adalah, agar sesama warga dapat saling mengingatkan,"tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Ervan juga berharap kepada tim satgas Covid-19 tetap menjalankan tugasnya, namun lebih kepada sosialisasi bahaya Covid-19 yang dikedepankan. "Lakukanlah razia kapan pun, namun yang dilakukan bukan mengedepankan penertiban dan atau pemberian sanksi, akan tetapi sosialisasi soal bahaya Covid-19,"tuturnya.

Baca Juga:  Dikelola Pihak Ketiga, Target PAD Rp11 Miliar dari Pengelolaan Parkir

Ditegaskan Ervan, karena memang suskesnya giat satgas  Covid-19 dilapangan bukan dilihat dari berapa banyak pelanggaran dilakukan masyarakat, akan tetapi sejauh mana kasus Covid-19 ini dapat ditekan dan Pekanbaru bersih dari corona.

"Jadi, bagaimana tidak ada pelanggaran itu yang paling penting, bukan seberapa banyak warga disanksi sebagai tolok ukur keberhasilan satgas di lapangan,"tegasnya.(gus)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari