Rabu, 1 Juli 2026
- Advertisement -

Kebakaran di SPBU Diduga Berasal dari Frekuensi HP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ababil, Kecamatan Sukajadi, pada Jumat (1/1) pukul 23.55 WIB menyebabkan mobil terbakar dan pengendara mengalami luka.

Akibatnya korban dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian wajah. Ya, begitulah sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mumin Wijaya.

"Korban bernama Muhammad Deni alias Ujang (41). Saat itu ia menggunakan mobil BM 1241 SX dengan mengisi BBM premium," jelasnya.

Dikisahkannya, berdasar keterangan saksi-saksi di lapangan seperti karyawan dan securiti, saat korban mengisi BBM itu, tiba-tiba keluar api dari tanki mobil. "Karyawan yang melihat langsung mematikan mesin enjinator dan mengambil racun api untuk memadamkan," ungkapnya.

Baca Juga:  Lelang Pejabat, Tim Asesor dari Luar Pemko

Namun, api semakin membesar. Sehingga, petugas pun mewalahan. Lalu, menghubungi pemadam kebakaran (Damkar).

"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian minyak. Sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," terangnya.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ababil, Kecamatan Sukajadi, pada Jumat (1/1) pukul 23.55 WIB menyebabkan mobil terbakar dan pengendara mengalami luka.

Akibatnya korban dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian wajah. Ya, begitulah sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mumin Wijaya.

"Korban bernama Muhammad Deni alias Ujang (41). Saat itu ia menggunakan mobil BM 1241 SX dengan mengisi BBM premium," jelasnya.

Dikisahkannya, berdasar keterangan saksi-saksi di lapangan seperti karyawan dan securiti, saat korban mengisi BBM itu, tiba-tiba keluar api dari tanki mobil. "Karyawan yang melihat langsung mematikan mesin enjinator dan mengambil racun api untuk memadamkan," ungkapnya.

Baca Juga:  TC Berakhir, Kontingen Riau Dikukuhkan

Namun, api semakin membesar. Sehingga, petugas pun mewalahan. Lalu, menghubungi pemadam kebakaran (Damkar).

- Advertisement -

"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian minyak. Sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," terangnya.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ababil, Kecamatan Sukajadi, pada Jumat (1/1) pukul 23.55 WIB menyebabkan mobil terbakar dan pengendara mengalami luka.

Akibatnya korban dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian wajah. Ya, begitulah sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mumin Wijaya.

"Korban bernama Muhammad Deni alias Ujang (41). Saat itu ia menggunakan mobil BM 1241 SX dengan mengisi BBM premium," jelasnya.

Dikisahkannya, berdasar keterangan saksi-saksi di lapangan seperti karyawan dan securiti, saat korban mengisi BBM itu, tiba-tiba keluar api dari tanki mobil. "Karyawan yang melihat langsung mematikan mesin enjinator dan mengambil racun api untuk memadamkan," ungkapnya.

Baca Juga:  Masjid Paripurna sebagai Lembaga Pendidikan

Namun, api semakin membesar. Sehingga, petugas pun mewalahan. Lalu, menghubungi pemadam kebakaran (Damkar).

"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian minyak. Sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," terangnya.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari