Minggu, 6 April 2025
spot_img

Bupati Kampar Turun ke Lokasi Anak SD Seberangi Sungai Pakai Keranjang

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Begitu video anak-anak sekolah dasar (SD) pergi sekolah menyebrangi sungai dengan bergelantungan pada keranjang penyebarangan buah, viral sejak pagi Kamis (10/6/2021). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar pun, langsung turun mengunjungi lokasi, Jumat (11/6/2021)..

Informasi itu juga diteruskan ke sejumlah lembaga. Kunjungan rombongan Pemkab Kampar dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Jumat. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kampar Azwan, yang saat dikonfirmasi Riaupos.co pagi ini sudah berada di jalan menuju lokasi desa yang berada di Kecamatan Kampar Kiri tersebut.

''Kami sedang di jalan menuju kesana, sekarang (pukul 8.00 WIB pagi tadi, red) sudah di Pekanbaru,'' ujar Azwan yang turun bersama sejumlah OPD dan juga Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, melalui pesat singkatnya.

Baca Juga:  Dua Jasad Korban Hanyut Ditemukan

Azwan menyebutkan, Bupati merespon dengan cepat terkait viralnya video anak sekolah yang menyeberang sungai dengan menggunakan alat keranjang yang biasa digunakan untuk melangsir buah sawit tersebut.

Bupati dan Azwan sendiri, yang saat video itu viral sedang dinas ke luar kota, cepat-cepat terbang kembali ke Pekanbaru untuk melakukan tinjauan ke lokasi yang berada di Desa Kuntu Darussalam (sebelumnya tertulis Desa Kuntu Turoba).

''Pak Bupati merespon cepat dengan langsung meninjau lokasi dengan membawa beberapa OPD terkait, pihak Kecamatan Kampar Kiri dan Desa Kuntu Darusssalam,'' sebut Azwan.

Diberitakan sebelumnya, video tiga orang anak SD menyebrangi sebuah sungai dengan alat pelansir buat sawit mendadak viral. Hal ini beriringan dengan berbagai narasi yang menuai kontroversi di jagad maya.

Baca Juga:  Lapas Kelas II A Bangkinang Bangun Kolam Penampung untuk IPAL

Ada yang menyebutkan aksi nekad anak SD tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada infrastruktur di Kampar Kiri. Adapula yang membalas bahwa video itu didramatisir dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Laporan: Hendrawan Kariman (Kampar)
Editor: Arif/ Egp

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Begitu video anak-anak sekolah dasar (SD) pergi sekolah menyebrangi sungai dengan bergelantungan pada keranjang penyebarangan buah, viral sejak pagi Kamis (10/6/2021). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar pun, langsung turun mengunjungi lokasi, Jumat (11/6/2021)..

Informasi itu juga diteruskan ke sejumlah lembaga. Kunjungan rombongan Pemkab Kampar dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Jumat. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kampar Azwan, yang saat dikonfirmasi Riaupos.co pagi ini sudah berada di jalan menuju lokasi desa yang berada di Kecamatan Kampar Kiri tersebut.

''Kami sedang di jalan menuju kesana, sekarang (pukul 8.00 WIB pagi tadi, red) sudah di Pekanbaru,'' ujar Azwan yang turun bersama sejumlah OPD dan juga Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, melalui pesat singkatnya.

Baca Juga:  IPRY-KK Sosialisasi Informasi Kuliah di Yogyakarta

Azwan menyebutkan, Bupati merespon dengan cepat terkait viralnya video anak sekolah yang menyeberang sungai dengan menggunakan alat keranjang yang biasa digunakan untuk melangsir buah sawit tersebut.

Bupati dan Azwan sendiri, yang saat video itu viral sedang dinas ke luar kota, cepat-cepat terbang kembali ke Pekanbaru untuk melakukan tinjauan ke lokasi yang berada di Desa Kuntu Darussalam (sebelumnya tertulis Desa Kuntu Turoba).

''Pak Bupati merespon cepat dengan langsung meninjau lokasi dengan membawa beberapa OPD terkait, pihak Kecamatan Kampar Kiri dan Desa Kuntu Darusssalam,'' sebut Azwan.

Diberitakan sebelumnya, video tiga orang anak SD menyebrangi sebuah sungai dengan alat pelansir buat sawit mendadak viral. Hal ini beriringan dengan berbagai narasi yang menuai kontroversi di jagad maya.

Baca Juga:  Dua Jasad Korban Hanyut Ditemukan

Ada yang menyebutkan aksi nekad anak SD tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada infrastruktur di Kampar Kiri. Adapula yang membalas bahwa video itu didramatisir dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Laporan: Hendrawan Kariman (Kampar)
Editor: Arif/ Egp

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Bupati Kampar Turun ke Lokasi Anak SD Seberangi Sungai Pakai Keranjang

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Begitu video anak-anak sekolah dasar (SD) pergi sekolah menyebrangi sungai dengan bergelantungan pada keranjang penyebarangan buah, viral sejak pagi Kamis (10/6/2021). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar pun, langsung turun mengunjungi lokasi, Jumat (11/6/2021)..

Informasi itu juga diteruskan ke sejumlah lembaga. Kunjungan rombongan Pemkab Kampar dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Jumat. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kampar Azwan, yang saat dikonfirmasi Riaupos.co pagi ini sudah berada di jalan menuju lokasi desa yang berada di Kecamatan Kampar Kiri tersebut.

''Kami sedang di jalan menuju kesana, sekarang (pukul 8.00 WIB pagi tadi, red) sudah di Pekanbaru,'' ujar Azwan yang turun bersama sejumlah OPD dan juga Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, melalui pesat singkatnya.

Baca Juga:  IPRY-KK Sosialisasi Informasi Kuliah di Yogyakarta

Azwan menyebutkan, Bupati merespon dengan cepat terkait viralnya video anak sekolah yang menyeberang sungai dengan menggunakan alat keranjang yang biasa digunakan untuk melangsir buah sawit tersebut.

Bupati dan Azwan sendiri, yang saat video itu viral sedang dinas ke luar kota, cepat-cepat terbang kembali ke Pekanbaru untuk melakukan tinjauan ke lokasi yang berada di Desa Kuntu Darussalam (sebelumnya tertulis Desa Kuntu Turoba).

''Pak Bupati merespon cepat dengan langsung meninjau lokasi dengan membawa beberapa OPD terkait, pihak Kecamatan Kampar Kiri dan Desa Kuntu Darusssalam,'' sebut Azwan.

Diberitakan sebelumnya, video tiga orang anak SD menyebrangi sebuah sungai dengan alat pelansir buat sawit mendadak viral. Hal ini beriringan dengan berbagai narasi yang menuai kontroversi di jagad maya.

Baca Juga:  Empat Warung Remang-Remang Disegel Satpol PP

Ada yang menyebutkan aksi nekad anak SD tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada infrastruktur di Kampar Kiri. Adapula yang membalas bahwa video itu didramatisir dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Laporan: Hendrawan Kariman (Kampar)
Editor: Arif/ Egp

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Begitu video anak-anak sekolah dasar (SD) pergi sekolah menyebrangi sungai dengan bergelantungan pada keranjang penyebarangan buah, viral sejak pagi Kamis (10/6/2021). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar pun, langsung turun mengunjungi lokasi, Jumat (11/6/2021)..

Informasi itu juga diteruskan ke sejumlah lembaga. Kunjungan rombongan Pemkab Kampar dijadwalkan pukul 10.00 WIB, Jumat. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kampar Azwan, yang saat dikonfirmasi Riaupos.co pagi ini sudah berada di jalan menuju lokasi desa yang berada di Kecamatan Kampar Kiri tersebut.

''Kami sedang di jalan menuju kesana, sekarang (pukul 8.00 WIB pagi tadi, red) sudah di Pekanbaru,'' ujar Azwan yang turun bersama sejumlah OPD dan juga Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, melalui pesat singkatnya.

Baca Juga:  Dua Jasad Korban Hanyut Ditemukan

Azwan menyebutkan, Bupati merespon dengan cepat terkait viralnya video anak sekolah yang menyeberang sungai dengan menggunakan alat keranjang yang biasa digunakan untuk melangsir buah sawit tersebut.

Bupati dan Azwan sendiri, yang saat video itu viral sedang dinas ke luar kota, cepat-cepat terbang kembali ke Pekanbaru untuk melakukan tinjauan ke lokasi yang berada di Desa Kuntu Darussalam (sebelumnya tertulis Desa Kuntu Turoba).

''Pak Bupati merespon cepat dengan langsung meninjau lokasi dengan membawa beberapa OPD terkait, pihak Kecamatan Kampar Kiri dan Desa Kuntu Darusssalam,'' sebut Azwan.

Diberitakan sebelumnya, video tiga orang anak SD menyebrangi sebuah sungai dengan alat pelansir buat sawit mendadak viral. Hal ini beriringan dengan berbagai narasi yang menuai kontroversi di jagad maya.

Baca Juga:  Lapas Kelas II A Bangkinang Bangun Kolam Penampung untuk IPAL

Ada yang menyebutkan aksi nekad anak SD tersebut karena kurangnya perhatian pemerintah pada infrastruktur di Kampar Kiri. Adapula yang membalas bahwa video itu didramatisir dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Laporan: Hendrawan Kariman (Kampar)
Editor: Arif/ Egp

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari