Minggu, 12 April 2026
- Advertisement -

Pemkab Gelar Apel Siaga Karhulta

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menindaklanjuti amanat Presiden RI tentang penanggulangan bencana asap dalam wilayah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama stakeholder melakukan apel siaga darurat kabut asap.

Apel siaga ini dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY dihadiri pihak TNI, Polri, BPBD, Damkar pihak perusahaan, mahasiswa dan para pelajar.

"Segera menyusun rencana penanganan karhutla termasuk menyediakan sarana dan prasarana. Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan dan kolaboratif. Kemudian kerja sama antarunsur pemerintah, akademisi, peneliti, dunia usaha, masyarakat serta dukungan media untuk dapat menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat," ungkap Bustami dalam pidatonya di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (2/3).

Baca Juga:  Kasmarni Belum Terkalahkan

Menurut Sekda, pemerintah pusat dan daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia yang andal dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini, lanjut Sekda, TNI Polri agar turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukumnya.

"Apel siaga ini merupakan suatu bentuk kesiagaan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten  Bengkalis. Sebagai gambaran, pada tahun 2019 jumlah kebakaran hutan yang terjadi di Bengkalis sebanyak 192 kejadian dengan luas lahan 1.375 hektare," ungkap Sekda.

Usai apel dilanjutkan dengan penandatanganan antara, Pemkab Bengkalis, TNI Polri, pihak perusahaan dan para camat se-Kabupaten Bengkalis. Usai pelaksanaan apel siaga karhutla, Sekda beserta rombongan langsung melakukan peninjauan peralatan pemadam kebakaran.(esi)

Baca Juga:  Ketika Antre Berjam-jam karena Macet

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menindaklanjuti amanat Presiden RI tentang penanggulangan bencana asap dalam wilayah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama stakeholder melakukan apel siaga darurat kabut asap.

Apel siaga ini dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY dihadiri pihak TNI, Polri, BPBD, Damkar pihak perusahaan, mahasiswa dan para pelajar.

"Segera menyusun rencana penanganan karhutla termasuk menyediakan sarana dan prasarana. Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan dan kolaboratif. Kemudian kerja sama antarunsur pemerintah, akademisi, peneliti, dunia usaha, masyarakat serta dukungan media untuk dapat menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat," ungkap Bustami dalam pidatonya di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (2/3).

Baca Juga:  Bagus Santoso Keluarkan 7 Jurus Sakti Wujudkan Bengkalis Bedelau

Menurut Sekda, pemerintah pusat dan daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia yang andal dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini, lanjut Sekda, TNI Polri agar turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukumnya.

"Apel siaga ini merupakan suatu bentuk kesiagaan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten  Bengkalis. Sebagai gambaran, pada tahun 2019 jumlah kebakaran hutan yang terjadi di Bengkalis sebanyak 192 kejadian dengan luas lahan 1.375 hektare," ungkap Sekda.

- Advertisement -

Usai apel dilanjutkan dengan penandatanganan antara, Pemkab Bengkalis, TNI Polri, pihak perusahaan dan para camat se-Kabupaten Bengkalis. Usai pelaksanaan apel siaga karhutla, Sekda beserta rombongan langsung melakukan peninjauan peralatan pemadam kebakaran.(esi)

Baca Juga:  PHR Donasi 5.000 Dosis Vaksin Gotong Royong untuk Masyarakat Duri
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menindaklanjuti amanat Presiden RI tentang penanggulangan bencana asap dalam wilayah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama stakeholder melakukan apel siaga darurat kabut asap.

Apel siaga ini dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY dihadiri pihak TNI, Polri, BPBD, Damkar pihak perusahaan, mahasiswa dan para pelajar.

"Segera menyusun rencana penanganan karhutla termasuk menyediakan sarana dan prasarana. Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan dan kolaboratif. Kemudian kerja sama antarunsur pemerintah, akademisi, peneliti, dunia usaha, masyarakat serta dukungan media untuk dapat menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat," ungkap Bustami dalam pidatonya di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (2/3).

Baca Juga:  Bagus Santoso Keluarkan 7 Jurus Sakti Wujudkan Bengkalis Bedelau

Menurut Sekda, pemerintah pusat dan daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia yang andal dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini, lanjut Sekda, TNI Polri agar turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukumnya.

"Apel siaga ini merupakan suatu bentuk kesiagaan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten  Bengkalis. Sebagai gambaran, pada tahun 2019 jumlah kebakaran hutan yang terjadi di Bengkalis sebanyak 192 kejadian dengan luas lahan 1.375 hektare," ungkap Sekda.

Usai apel dilanjutkan dengan penandatanganan antara, Pemkab Bengkalis, TNI Polri, pihak perusahaan dan para camat se-Kabupaten Bengkalis. Usai pelaksanaan apel siaga karhutla, Sekda beserta rombongan langsung melakukan peninjauan peralatan pemadam kebakaran.(esi)

Baca Juga:  Tumpukan Sampah di Jalan Lintas Duri-Dumai Akhirnya Diangkut

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari