Rabu, 2 April 2025
spot_img

Sekko: Camat dan Lurah Harus Aktif

Antisipasi Penampungan Imigran Ilegal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasca-ditemukannya penampungan imigran ilegal di Kecamatan Tuah Madani oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta kepada seluruh camat dan lurah agar lebih aktif dalam mengawasi keberadaan penampungan ilegal tersebut.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, pemko akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait warga imigran tersebut. Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai agen penyalur dan dilakukan penahanan.

Indra menilai, selama ini para camat dan lurah terus berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru jika menemukan adanya warga imigran atau tempat-tempat yang dijadikan penampungan ilegal.

”Ya pasti mereka kalau ada menemukan, ya pasti lapor ke Kesbangpol. Di Kesbangpol kan ada tim nya yang menangani warga imigran,” katanya, Selasa (12/3).

Baca Juga:  Safari Ramadan Pemko Pekanbaru ke Masjid Al-Huda

Lanjut Indra Pomi, pemko tidak ingin kecolongan terhadap masuknya warga imigran. Apalagi adanya penampungan ilegal yang ada di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Itu sebabnya dirinya meminta kepada seluruh masyarakat dan camat serta lurah ikut berperan penting dalam menjaga keamanan di Kota Pekanbaru dari tindakan ilegal termasuk para imigran gelap yang masuk ke kawasan Kota Bertuah.

”Kalau ada masyarakat yang menemukan keberadaan mereka segera laporkan ke pihak camat di atau lurah. Para lurah dan camat pun harus sigap jika masyarakat memberikan informasi, mereka harus segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Baca Juga:  Imunisasi Polio dan TBC Gratis Bakal Digelar 23 Juli

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasca-ditemukannya penampungan imigran ilegal di Kecamatan Tuah Madani oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta kepada seluruh camat dan lurah agar lebih aktif dalam mengawasi keberadaan penampungan ilegal tersebut.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, pemko akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait warga imigran tersebut. Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai agen penyalur dan dilakukan penahanan.

Indra menilai, selama ini para camat dan lurah terus berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru jika menemukan adanya warga imigran atau tempat-tempat yang dijadikan penampungan ilegal.

”Ya pasti mereka kalau ada menemukan, ya pasti lapor ke Kesbangpol. Di Kesbangpol kan ada tim nya yang menangani warga imigran,” katanya, Selasa (12/3).

Baca Juga:  Mulai Diperbaiki, Jalan Cipta Karya Disiram Kerikil

Lanjut Indra Pomi, pemko tidak ingin kecolongan terhadap masuknya warga imigran. Apalagi adanya penampungan ilegal yang ada di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Itu sebabnya dirinya meminta kepada seluruh masyarakat dan camat serta lurah ikut berperan penting dalam menjaga keamanan di Kota Pekanbaru dari tindakan ilegal termasuk para imigran gelap yang masuk ke kawasan Kota Bertuah.

”Kalau ada masyarakat yang menemukan keberadaan mereka segera laporkan ke pihak camat di atau lurah. Para lurah dan camat pun harus sigap jika masyarakat memberikan informasi, mereka harus segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Baca Juga:  Belum Dibuka, Warga Tetap Padati Kawasan CFD
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Sekko: Camat dan Lurah Harus Aktif

Antisipasi Penampungan Imigran Ilegal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasca-ditemukannya penampungan imigran ilegal di Kecamatan Tuah Madani oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta kepada seluruh camat dan lurah agar lebih aktif dalam mengawasi keberadaan penampungan ilegal tersebut.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, pemko akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait warga imigran tersebut. Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai agen penyalur dan dilakukan penahanan.

Indra menilai, selama ini para camat dan lurah terus berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru jika menemukan adanya warga imigran atau tempat-tempat yang dijadikan penampungan ilegal.

”Ya pasti mereka kalau ada menemukan, ya pasti lapor ke Kesbangpol. Di Kesbangpol kan ada tim nya yang menangani warga imigran,” katanya, Selasa (12/3).

Baca Juga:  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Ruang Tahanan Dirazia

Lanjut Indra Pomi, pemko tidak ingin kecolongan terhadap masuknya warga imigran. Apalagi adanya penampungan ilegal yang ada di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Itu sebabnya dirinya meminta kepada seluruh masyarakat dan camat serta lurah ikut berperan penting dalam menjaga keamanan di Kota Pekanbaru dari tindakan ilegal termasuk para imigran gelap yang masuk ke kawasan Kota Bertuah.

”Kalau ada masyarakat yang menemukan keberadaan mereka segera laporkan ke pihak camat di atau lurah. Para lurah dan camat pun harus sigap jika masyarakat memberikan informasi, mereka harus segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Baca Juga:  Targetkan Jalan Mulus Sebelum Idulfitri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasca-ditemukannya penampungan imigran ilegal di Kecamatan Tuah Madani oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta kepada seluruh camat dan lurah agar lebih aktif dalam mengawasi keberadaan penampungan ilegal tersebut.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, pemko akan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait warga imigran tersebut. Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai agen penyalur dan dilakukan penahanan.

Indra menilai, selama ini para camat dan lurah terus berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru jika menemukan adanya warga imigran atau tempat-tempat yang dijadikan penampungan ilegal.

”Ya pasti mereka kalau ada menemukan, ya pasti lapor ke Kesbangpol. Di Kesbangpol kan ada tim nya yang menangani warga imigran,” katanya, Selasa (12/3).

Baca Juga:  Pj Wako: Optimalkan Pengelolaan DAU

Lanjut Indra Pomi, pemko tidak ingin kecolongan terhadap masuknya warga imigran. Apalagi adanya penampungan ilegal yang ada di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Itu sebabnya dirinya meminta kepada seluruh masyarakat dan camat serta lurah ikut berperan penting dalam menjaga keamanan di Kota Pekanbaru dari tindakan ilegal termasuk para imigran gelap yang masuk ke kawasan Kota Bertuah.

”Kalau ada masyarakat yang menemukan keberadaan mereka segera laporkan ke pihak camat di atau lurah. Para lurah dan camat pun harus sigap jika masyarakat memberikan informasi, mereka harus segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Baca Juga:  Imunisasi Polio dan TBC Gratis Bakal Digelar 23 Juli
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari