Jumat, 24 April 2026
- Advertisement -

PT Ivo Mas Tunggal Berkelit, Beda Keterangan dengan DLHK

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dugaan pembuangan limbah domestik milik PT Ivo Mas Tunggal masih jadi pembahasan. Bahkan pihak PT Ivo Mas Tunggal, awalnya membantah terkait adanya saluran limbah ke laut malah mengaku akan mengecek kembali ke lapangan terkait persoalan tersebut.

Hal itu dilakukan karena keterangan yang diberikan DLHK Kota Dumai dengan keterangan yang disampaikan PT Ivo Mas Tunggal berbeda. Kadis DHLK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan hasil dari cek yang dilakukan pihaknya, memang ditemukan adanya saluran limbah domestik yang merupakan sisa dari sisa kegiatan mandi, cuci, kakus (MCK) langsung dibuang ke laut Dumai.
"Benar, memang ada bakau mati," ujar pria yang akrab disapa Bowo tersebut. Ia mengatakan bahwasanya limbah domestik itu lebih besar menyumbang dampak lingkungan, dan dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lapangan bersama DPRD Dumai. "Kami akan cek ulang bersama komisi III," jelasnya.
Sementara keterangan berbeda disampaikan Head of Corporate Communications, Sinar Mas Agribusiness and Food Sinar Mas Agribusiness and Food Wulan Suling. Mereka  membantah tuduhan tersebut, tetapi tidak nyambung alias  “gagal paham” dengan apa yang disampikan DLHK Dumai.

Baca Juga:  Gunakan Cangkul, Kapolres Ini Ikut Tiga Jam Membersihkan Material Longsor di Sumbar

DLHK menyampaikan adanya buangan limbah domestik ke laut, sementara bantahan dari PT Ivo Mas Tunggal tentang adanya tuduhan pencemaran lingkungan  pada operasional pabrik penyulingan salah satu anak usaha perusahaan, PT Ivo Mas Tunggal (PT IMT) yang terletak di Dumai.

Riau Pos mencoba  mengonfirmasi ulang, adanya perbedaan keterangan yang disampaikan PT Ivo mas Tunggal, pasalnya yang di bantah oleh PT Ivo Mas Tunggal  terkait dengan pencemaran limbah hasil produksi, sementara yang dipermasalahkan merupakan saluran

Pihak PT Ivo Mas Tunggal  ketika dikonfirmasi ulang melalui mengenai hal tersebut, kamis (6/2) menjawab singkat

"Kami sedang mencoba mencek data di lapangan. Akan kami informasikan secepatnya" ujar Corporate Communications Officer Sinarmas Agribusiness and Food, Beni Wijaya.(hsb)

Baca Juga:  Prioritaskan Pembangunan Gedung Sekolah

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dugaan pembuangan limbah domestik milik PT Ivo Mas Tunggal masih jadi pembahasan. Bahkan pihak PT Ivo Mas Tunggal, awalnya membantah terkait adanya saluran limbah ke laut malah mengaku akan mengecek kembali ke lapangan terkait persoalan tersebut.

Hal itu dilakukan karena keterangan yang diberikan DLHK Kota Dumai dengan keterangan yang disampaikan PT Ivo Mas Tunggal berbeda. Kadis DHLK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan hasil dari cek yang dilakukan pihaknya, memang ditemukan adanya saluran limbah domestik yang merupakan sisa dari sisa kegiatan mandi, cuci, kakus (MCK) langsung dibuang ke laut Dumai.
"Benar, memang ada bakau mati," ujar pria yang akrab disapa Bowo tersebut. Ia mengatakan bahwasanya limbah domestik itu lebih besar menyumbang dampak lingkungan, dan dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lapangan bersama DPRD Dumai. "Kami akan cek ulang bersama komisi III," jelasnya.
Sementara keterangan berbeda disampaikan Head of Corporate Communications, Sinar Mas Agribusiness and Food Sinar Mas Agribusiness and Food Wulan Suling. Mereka  membantah tuduhan tersebut, tetapi tidak nyambung alias  “gagal paham” dengan apa yang disampikan DLHK Dumai.

Baca Juga:  SPR Langgak Salurkan Bantuan Sembako ke Insan Pers di Rohul

DLHK menyampaikan adanya buangan limbah domestik ke laut, sementara bantahan dari PT Ivo Mas Tunggal tentang adanya tuduhan pencemaran lingkungan  pada operasional pabrik penyulingan salah satu anak usaha perusahaan, PT Ivo Mas Tunggal (PT IMT) yang terletak di Dumai.

Riau Pos mencoba  mengonfirmasi ulang, adanya perbedaan keterangan yang disampaikan PT Ivo mas Tunggal, pasalnya yang di bantah oleh PT Ivo Mas Tunggal  terkait dengan pencemaran limbah hasil produksi, sementara yang dipermasalahkan merupakan saluran

Pihak PT Ivo Mas Tunggal  ketika dikonfirmasi ulang melalui mengenai hal tersebut, kamis (6/2) menjawab singkat

- Advertisement -

"Kami sedang mencoba mencek data di lapangan. Akan kami informasikan secepatnya" ujar Corporate Communications Officer Sinarmas Agribusiness and Food, Beni Wijaya.(hsb)

Baca Juga:  Pembangunan Jalan Pedesaan Jadi Skala Prioritas
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dugaan pembuangan limbah domestik milik PT Ivo Mas Tunggal masih jadi pembahasan. Bahkan pihak PT Ivo Mas Tunggal, awalnya membantah terkait adanya saluran limbah ke laut malah mengaku akan mengecek kembali ke lapangan terkait persoalan tersebut.

Hal itu dilakukan karena keterangan yang diberikan DLHK Kota Dumai dengan keterangan yang disampaikan PT Ivo Mas Tunggal berbeda. Kadis DHLK Kota Dumai Satria Wibowo mengatakan hasil dari cek yang dilakukan pihaknya, memang ditemukan adanya saluran limbah domestik yang merupakan sisa dari sisa kegiatan mandi, cuci, kakus (MCK) langsung dibuang ke laut Dumai.
"Benar, memang ada bakau mati," ujar pria yang akrab disapa Bowo tersebut. Ia mengatakan bahwasanya limbah domestik itu lebih besar menyumbang dampak lingkungan, dan dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lapangan bersama DPRD Dumai. "Kami akan cek ulang bersama komisi III," jelasnya.
Sementara keterangan berbeda disampaikan Head of Corporate Communications, Sinar Mas Agribusiness and Food Sinar Mas Agribusiness and Food Wulan Suling. Mereka  membantah tuduhan tersebut, tetapi tidak nyambung alias  “gagal paham” dengan apa yang disampikan DLHK Dumai.

Baca Juga:  Makin Panas, Irak Usir Tentara AS, Rudal Iran Siap Meluncur

DLHK menyampaikan adanya buangan limbah domestik ke laut, sementara bantahan dari PT Ivo Mas Tunggal tentang adanya tuduhan pencemaran lingkungan  pada operasional pabrik penyulingan salah satu anak usaha perusahaan, PT Ivo Mas Tunggal (PT IMT) yang terletak di Dumai.

Riau Pos mencoba  mengonfirmasi ulang, adanya perbedaan keterangan yang disampaikan PT Ivo mas Tunggal, pasalnya yang di bantah oleh PT Ivo Mas Tunggal  terkait dengan pencemaran limbah hasil produksi, sementara yang dipermasalahkan merupakan saluran

Pihak PT Ivo Mas Tunggal  ketika dikonfirmasi ulang melalui mengenai hal tersebut, kamis (6/2) menjawab singkat

"Kami sedang mencoba mencek data di lapangan. Akan kami informasikan secepatnya" ujar Corporate Communications Officer Sinarmas Agribusiness and Food, Beni Wijaya.(hsb)

Baca Juga:  Berharap Banjir di Kota Dumai Cepat Surut

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari