Minggu, 23 Juni 2024

Indonesia v Filipina: Tidak Ada Alasan Tidak Menang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Berdasar catatan RSSSF, tim nasional Indonesia dan Filipina sudah bertemu 28 kali dalam berbagai ajang. Pertemuan itu didominasi Indonesia. Indonesia baru sekali kalah. Pertandingan lainnya berakhir dengan 22 kemenangan dan 5 hasil imbang.

Malam ini Indonesia dan Filipina kembali bertemu. Namun, pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, mulai pukul 19.30 WIB itu dipastikan berbeda dengan laga-laga sebelumnya. Sebab, kali ini The Azkals –julukan timnas Filipina– datang dengan kekuatan baru.

- Advertisement -

Perubahan kekuatan The Azkals ditandai dengan merapatnya para pemain baru. Di antaranya, Zico Bailey, Dylan Demuynck, Adrian Ugelvik, Alex Monis, dan Scoot Woods. Hadirnya lima wajah baru itu membuat skuad Filipina lebih kuat. Mereka pun sempat membuat Vietnam kerepotan meski akhirnya kalah 2-3 di My Dinh National Stadium.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) sudah menganalisis kekuatan terbaru calon lawannya. Filipina yang akan dihadapi hari ini berbeda dengan pertemuan pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 di Rizal Memorial Stadium. Sebab, pelatihnya pun sudah berganti. Dari Michael Weib ke Tom Saintfiet.

Baca Juga:  Berdasar Gelar Perkara, Lutfi Pembawa Bendera Tidak Terbukti Disetrum

‘’Saya sudah menganalisis dengan menonton pertandingan Vietnam melawan Filipina. Di tempat ini (ruang konferensi pers SUGBK,red), saya tidak bisa bicara bagaimana hasil analisis saya terhadap lawan. Juga bagaimana cara saya mengantisipasinya,’’ ungkap STY. ‘’Tapi, yang penting kami tidak perlu khawatir. Analisis kami terhadap tim lawan sudah selesai,’’ ujar pelatih asal Korea Selatan itu, Senin (10/6).

- Advertisement -

STY berharap rencana yang disiapkan jelang laga melawan Filipina berjalan lancar. Dia juga tidak mau ada kesalahan individu lagi. Pesan itu mengacu pada blunder-blunder saat Indonesia kalah 0-2 oleh Iraq, Kamis (6/6). Dalam laga itu, handsball Justin Hubner berbuah penalti untuk Iraq. Tekel telat Jordi Amat membuatnya dikartu merah wasit. Lalu, kesalahan Ernando Ari Sutaryadi dalam menguasai bola membuat gawangnya kebobolan. ‘’Terkait masalah pemain-pemain yang disebutkan sebelumnya, mereka sadar. Mereka sedang mempersiapkan diri dengan baik. Jadi, mohon dukungan dari para fans Indonesia,’’ tegas mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Baca Juga:  BBR dan Ombudsman Riau Jalin Komunikasi

STY menyadari duel kontra Filipina sangat krusial. Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara grup F dengan 7 poin. Perolehan poin Indonesia hanya berjarak satu angka dari Vietnam yang berada di urutan ketiga. Karena itu, Indonesia harus bisa mengalahkan Filipina jika ingin lolos ke ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. ‘’Tidak ada tempat lagi untuk mundur. Filipina, meski gagal lolos, pasti akan berjuang keras saat melawan kami. Jadi, kami juga harus bekerja keras dengan maksimal agar bisa memberikan kemenangan bagi para fans sepak bola Indonesia,’’ jelasnya.

Di sisi lain, pelatih timnas Filipina Tom Saintfiet meminta para pemainnya untuk tampil tanpa beban saat menghadapi Indonesia di SUGBK. Dengan bermain rileks, Saintfiet menilai timnya akan lebih mudah untuk membidik kemenangan. ‘’Kami akan mencoba memberikan perlawanan terbaik. Kami terus berkembang dari hari ke hari. Jadi, besok (hari ini,red) kami akan berusaha menyenangkan para fans Filipina dengan meraih kemenangan,” ujar Saintfiet.(fiq/ady/jpg)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Berdasar catatan RSSSF, tim nasional Indonesia dan Filipina sudah bertemu 28 kali dalam berbagai ajang. Pertemuan itu didominasi Indonesia. Indonesia baru sekali kalah. Pertandingan lainnya berakhir dengan 22 kemenangan dan 5 hasil imbang.

Malam ini Indonesia dan Filipina kembali bertemu. Namun, pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, mulai pukul 19.30 WIB itu dipastikan berbeda dengan laga-laga sebelumnya. Sebab, kali ini The Azkals –julukan timnas Filipina– datang dengan kekuatan baru.

Perubahan kekuatan The Azkals ditandai dengan merapatnya para pemain baru. Di antaranya, Zico Bailey, Dylan Demuynck, Adrian Ugelvik, Alex Monis, dan Scoot Woods. Hadirnya lima wajah baru itu membuat skuad Filipina lebih kuat. Mereka pun sempat membuat Vietnam kerepotan meski akhirnya kalah 2-3 di My Dinh National Stadium.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) sudah menganalisis kekuatan terbaru calon lawannya. Filipina yang akan dihadapi hari ini berbeda dengan pertemuan pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 di Rizal Memorial Stadium. Sebab, pelatihnya pun sudah berganti. Dari Michael Weib ke Tom Saintfiet.

Baca Juga:  Atlet Dikenalkan Investasi Pasar Modal

‘’Saya sudah menganalisis dengan menonton pertandingan Vietnam melawan Filipina. Di tempat ini (ruang konferensi pers SUGBK,red), saya tidak bisa bicara bagaimana hasil analisis saya terhadap lawan. Juga bagaimana cara saya mengantisipasinya,’’ ungkap STY. ‘’Tapi, yang penting kami tidak perlu khawatir. Analisis kami terhadap tim lawan sudah selesai,’’ ujar pelatih asal Korea Selatan itu, Senin (10/6).

STY berharap rencana yang disiapkan jelang laga melawan Filipina berjalan lancar. Dia juga tidak mau ada kesalahan individu lagi. Pesan itu mengacu pada blunder-blunder saat Indonesia kalah 0-2 oleh Iraq, Kamis (6/6). Dalam laga itu, handsball Justin Hubner berbuah penalti untuk Iraq. Tekel telat Jordi Amat membuatnya dikartu merah wasit. Lalu, kesalahan Ernando Ari Sutaryadi dalam menguasai bola membuat gawangnya kebobolan. ‘’Terkait masalah pemain-pemain yang disebutkan sebelumnya, mereka sadar. Mereka sedang mempersiapkan diri dengan baik. Jadi, mohon dukungan dari para fans Indonesia,’’ tegas mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Baca Juga:  Murray Tembus Perempat Final Pertama setelah 6 Bulan

STY menyadari duel kontra Filipina sangat krusial. Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara grup F dengan 7 poin. Perolehan poin Indonesia hanya berjarak satu angka dari Vietnam yang berada di urutan ketiga. Karena itu, Indonesia harus bisa mengalahkan Filipina jika ingin lolos ke ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. ‘’Tidak ada tempat lagi untuk mundur. Filipina, meski gagal lolos, pasti akan berjuang keras saat melawan kami. Jadi, kami juga harus bekerja keras dengan maksimal agar bisa memberikan kemenangan bagi para fans sepak bola Indonesia,’’ jelasnya.

Di sisi lain, pelatih timnas Filipina Tom Saintfiet meminta para pemainnya untuk tampil tanpa beban saat menghadapi Indonesia di SUGBK. Dengan bermain rileks, Saintfiet menilai timnya akan lebih mudah untuk membidik kemenangan. ‘’Kami akan mencoba memberikan perlawanan terbaik. Kami terus berkembang dari hari ke hari. Jadi, besok (hari ini,red) kami akan berusaha menyenangkan para fans Filipina dengan meraih kemenangan,” ujar Saintfiet.(fiq/ady/jpg)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari