Minggu, 30 Agustus 2026
- Advertisement -

D Islam Bintang Cendekia Taja Big Assembly

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia sukses mengadakan kegiatan big assembly tahun 2024, Sabtu (18/5) di Susiana Tabrani Convention Hall, Pekanbaru. Acara tahunan ini menampilkan berbagai suguhan yang menarik dengan mengusung tema Islam dan Palestina.

Kepala SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, Muhammad Iqbal SPsi mengatakan, tema Islam dan Palestina ini sengaja diangkat, karena rilet dengan kondisi umat Islam di Palestina, yang sedang berjuang meraih kemerdekaannya.

“Pengambilan tema ini dilatarbelakangi kondisi peristiwa dan Palestina saat ini, dan fenomena persepsi dan respon yang diberikan oleh umat Islam dalam menyikapi Palestina,’’ jelas Iqbal.

Iqbal menyebutkan, peristiwa Oktober 2023 yang lalu telah menarik perhatian dunia pada Palestina. Berbagai reaksi muncul dari peristiwa ini. Menurutnya yang paling menyedihkan adalah reaksi sebagian umat Islam yang justru tidak peduli, dan lebih percaya pada opini yang menyalahkan Palestina telah memicu terjadinya perang saat ini.

Baca Juga:  Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru Raih Nilai UKOM Tertinggi Nasional

Ketua Pelaksana big asssambly, Wisra Yuliana SPd menyebutkan, tujuan dari pengambilan tema ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada umat Islam khususnya civitas Bintang Cendekia mengenai konflik perang yang terjadi di Palestina.

‘’Kami berharap setelah menyaksikan big assembly ini, kita memiliki pandangan nilai dan persepsi yang benar dan berbeda dengan persepsi umat lainnya. Karena mereka yang bukan Islam saja mampu menyuarakan pembelaan terhadap Palestina dengan alasan kemanusiaan, seharusnya umat Islam mampu menyuarakan lebih dari itu, yakni alasan persaudaraan seiman,’’ ujar Wisra.

Olvi Sumarni, salah satu wali murid mengakui big assembly ini sangat bagus, terutama tema yang diangkat dan penampilan yang disuguhkan membuat orang tua dan anak-anak makin peduli pada Palestina.

Baca Juga:  Kepala SMAN 1 Bandar Petalangan Larang Kegiatan Perpisahan, Ratusan Siswa Histeris dan Meneteskan Air Mata

‘’Ini makin menumbuhkan kepedulian terhadap Islam dan perjuangan umat Islam di Palestina, apalagi pada anak-anak yang sudah sejak dini diajak dan diajarkan peduli pada saudara-sudara kita yang dijajah dan dianiaya,’’ kata Olvi.

Sebagai bagian dari kurikulum leadership di Bintang Cendekia, big assembly bertujuan mengasah rasa percaya diri pada anak-anak, juga meningkatkan skill komunikasi, kemampuan koordinasi dan mengelola emosi.(mar/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia sukses mengadakan kegiatan big assembly tahun 2024, Sabtu (18/5) di Susiana Tabrani Convention Hall, Pekanbaru. Acara tahunan ini menampilkan berbagai suguhan yang menarik dengan mengusung tema Islam dan Palestina.

Kepala SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, Muhammad Iqbal SPsi mengatakan, tema Islam dan Palestina ini sengaja diangkat, karena rilet dengan kondisi umat Islam di Palestina, yang sedang berjuang meraih kemerdekaannya.

“Pengambilan tema ini dilatarbelakangi kondisi peristiwa dan Palestina saat ini, dan fenomena persepsi dan respon yang diberikan oleh umat Islam dalam menyikapi Palestina,’’ jelas Iqbal.

Iqbal menyebutkan, peristiwa Oktober 2023 yang lalu telah menarik perhatian dunia pada Palestina. Berbagai reaksi muncul dari peristiwa ini. Menurutnya yang paling menyedihkan adalah reaksi sebagian umat Islam yang justru tidak peduli, dan lebih percaya pada opini yang menyalahkan Palestina telah memicu terjadinya perang saat ini.

Baca Juga:  Bersama Puskesmas Siak, Dokter Muda FK Unri Turun ke Desa Langkai, Ajak Lansia Aktif Jaga Kesehatan

Ketua Pelaksana big asssambly, Wisra Yuliana SPd menyebutkan, tujuan dari pengambilan tema ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada umat Islam khususnya civitas Bintang Cendekia mengenai konflik perang yang terjadi di Palestina.

- Advertisement -

‘’Kami berharap setelah menyaksikan big assembly ini, kita memiliki pandangan nilai dan persepsi yang benar dan berbeda dengan persepsi umat lainnya. Karena mereka yang bukan Islam saja mampu menyuarakan pembelaan terhadap Palestina dengan alasan kemanusiaan, seharusnya umat Islam mampu menyuarakan lebih dari itu, yakni alasan persaudaraan seiman,’’ ujar Wisra.

Olvi Sumarni, salah satu wali murid mengakui big assembly ini sangat bagus, terutama tema yang diangkat dan penampilan yang disuguhkan membuat orang tua dan anak-anak makin peduli pada Palestina.

- Advertisement -
Baca Juga:  PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

‘’Ini makin menumbuhkan kepedulian terhadap Islam dan perjuangan umat Islam di Palestina, apalagi pada anak-anak yang sudah sejak dini diajak dan diajarkan peduli pada saudara-sudara kita yang dijajah dan dianiaya,’’ kata Olvi.

Sebagai bagian dari kurikulum leadership di Bintang Cendekia, big assembly bertujuan mengasah rasa percaya diri pada anak-anak, juga meningkatkan skill komunikasi, kemampuan koordinasi dan mengelola emosi.(mar/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia sukses mengadakan kegiatan big assembly tahun 2024, Sabtu (18/5) di Susiana Tabrani Convention Hall, Pekanbaru. Acara tahunan ini menampilkan berbagai suguhan yang menarik dengan mengusung tema Islam dan Palestina.

Kepala SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, Muhammad Iqbal SPsi mengatakan, tema Islam dan Palestina ini sengaja diangkat, karena rilet dengan kondisi umat Islam di Palestina, yang sedang berjuang meraih kemerdekaannya.

“Pengambilan tema ini dilatarbelakangi kondisi peristiwa dan Palestina saat ini, dan fenomena persepsi dan respon yang diberikan oleh umat Islam dalam menyikapi Palestina,’’ jelas Iqbal.

Iqbal menyebutkan, peristiwa Oktober 2023 yang lalu telah menarik perhatian dunia pada Palestina. Berbagai reaksi muncul dari peristiwa ini. Menurutnya yang paling menyedihkan adalah reaksi sebagian umat Islam yang justru tidak peduli, dan lebih percaya pada opini yang menyalahkan Palestina telah memicu terjadinya perang saat ini.

Baca Juga:  Saling Memahami, Menghargai dan Menghormati

Ketua Pelaksana big asssambly, Wisra Yuliana SPd menyebutkan, tujuan dari pengambilan tema ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada umat Islam khususnya civitas Bintang Cendekia mengenai konflik perang yang terjadi di Palestina.

‘’Kami berharap setelah menyaksikan big assembly ini, kita memiliki pandangan nilai dan persepsi yang benar dan berbeda dengan persepsi umat lainnya. Karena mereka yang bukan Islam saja mampu menyuarakan pembelaan terhadap Palestina dengan alasan kemanusiaan, seharusnya umat Islam mampu menyuarakan lebih dari itu, yakni alasan persaudaraan seiman,’’ ujar Wisra.

Olvi Sumarni, salah satu wali murid mengakui big assembly ini sangat bagus, terutama tema yang diangkat dan penampilan yang disuguhkan membuat orang tua dan anak-anak makin peduli pada Palestina.

Baca Juga:  Unpri Dampingi Guru SMPN 3 Sungai Lala, Fokus pada Kesehatan Mental dan Profesionalisme

‘’Ini makin menumbuhkan kepedulian terhadap Islam dan perjuangan umat Islam di Palestina, apalagi pada anak-anak yang sudah sejak dini diajak dan diajarkan peduli pada saudara-sudara kita yang dijajah dan dianiaya,’’ kata Olvi.

Sebagai bagian dari kurikulum leadership di Bintang Cendekia, big assembly bertujuan mengasah rasa percaya diri pada anak-anak, juga meningkatkan skill komunikasi, kemampuan koordinasi dan mengelola emosi.(mar/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari