BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Empat pelajar tingkat SMA terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar karena kedapatan bolos sekolah pada jam belajar di wilayah Bangkinang Kota, Selasa (13/1). Para pelajar tersebut selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kampar, Zulfikar, menegaskan bahwa tindakan tersebut bukanlah bentuk penangkapan, melainkan upaya pembinaan dan penertiban terhadap pelajar yang berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
“Ini bukan penangkapan. Kami hanya melakukan penertiban dan pembinaan. Tujuannya membantu orang tua dan pihak sekolah agar anak-anak lebih fokus menuntut ilmu,” ujar Zulfikar.
Ia menjelaskan, patroli Satpol PP dilakukan secara rutin setiap hari, mulai pagi hingga malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi Bupati Kampar dalam menjaga ketertiban umum. Dalam satu hari, patroli dilakukan oleh empat regu secara bergantian.
“Pada patroli pagi tadi, kami menemukan pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar. Mereka kami tertibkan dan diberi nasihat agar segera kembali ke sekolah,” jelasnya.
Zulfikar menambahkan, patroli tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum. Di wilayah Kota Bangkinang, sasaran patroli meliputi taman kota, tempat keramaian, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat pelajar bolos sekolah, termasuk warung internet. (kom)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Empat pelajar tingkat SMA terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar karena kedapatan bolos sekolah pada jam belajar di wilayah Bangkinang Kota, Selasa (13/1). Para pelajar tersebut selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kampar, Zulfikar, menegaskan bahwa tindakan tersebut bukanlah bentuk penangkapan, melainkan upaya pembinaan dan penertiban terhadap pelajar yang berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
“Ini bukan penangkapan. Kami hanya melakukan penertiban dan pembinaan. Tujuannya membantu orang tua dan pihak sekolah agar anak-anak lebih fokus menuntut ilmu,” ujar Zulfikar.
Ia menjelaskan, patroli Satpol PP dilakukan secara rutin setiap hari, mulai pagi hingga malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi Bupati Kampar dalam menjaga ketertiban umum. Dalam satu hari, patroli dilakukan oleh empat regu secara bergantian.
“Pada patroli pagi tadi, kami menemukan pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar. Mereka kami tertibkan dan diberi nasihat agar segera kembali ke sekolah,” jelasnya.
Zulfikar menambahkan, patroli tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum. Di wilayah Kota Bangkinang, sasaran patroli meliputi taman kota, tempat keramaian, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat pelajar bolos sekolah, termasuk warung internet. (kom)