Senin, 12 Oktober 2026
- Advertisement -

Kontak Erat Plt Wali Kota Medan Jalani Tes Swab

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Medan melakukan penelusuran kontak atau tracing sekaligus pemeriksaan swab terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Pemeriksaan swab itu dilakukan setelah Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Pegawai yang dekat-dekat dengan Plt Wali Kota Medan baik itu ajudan, pengawal, protokol, yang mendampingi, dan staf administrasi, kita lakukan swab," kata Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman seperti dilansir dari Antara di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (6/8).

Wiriya mengatakan, para pegawai yang memiliki kontak erat dan telah menjalani tes swab Covid-19, juga diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri. "Walaupun hasil swab belum keluar, kami sudah perintahkan staf-staf ini untuk diisolasi mandiri di rumah sampai hasilnya keluar. Kita harapkan hasilnya negatif," ujar Wiriya Al Rahman.

Baca Juga:  Indonesia v Filipina: Tidak Ada Alasan Tidak Menang

Dia menyebutkan, apabila nantinya ditemukan pegawai dengan hasil swab positif Covid-19, akan langsung dikirim ke rumah sakit rujukan Covid-19. "Semakin cepat kita ketahui hasil swab makin bisa kita mengambil antisipasi. Apakah itu isolasi mandiri, atau kalau ada yang positif, kita rawat di rumah sakit," kata Wiriya Al Rahman.

Sementara itu, Aktivitas di Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara, tetap berjalan normal meskipun Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution terkonfirmasi positif Covid-19. "Sistem pemerintahan dan aktivitas berjalan dengan baik dan normal," terang Wiriya Al Rahman.

Guna mencegah persebaran Covid-19, Wiriya mengatakan, seluruh ruangan di kantor Wali Kota Medan di Jalan Raden Saleh Medan telah disemprot cairan disinfektan. Selain itu ada beberapa ruangan yang ditutup sementara yakni ruangan Wali Kota Medan, administrasi, dan ruang ajudan.

Baca Juga:  Moge Milik Elvis Presley Masuk Deretan Motor Termahal di Dunia

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution positif terinfeksi Covid-19 berdasar hasil tes swab. Akhyar yang juga merupakan bakal calon Wali Kota Medan pada Pilkada 2020, saat ini sedang dirawat di RS Royal Prima Medan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Medan melakukan penelusuran kontak atau tracing sekaligus pemeriksaan swab terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Pemeriksaan swab itu dilakukan setelah Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Pegawai yang dekat-dekat dengan Plt Wali Kota Medan baik itu ajudan, pengawal, protokol, yang mendampingi, dan staf administrasi, kita lakukan swab," kata Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman seperti dilansir dari Antara di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (6/8).

Wiriya mengatakan, para pegawai yang memiliki kontak erat dan telah menjalani tes swab Covid-19, juga diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri. "Walaupun hasil swab belum keluar, kami sudah perintahkan staf-staf ini untuk diisolasi mandiri di rumah sampai hasilnya keluar. Kita harapkan hasilnya negatif," ujar Wiriya Al Rahman.

Baca Juga:  AstraZeneca Batch CTMAV547 Bisa Digunakan

Dia menyebutkan, apabila nantinya ditemukan pegawai dengan hasil swab positif Covid-19, akan langsung dikirim ke rumah sakit rujukan Covid-19. "Semakin cepat kita ketahui hasil swab makin bisa kita mengambil antisipasi. Apakah itu isolasi mandiri, atau kalau ada yang positif, kita rawat di rumah sakit," kata Wiriya Al Rahman.

Sementara itu, Aktivitas di Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara, tetap berjalan normal meskipun Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution terkonfirmasi positif Covid-19. "Sistem pemerintahan dan aktivitas berjalan dengan baik dan normal," terang Wiriya Al Rahman.

- Advertisement -

Guna mencegah persebaran Covid-19, Wiriya mengatakan, seluruh ruangan di kantor Wali Kota Medan di Jalan Raden Saleh Medan telah disemprot cairan disinfektan. Selain itu ada beberapa ruangan yang ditutup sementara yakni ruangan Wali Kota Medan, administrasi, dan ruang ajudan.

Baca Juga:  Pansel Capim KPK Harapkan 20 Orang Lolos Tes Profile Assessment

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution positif terinfeksi Covid-19 berdasar hasil tes swab. Akhyar yang juga merupakan bakal calon Wali Kota Medan pada Pilkada 2020, saat ini sedang dirawat di RS Royal Prima Medan.

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Medan melakukan penelusuran kontak atau tracing sekaligus pemeriksaan swab terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Pemeriksaan swab itu dilakukan setelah Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Pegawai yang dekat-dekat dengan Plt Wali Kota Medan baik itu ajudan, pengawal, protokol, yang mendampingi, dan staf administrasi, kita lakukan swab," kata Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman seperti dilansir dari Antara di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (6/8).

Wiriya mengatakan, para pegawai yang memiliki kontak erat dan telah menjalani tes swab Covid-19, juga diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri. "Walaupun hasil swab belum keluar, kami sudah perintahkan staf-staf ini untuk diisolasi mandiri di rumah sampai hasilnya keluar. Kita harapkan hasilnya negatif," ujar Wiriya Al Rahman.

Baca Juga:  Bayi Berkaki dan Bertangan Empat Dirujuk ke RSUP Sanglah

Dia menyebutkan, apabila nantinya ditemukan pegawai dengan hasil swab positif Covid-19, akan langsung dikirim ke rumah sakit rujukan Covid-19. "Semakin cepat kita ketahui hasil swab makin bisa kita mengambil antisipasi. Apakah itu isolasi mandiri, atau kalau ada yang positif, kita rawat di rumah sakit," kata Wiriya Al Rahman.

Sementara itu, Aktivitas di Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara, tetap berjalan normal meskipun Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution terkonfirmasi positif Covid-19. "Sistem pemerintahan dan aktivitas berjalan dengan baik dan normal," terang Wiriya Al Rahman.

Guna mencegah persebaran Covid-19, Wiriya mengatakan, seluruh ruangan di kantor Wali Kota Medan di Jalan Raden Saleh Medan telah disemprot cairan disinfektan. Selain itu ada beberapa ruangan yang ditutup sementara yakni ruangan Wali Kota Medan, administrasi, dan ruang ajudan.

Baca Juga:  Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia di Inhil

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution positif terinfeksi Covid-19 berdasar hasil tes swab. Akhyar yang juga merupakan bakal calon Wali Kota Medan pada Pilkada 2020, saat ini sedang dirawat di RS Royal Prima Medan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari