Jumat, 24 April 2026
- Advertisement -

Terjatuh ke Laut, ABK KM Makmur Jaya 89 Hilang di Perairan Selat Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang terjatuh ke laut di perairan Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.

Peristiwa jatuhnya ABK tersebut terjadi pada Ahad (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan data terakhir, posisi korban diketahui berada di koordinat 1°30’46” Lintang Utara dan 102°41’46” Bujur Timur.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru melalui Humasnya, Kukuh Widodo, mengatakan hingga Rabu (7/1) korban masih belum ditemukan meski upaya pencarian terus dilakukan.

“Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di perairan Selat Bengkalis dan belum menemukan jasad korban,” ujarnya.

Baca Juga:  Musim Penghujan, Ratusan Warga Bengkalis Diserang DBD

Ia menjelaskan, korban bernama Rapat (38) diketahui sempat terbangun bersama ABK lainnya. Korban kemudian meminta tepung kepada salah seorang ABK untuk memasak. Namun, saat ABK tersebut kembali, korban sudah tidak berada di tempat.

Kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89. Karena tidak ditemukan, korban diduga kuat terjatuh ke laut dan kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Korban diketahui merupakan warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Hingga saat ini, korban masih berstatus dalam pencarian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian sejak Selasa (6/1). Memasuki hari ketiga, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik lokasi kejadian dan area perairan yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban.

Baca Juga:  PDIP Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Sungai Selari

“Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” tutup Kukuh. (ksm)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang terjatuh ke laut di perairan Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.

Peristiwa jatuhnya ABK tersebut terjadi pada Ahad (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan data terakhir, posisi korban diketahui berada di koordinat 1°30’46” Lintang Utara dan 102°41’46” Bujur Timur.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru melalui Humasnya, Kukuh Widodo, mengatakan hingga Rabu (7/1) korban masih belum ditemukan meski upaya pencarian terus dilakukan.

“Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di perairan Selat Bengkalis dan belum menemukan jasad korban,” ujarnya.

Baca Juga:  102 Nelayan Bantan Tak Melaut, Manajer SPBUN Dilaporkan ke Polisi

Ia menjelaskan, korban bernama Rapat (38) diketahui sempat terbangun bersama ABK lainnya. Korban kemudian meminta tepung kepada salah seorang ABK untuk memasak. Namun, saat ABK tersebut kembali, korban sudah tidak berada di tempat.

- Advertisement -

Kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89. Karena tidak ditemukan, korban diduga kuat terjatuh ke laut dan kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Korban diketahui merupakan warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Hingga saat ini, korban masih berstatus dalam pencarian.

- Advertisement -

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian sejak Selasa (6/1). Memasuki hari ketiga, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik lokasi kejadian dan area perairan yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban.

Baca Juga:  Pengurus DMDI Bengkalis Tinjau Rumah’ Mualaf Jangkang

“Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” tutup Kukuh. (ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang terjatuh ke laut di perairan Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.

Peristiwa jatuhnya ABK tersebut terjadi pada Ahad (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan data terakhir, posisi korban diketahui berada di koordinat 1°30’46” Lintang Utara dan 102°41’46” Bujur Timur.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru melalui Humasnya, Kukuh Widodo, mengatakan hingga Rabu (7/1) korban masih belum ditemukan meski upaya pencarian terus dilakukan.

“Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di perairan Selat Bengkalis dan belum menemukan jasad korban,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Khawatir Peredaran Narkoba di Bengkalis Tak Pernah Berhenti

Ia menjelaskan, korban bernama Rapat (38) diketahui sempat terbangun bersama ABK lainnya. Korban kemudian meminta tepung kepada salah seorang ABK untuk memasak. Namun, saat ABK tersebut kembali, korban sudah tidak berada di tempat.

Kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89. Karena tidak ditemukan, korban diduga kuat terjatuh ke laut dan kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Korban diketahui merupakan warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Hingga saat ini, korban masih berstatus dalam pencarian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian sejak Selasa (6/1). Memasuki hari ketiga, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik lokasi kejadian dan area perairan yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban.

Baca Juga:  Waspada DBD di Batam: Kasus Capai 288, Satu Warga Meninggal Dunia

“Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” tutup Kukuh. (ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari