Kamis, 14 Mei 2026
- Advertisement -

Pemprov Riau Dapat Bantuan Alat PCR dari BNPB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapatkan bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memeriksa sampel swab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, dalam sehari ditargetkan dapat memeriksa hingga 3.000 sampel swab.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, dengan adanya alat PCR yang merupakan bantuan BNPB tersebut, diharapkan dapat menambah cepat pemeriksaan sampel swab. Sehingga bisa segera memutuskan rantai penyebaran Covid-19 jika cepat diketahui hasilnya.

"In sya Allah besok (hari ini, red) akan datang bantuan alat PCR dari BNPB. Untuk menambah kekuatan supaya kita nantinya melakukan pemeriksaan sampel swab terhadap masyarakat tidak ada kendala lagi," katanya.

Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, pihaknya juga akan menambah petugas yang akan bekerja mengoperasikan alat PCR tersebut. Hal tersebut agar target pemeriksaan sampel swab bisa tercapai.

Baca Juga:  Cek Kesehatan Rutin, Ingin Ziarah hingga Temui Cucu

"Saya sudah panggil Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit agar menambah tenaga kesehatan. Termasuk menambah ruangan untuk laboratorium biomolekuler," sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bantuan alat PCR dari BNPB ini sudah lengkap dengan peralatan lainnya. Pemprov Riau hanya menyiapkan tenaga pemeriksaan, serta ruangan laboratorium. "Pihak BNPB memberikan bantuan secara keseluruhan terkait alat PCR tersebut. Termasuk reagennya juga dibantu BNPB," kata Mimi.

Dengan bertambahnya alat PCR dari BNPB ini, maka alat PCR yang ada di Riau saat ini sebanyak empat unit. Dengan adanya empat unit alat PCR tersebut, pihaknya menargetkan dapat memeriksa sampel swab hingga 3.000 per hari.

Baca Juga:  DPW PKS Riau Buka Posko Pengungsi Korban Asap

"Target kami pemeriksaan sampel swab  bisa dua kali lipat dari yang ada sekarang. Sebelumnya dalam sehari bisa mencapai 1.500 sampel, dengan adanya tambahan alat ini diharapkan bisa menjadi 3.000 sampel per hari," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Mimi juga menginformasikan adanya penambahan 353 pasien positif Covid-19 di Riau per Selasa (22/9). Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 di Riau saat ini menjadi 5.701 orang. "Dari jumlah tersebut, 1.327 di antaranya sudah dinyatakan sehat dan pulang. Sementara itu 106 orang meninggal dunia," paparnya.(ali/sol/hsb/amn/epp/ted)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapatkan bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memeriksa sampel swab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, dalam sehari ditargetkan dapat memeriksa hingga 3.000 sampel swab.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, dengan adanya alat PCR yang merupakan bantuan BNPB tersebut, diharapkan dapat menambah cepat pemeriksaan sampel swab. Sehingga bisa segera memutuskan rantai penyebaran Covid-19 jika cepat diketahui hasilnya.

"In sya Allah besok (hari ini, red) akan datang bantuan alat PCR dari BNPB. Untuk menambah kekuatan supaya kita nantinya melakukan pemeriksaan sampel swab terhadap masyarakat tidak ada kendala lagi," katanya.

Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, pihaknya juga akan menambah petugas yang akan bekerja mengoperasikan alat PCR tersebut. Hal tersebut agar target pemeriksaan sampel swab bisa tercapai.

Baca Juga:  Bapenda Riau: Jatuh Tempo saat Libur Panjang, Denda Pajak Dihapus 

"Saya sudah panggil Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit agar menambah tenaga kesehatan. Termasuk menambah ruangan untuk laboratorium biomolekuler," sebutnya.

- Advertisement -

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bantuan alat PCR dari BNPB ini sudah lengkap dengan peralatan lainnya. Pemprov Riau hanya menyiapkan tenaga pemeriksaan, serta ruangan laboratorium. "Pihak BNPB memberikan bantuan secara keseluruhan terkait alat PCR tersebut. Termasuk reagennya juga dibantu BNPB," kata Mimi.

Dengan bertambahnya alat PCR dari BNPB ini, maka alat PCR yang ada di Riau saat ini sebanyak empat unit. Dengan adanya empat unit alat PCR tersebut, pihaknya menargetkan dapat memeriksa sampel swab hingga 3.000 per hari.

- Advertisement -
Baca Juga:  Bandar dan Pengedar Sabu di Mandau Digulung Polisi

"Target kami pemeriksaan sampel swab  bisa dua kali lipat dari yang ada sekarang. Sebelumnya dalam sehari bisa mencapai 1.500 sampel, dengan adanya tambahan alat ini diharapkan bisa menjadi 3.000 sampel per hari," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Mimi juga menginformasikan adanya penambahan 353 pasien positif Covid-19 di Riau per Selasa (22/9). Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 di Riau saat ini menjadi 5.701 orang. "Dari jumlah tersebut, 1.327 di antaranya sudah dinyatakan sehat dan pulang. Sementara itu 106 orang meninggal dunia," paparnya.(ali/sol/hsb/amn/epp/ted)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapatkan bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memeriksa sampel swab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, dalam sehari ditargetkan dapat memeriksa hingga 3.000 sampel swab.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, dengan adanya alat PCR yang merupakan bantuan BNPB tersebut, diharapkan dapat menambah cepat pemeriksaan sampel swab. Sehingga bisa segera memutuskan rantai penyebaran Covid-19 jika cepat diketahui hasilnya.

"In sya Allah besok (hari ini, red) akan datang bantuan alat PCR dari BNPB. Untuk menambah kekuatan supaya kita nantinya melakukan pemeriksaan sampel swab terhadap masyarakat tidak ada kendala lagi," katanya.

Dengan adanya tambahan alat PCR tersebut, pihaknya juga akan menambah petugas yang akan bekerja mengoperasikan alat PCR tersebut. Hal tersebut agar target pemeriksaan sampel swab bisa tercapai.

Baca Juga:  Polda Riau Awasi Distribusi 5.200 Ton Beras asal Myanmar

"Saya sudah panggil Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit agar menambah tenaga kesehatan. Termasuk menambah ruangan untuk laboratorium biomolekuler," sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bantuan alat PCR dari BNPB ini sudah lengkap dengan peralatan lainnya. Pemprov Riau hanya menyiapkan tenaga pemeriksaan, serta ruangan laboratorium. "Pihak BNPB memberikan bantuan secara keseluruhan terkait alat PCR tersebut. Termasuk reagennya juga dibantu BNPB," kata Mimi.

Dengan bertambahnya alat PCR dari BNPB ini, maka alat PCR yang ada di Riau saat ini sebanyak empat unit. Dengan adanya empat unit alat PCR tersebut, pihaknya menargetkan dapat memeriksa sampel swab hingga 3.000 per hari.

Baca Juga:  Kasus Positif di Riau Bertambah 5 Orang, Sembuh 1 Pasien

"Target kami pemeriksaan sampel swab  bisa dua kali lipat dari yang ada sekarang. Sebelumnya dalam sehari bisa mencapai 1.500 sampel, dengan adanya tambahan alat ini diharapkan bisa menjadi 3.000 sampel per hari," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Mimi juga menginformasikan adanya penambahan 353 pasien positif Covid-19 di Riau per Selasa (22/9). Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 di Riau saat ini menjadi 5.701 orang. "Dari jumlah tersebut, 1.327 di antaranya sudah dinyatakan sehat dan pulang. Sementara itu 106 orang meninggal dunia," paparnya.(ali/sol/hsb/amn/epp/ted)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari