Sabtu, 24 Oktober 2026
- Advertisement -

Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Kunjungi Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) – Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi mengungkapkan kekagumannya saat melihat peninggalan Kerajaan Siak yang masih terawat dengan baik.

Permaisuri ke Siak, selain mempererat silaturahmi juga ingin melihat langsung peninggalan dan sejarah Kesultanan Siak Sri Indrapura dari pemandu dan pelaku sejarah di LAMR Siak.

‘’Kehadiran kami di sini selain ingin menjalin silaturahmi, juga ingin mengetahui lebih jauh sejarah Kesultanan Kadriyah Pontianak,’’ jelasnya, Selasa (7/1) siang.

Kehadiran Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi dan rombongan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Harian LAMR Siak serta Ketua MKA Datuk H Wan Siad.

Baca Juga:  PLN Siapkan Tim Pembersih Cabang Batang Pohon

‘’Alhamdulillah, saya sangat senang bisa datang ke Siak, sebab Siak merupakan daerah yang sudah lama ingin saya kunjungi, ini merupakan pertama kalinya,’’ ungkapnya.

Kesultanan Kadriyah Pontianak adalah sebuah Kerajaan Melayu Islam didirikan pada 1771 oleh Sultan Aburrahman Bin Husein Bin Ahmad Alkadri di daerah Muara Simpang Tiga Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak, termasuk kawasan yang diserahkan Sultan Banten kepada VOC Belanda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak berharap kunjungasn ini dapat mempererat tali silaturahmi antara Kesultanan Siak dan Kesultanan Kadriyah Pontianak, beserta Pemerintah Kabupaten Siak.

Baca Juga:  Berawal dari Hobi, Suherman Sukses Sulap Lahan di Siak Jadi Kebun Anggur Viral

‘’Saya harap dengan hadirnya Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi ini, dapat mempererat silaturahmi yang telah terjalin sangat baik selama ini,’’ harap mantan Kadis Kominfo itu.(mng)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi mengungkapkan kekagumannya saat melihat peninggalan Kerajaan Siak yang masih terawat dengan baik.

Permaisuri ke Siak, selain mempererat silaturahmi juga ingin melihat langsung peninggalan dan sejarah Kesultanan Siak Sri Indrapura dari pemandu dan pelaku sejarah di LAMR Siak.

‘’Kehadiran kami di sini selain ingin menjalin silaturahmi, juga ingin mengetahui lebih jauh sejarah Kesultanan Kadriyah Pontianak,’’ jelasnya, Selasa (7/1) siang.

Kehadiran Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi dan rombongan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Harian LAMR Siak serta Ketua MKA Datuk H Wan Siad.

Baca Juga:  Menuju Siak Bebas ODOL

‘’Alhamdulillah, saya sangat senang bisa datang ke Siak, sebab Siak merupakan daerah yang sudah lama ingin saya kunjungi, ini merupakan pertama kalinya,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

Kesultanan Kadriyah Pontianak adalah sebuah Kerajaan Melayu Islam didirikan pada 1771 oleh Sultan Aburrahman Bin Husein Bin Ahmad Alkadri di daerah Muara Simpang Tiga Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak, termasuk kawasan yang diserahkan Sultan Banten kepada VOC Belanda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak berharap kunjungasn ini dapat mempererat tali silaturahmi antara Kesultanan Siak dan Kesultanan Kadriyah Pontianak, beserta Pemerintah Kabupaten Siak.

- Advertisement -
Baca Juga:  BEM Se-Indonesia Berkunjung ke Siak

‘’Saya harap dengan hadirnya Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi ini, dapat mempererat silaturahmi yang telah terjalin sangat baik selama ini,’’ harap mantan Kadis Kominfo itu.(mng)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi mengungkapkan kekagumannya saat melihat peninggalan Kerajaan Siak yang masih terawat dengan baik.

Permaisuri ke Siak, selain mempererat silaturahmi juga ingin melihat langsung peninggalan dan sejarah Kesultanan Siak Sri Indrapura dari pemandu dan pelaku sejarah di LAMR Siak.

‘’Kehadiran kami di sini selain ingin menjalin silaturahmi, juga ingin mengetahui lebih jauh sejarah Kesultanan Kadriyah Pontianak,’’ jelasnya, Selasa (7/1) siang.

Kehadiran Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi dan rombongan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Harian LAMR Siak serta Ketua MKA Datuk H Wan Siad.

Baca Juga:  Teatrikal DKS Siak Pukau Penonton MTQ Riau

‘’Alhamdulillah, saya sangat senang bisa datang ke Siak, sebab Siak merupakan daerah yang sudah lama ingin saya kunjungi, ini merupakan pertama kalinya,’’ ungkapnya.

Kesultanan Kadriyah Pontianak adalah sebuah Kerajaan Melayu Islam didirikan pada 1771 oleh Sultan Aburrahman Bin Husein Bin Ahmad Alkadri di daerah Muara Simpang Tiga Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak, termasuk kawasan yang diserahkan Sultan Banten kepada VOC Belanda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak berharap kunjungasn ini dapat mempererat tali silaturahmi antara Kesultanan Siak dan Kesultanan Kadriyah Pontianak, beserta Pemerintah Kabupaten Siak.

Baca Juga:  PLN Siapkan Tim Pembersih Cabang Batang Pohon

‘’Saya harap dengan hadirnya Permaisuri Kesultanan Kadriyah Pontianak Maharatu Suri Mahkota Agung Tanaya Ahmad Alkhalidi ini, dapat mempererat silaturahmi yang telah terjalin sangat baik selama ini,’’ harap mantan Kadis Kominfo itu.(mng)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari