GUNUNG TOAR (RIAUPOS.CO) – Ribuan penonton di Tepian Datuk Bandaro, Kecamatan Gunung Toar, dibuat bersorak saat Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, kembali menunjukkan keperkasaannya. Dalam perlombaan pacu jalur Rayon IV, Ahad (26/7), jalur tersebut berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan salah satu jalur unggulan.
Keramat Jubah Merah memastikan gelar juara setelah mengalahkan Jalur Putri Anggun Siburan Tulang dari Kecamatan Kuantan Mudik. Jalur tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu mantan juara I pacu jalur tradisional di Tepian Narosa Telukkuantan.
Sejak perlombaan dimulai, kedua jalur langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya. Adu kecepatan berlangsung sengit dengan irama kayuhan yang cepat dan kompak dari masing-masing anak pacu.
Namun, kekompakan dan semangat juang para anak pacu Keramat Jubah Merah akhirnya membuat jalur asal Muaro Sentajo melaju lebih cepat. Jalur tersebut berhasil lebih dahulu menyentuh garis finis dan memastikan diri menjadi kampiun Pacu Jalur Rayon IV Gunung Toar.
Plh Sekretaris Daerah Kuantan Singingi Drs Muradi MSi yang menutup pelaksanaan Pacu Jalur Rayon IV Gunung Toar memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, atlet pacu, serta masyarakat yang telah ikut menjaga keamanan dan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung.
“Pacu jalur bukan sekadar perlombaan mendayung, tetapi warisan budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap seluruh jalur terus mempersiapkan diri menghadapi Festival Pacu Jalur Nasional Agustus mendatang,” ujar Muradi.
Selain Keramat Jubah Merah sebagai juara pertama, posisi kedua ditempati Jalur Rajo Mudo dari Desa Pulau Deras, Kecamatan Pangean. Sementara itu, Jalur Putri Anggun Siburan Tulang dari Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik, berada di posisi ketiga.
Juara IV diraih Jalur Linta Jalang dari Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar. Kemudian, Juara V ditempati Jalur Kalo Jengking Tigo Jumbalang dari Desa Sei Manau, Kecamatan Kuantan Mudik.
Posisi keenam diraih Jalur Upae Saghok Ghimbo Dusun dari Desa Kepala Pulau, Kecamatan Kuantan Hilir. Selanjutnya, Juara VII menjadi milik Jalur Merak Jingga dari Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah.
Jalur Kahulu Jantan Danau Kompe dari Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, menempati posisi Juara VIII. Sementara itu, Jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Kuantan, berada di posisi kesembilan.
Adapun posisi kesepuluh ditempati Jalur Juragan Kuantan 2024 dari Desa Seberang Gunung, Kecamatan Gunung Toar. (dac)

