Selasa, 7 Juli 2026
- Advertisement -

TNI AU-USPACAF Jalani Misi Air to Air Maneuver

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah melaksanakan terbang familiarisasi, para penerbang tempur pesawat F-16 TNI Angkatan Udara dan United State Pacific Air Force (USPACAF), melanjutkan melaksanakan misi air to air maneuver pada latihan bersama "Cope West 2021" di langit Riau, Rabu (16/6/2021). 

Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, misi ini diawali dengan pelaksanaan briefing penerbangan, misi air to air maneuver yang dilaksanakan pada hari ke tiga latihan, adalah Basic Fighter Maneuver (BFM). 

Komandan Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan SM MHan PSCJ, mengatakan, materi latihan BFM merupakan gerakan taktis dasar yang harus dikuasai oleh setiap penerbang tempur (fighter).

Baca Juga:  Tiba di Pekanbaru, Eks Bupati Rohul Suparman Disambut Antusias Masyarakat

"BFM mutlak dikuasai oleh semua fighter, karena, teknik ini merupakan dasar bagi setiap penerbang tempur dalam melaksanakan pertempuran di udara atau dogfight," ujar Jajang Setiawan.

Penguasaan teknik ini, lanjut Kolonel Jajang, memberikan peluang besar dalam memenangkan dogfight.

"Melalui penguasaan BFM, menempatkan posisi unggul dalam melaksanakan dogfight. Keunggulan ini memungkinkan penerbang melakukan penyerangan terhadap pesawat musuh atau membantu pesawat kawan yang sedang terancam, termasuk juga meminimalisir resiko tertembak oleh senjata udara musuh," ungkap lulusan Akademi Angkatan Udara 1997 tersebut.

Pada latihan Cope West hari keempat ini,  pesawat F-16 Skadron Udara 3 melaksanakan dua sorties penerbangan,  Skadron Udara 16 enam sorties, sementara 13th Fighter Squadron PACAF Misawa melaksanakan delapan sorties penerbangan

Baca Juga:  Gubri Dijadwalkan Buka Raker IKA Unri

Keempat Skadron tempur ini terbagi dalam empat flight, dengan call sign Ridder Flight, Phanter Flight, Rage Flight dan Falcon Flight.

Latihan bersama dua negara bersahabat ini, diselenggarakan di area latihan Lanud Roesmin Nurjadin, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Corona-19.

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah melaksanakan terbang familiarisasi, para penerbang tempur pesawat F-16 TNI Angkatan Udara dan United State Pacific Air Force (USPACAF), melanjutkan melaksanakan misi air to air maneuver pada latihan bersama "Cope West 2021" di langit Riau, Rabu (16/6/2021). 

Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, misi ini diawali dengan pelaksanaan briefing penerbangan, misi air to air maneuver yang dilaksanakan pada hari ke tiga latihan, adalah Basic Fighter Maneuver (BFM). 

Komandan Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan SM MHan PSCJ, mengatakan, materi latihan BFM merupakan gerakan taktis dasar yang harus dikuasai oleh setiap penerbang tempur (fighter).

Baca Juga:  DPRD Kecewa Pimpinan Tak Terpampang di Baliho

"BFM mutlak dikuasai oleh semua fighter, karena, teknik ini merupakan dasar bagi setiap penerbang tempur dalam melaksanakan pertempuran di udara atau dogfight," ujar Jajang Setiawan.

Penguasaan teknik ini, lanjut Kolonel Jajang, memberikan peluang besar dalam memenangkan dogfight.

- Advertisement -

"Melalui penguasaan BFM, menempatkan posisi unggul dalam melaksanakan dogfight. Keunggulan ini memungkinkan penerbang melakukan penyerangan terhadap pesawat musuh atau membantu pesawat kawan yang sedang terancam, termasuk juga meminimalisir resiko tertembak oleh senjata udara musuh," ungkap lulusan Akademi Angkatan Udara 1997 tersebut.

Pada latihan Cope West hari keempat ini,  pesawat F-16 Skadron Udara 3 melaksanakan dua sorties penerbangan,  Skadron Udara 16 enam sorties, sementara 13th Fighter Squadron PACAF Misawa melaksanakan delapan sorties penerbangan

- Advertisement -
Baca Juga:  Kasus Covid-19 Riau Turun, BOR Isolasi Tinggal 35 Persen

Keempat Skadron tempur ini terbagi dalam empat flight, dengan call sign Ridder Flight, Phanter Flight, Rage Flight dan Falcon Flight.

Latihan bersama dua negara bersahabat ini, diselenggarakan di area latihan Lanud Roesmin Nurjadin, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Corona-19.

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah melaksanakan terbang familiarisasi, para penerbang tempur pesawat F-16 TNI Angkatan Udara dan United State Pacific Air Force (USPACAF), melanjutkan melaksanakan misi air to air maneuver pada latihan bersama "Cope West 2021" di langit Riau, Rabu (16/6/2021). 

Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, misi ini diawali dengan pelaksanaan briefing penerbangan, misi air to air maneuver yang dilaksanakan pada hari ke tiga latihan, adalah Basic Fighter Maneuver (BFM). 

Komandan Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan SM MHan PSCJ, mengatakan, materi latihan BFM merupakan gerakan taktis dasar yang harus dikuasai oleh setiap penerbang tempur (fighter).

Baca Juga:  Lama Di-Bully Puncaknya Patah Hidung

"BFM mutlak dikuasai oleh semua fighter, karena, teknik ini merupakan dasar bagi setiap penerbang tempur dalam melaksanakan pertempuran di udara atau dogfight," ujar Jajang Setiawan.

Penguasaan teknik ini, lanjut Kolonel Jajang, memberikan peluang besar dalam memenangkan dogfight.

"Melalui penguasaan BFM, menempatkan posisi unggul dalam melaksanakan dogfight. Keunggulan ini memungkinkan penerbang melakukan penyerangan terhadap pesawat musuh atau membantu pesawat kawan yang sedang terancam, termasuk juga meminimalisir resiko tertembak oleh senjata udara musuh," ungkap lulusan Akademi Angkatan Udara 1997 tersebut.

Pada latihan Cope West hari keempat ini,  pesawat F-16 Skadron Udara 3 melaksanakan dua sorties penerbangan,  Skadron Udara 16 enam sorties, sementara 13th Fighter Squadron PACAF Misawa melaksanakan delapan sorties penerbangan

Baca Juga:  Tiba di Pekanbaru, Eks Bupati Rohul Suparman Disambut Antusias Masyarakat

Keempat Skadron tempur ini terbagi dalam empat flight, dengan call sign Ridder Flight, Phanter Flight, Rage Flight dan Falcon Flight.

Latihan bersama dua negara bersahabat ini, diselenggarakan di area latihan Lanud Roesmin Nurjadin, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Corona-19.

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari