Rabu, 24 Juni 2026
- Advertisement -

Penanganan Karhutla Diperkuat, Satu Helikopter Water Bombing Tiba di Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin diperkuat dengan tambahan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut telah tiba dan mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Kamis (18/6/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Khoiril Fahmi, mengatakan helikopter yang diterima merupakan tipe Mi-8 dan akan segera digunakan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah rawan.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ujar Fahmi.

Baca Juga:  10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Dengan tambahan armada tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan untuk penanganan karhutla di Riau kini menjadi enam unit. Rinciannya terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang digunakan untuk pemantauan kondisi lapangan.

“Sekarang sudah enam helikopter, terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” jelasnya.

Menurut Fahmi, kehadiran tambahan helikopter ini akan semakin meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, terutama di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel pemadam melalui jalur darat.

Armada udara tersebut akan difokuskan untuk melakukan pemadaman dari udara sehingga titik-titik api yang muncul dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.

“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat. Dengan demikian, upaya pemadaman dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak berkembang semakin luas,” tuturnya.

Baca Juga:  BMKG Pekanbaru Deteksi Titik Panas di 5 Daerah Riau, Terbanyak di Siak

BPBD Riau berharap dukungan tambahan armada udara dari BNPB dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang meningkat pada musim kemarau serta mempercepat respons penanganan di lapangan.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin diperkuat dengan tambahan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut telah tiba dan mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Kamis (18/6/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Khoiril Fahmi, mengatakan helikopter yang diterima merupakan tipe Mi-8 dan akan segera digunakan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah rawan.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ujar Fahmi.

Baca Juga:  Penerima Beasiswa Pemprov Riau Diberi Pelatihan Soft Skill 

Dengan tambahan armada tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan untuk penanganan karhutla di Riau kini menjadi enam unit. Rinciannya terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang digunakan untuk pemantauan kondisi lapangan.

“Sekarang sudah enam helikopter, terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” jelasnya.

- Advertisement -

Menurut Fahmi, kehadiran tambahan helikopter ini akan semakin meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, terutama di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel pemadam melalui jalur darat.

Armada udara tersebut akan difokuskan untuk melakukan pemadaman dari udara sehingga titik-titik api yang muncul dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.

- Advertisement -

“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat. Dengan demikian, upaya pemadaman dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak berkembang semakin luas,” tuturnya.

Baca Juga:  Kelapa Sawit Mitra Plasma Pekan Ini Dihargai Rp3.631 per Kg

BPBD Riau berharap dukungan tambahan armada udara dari BNPB dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang meningkat pada musim kemarau serta mempercepat respons penanganan di lapangan.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin diperkuat dengan tambahan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut telah tiba dan mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Kamis (18/6/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Khoiril Fahmi, mengatakan helikopter yang diterima merupakan tipe Mi-8 dan akan segera digunakan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah rawan.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ujar Fahmi.

Baca Juga:  DPD REI Riau Muliakan 80 Anak Yatim

Dengan tambahan armada tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan untuk penanganan karhutla di Riau kini menjadi enam unit. Rinciannya terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang digunakan untuk pemantauan kondisi lapangan.

“Sekarang sudah enam helikopter, terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” jelasnya.

Menurut Fahmi, kehadiran tambahan helikopter ini akan semakin meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, terutama di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel pemadam melalui jalur darat.

Armada udara tersebut akan difokuskan untuk melakukan pemadaman dari udara sehingga titik-titik api yang muncul dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.

“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat. Dengan demikian, upaya pemadaman dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak berkembang semakin luas,” tuturnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Semangat Goro untuk Kemajuan Desa 

BPBD Riau berharap dukungan tambahan armada udara dari BNPB dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang meningkat pada musim kemarau serta mempercepat respons penanganan di lapangan.(sol)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari