Sabtu, 16 Mei 2026
- Advertisement -

Dua Anak Asuhnya Kompetitif, Rossi Bisa Pensiun dengan Tenang

ZARAGOZA (RIAUPOS.CO) – Valentino Rossi mengaku bisa pensiun dari MotoGP dengan tenang setelah Francesco Bagnaia menang pada MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit Aragon, Ahad (12/9/2021).

Rossi memutuskan pensiun pada akhir musim jelang MotoGP Styria usai jeda paruh musim. Akan tetapi, pembalap berjulukan The Doctor itu tidak bisa menutup karier di MotoGP dengan gelar juara.

Pembalap asal Italia itu tidak mungkin lagi juara musim ini setelah kesulitan tampil apik sepanjang kejuaraan. Dari 13 balapan yang dilakoni, Rossi belum pernah naik podium pada MotoGP 2021.

Meski demikian Rossi tetap senang bisa gantung helm pada akhir musim ini. Pasalnya, Rossi sudah "mewariskan" dua pembalap yang bisa bersaing di MotoGP pada masa mendatang, Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, yang merupakan jebolan Akademi VR46.

Baca Juga:  Bidik Permanenkan Rebic

"Pada akhir tahun saya akan berhenti, tetapi saat ini Bagnaia dan Morbidelli adalah dua pembalap top di MotoGP. Mereka adalah dua yang terkuat di grid," ujar Rossi dikutip dari Motorsport.

"Dan itu bagus, karena tahun depan mereka akan menjadi pembalap pabrikan. Ducati dan lainnya dengan pabrikan Yamaha yang mungkin merupakan dua tim terbaik. Saya senang dan itu akan memberikan saya banyak kesenangan mengikuti mereka dan menyemangati mereka," tutur Rossi menambahkan.

Rossi juga tidak berhenti memuji Bagnaia yang meraih podium pertama MotoGP pada MotoGP Aragon sejak debut pada 2019. Sikap Rossi bisa dimaklumi lantaran yang dikalahkan mantan muridnya itu adalah Marc Marquez. Rossi sendiri pernah menyatakan Marquez sebagai pembalap yang sulit dikalahkan.

Baca Juga:  Inter akan Lepas Sejumlah Pemain jika Sukses Gaet Dybala dan Lukaku

"Balapan Pecco bernilai 10 dan penuh pujian. Dia merebut pole, dia di posisi terdepan di semua putaran, dia berjuang sampai mati, sampai lap terakhir," kata Rossi.

"Saya sangat senang dengan akademi kami yang selalu bekerja keras untuk semua orang. Tentu saja, kredit untuk mereka, karena nasib mereka ada di tangan mereka, di trek mereka sendiri, tetapi kami bangga telah membantu mereka mencapai level ini," ucap Rossi melanjutkan.

Sumber: Motorsports/News/Crash
Editor: Hary B Koriun

 

ZARAGOZA (RIAUPOS.CO) – Valentino Rossi mengaku bisa pensiun dari MotoGP dengan tenang setelah Francesco Bagnaia menang pada MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit Aragon, Ahad (12/9/2021).

Rossi memutuskan pensiun pada akhir musim jelang MotoGP Styria usai jeda paruh musim. Akan tetapi, pembalap berjulukan The Doctor itu tidak bisa menutup karier di MotoGP dengan gelar juara.

Pembalap asal Italia itu tidak mungkin lagi juara musim ini setelah kesulitan tampil apik sepanjang kejuaraan. Dari 13 balapan yang dilakoni, Rossi belum pernah naik podium pada MotoGP 2021.

Meski demikian Rossi tetap senang bisa gantung helm pada akhir musim ini. Pasalnya, Rossi sudah "mewariskan" dua pembalap yang bisa bersaing di MotoGP pada masa mendatang, Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, yang merupakan jebolan Akademi VR46.

Baca Juga:  Tak Hanya di MU, Pogba Juga Tampil Buruk di Timnas Prancis

"Pada akhir tahun saya akan berhenti, tetapi saat ini Bagnaia dan Morbidelli adalah dua pembalap top di MotoGP. Mereka adalah dua yang terkuat di grid," ujar Rossi dikutip dari Motorsport.

- Advertisement -

"Dan itu bagus, karena tahun depan mereka akan menjadi pembalap pabrikan. Ducati dan lainnya dengan pabrikan Yamaha yang mungkin merupakan dua tim terbaik. Saya senang dan itu akan memberikan saya banyak kesenangan mengikuti mereka dan menyemangati mereka," tutur Rossi menambahkan.

Rossi juga tidak berhenti memuji Bagnaia yang meraih podium pertama MotoGP pada MotoGP Aragon sejak debut pada 2019. Sikap Rossi bisa dimaklumi lantaran yang dikalahkan mantan muridnya itu adalah Marc Marquez. Rossi sendiri pernah menyatakan Marquez sebagai pembalap yang sulit dikalahkan.

- Advertisement -
Baca Juga:  Hazard Dipastikan Absen pada Derby Madrid 

"Balapan Pecco bernilai 10 dan penuh pujian. Dia merebut pole, dia di posisi terdepan di semua putaran, dia berjuang sampai mati, sampai lap terakhir," kata Rossi.

"Saya sangat senang dengan akademi kami yang selalu bekerja keras untuk semua orang. Tentu saja, kredit untuk mereka, karena nasib mereka ada di tangan mereka, di trek mereka sendiri, tetapi kami bangga telah membantu mereka mencapai level ini," ucap Rossi melanjutkan.

Sumber: Motorsports/News/Crash
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Bona Malwal (2)

Ditabrak dari Belakang

Salah Cangkul

Bang Yos

Marga Tjoa

Trending Tags

Rubrik dicari

ZARAGOZA (RIAUPOS.CO) – Valentino Rossi mengaku bisa pensiun dari MotoGP dengan tenang setelah Francesco Bagnaia menang pada MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit Aragon, Ahad (12/9/2021).

Rossi memutuskan pensiun pada akhir musim jelang MotoGP Styria usai jeda paruh musim. Akan tetapi, pembalap berjulukan The Doctor itu tidak bisa menutup karier di MotoGP dengan gelar juara.

Pembalap asal Italia itu tidak mungkin lagi juara musim ini setelah kesulitan tampil apik sepanjang kejuaraan. Dari 13 balapan yang dilakoni, Rossi belum pernah naik podium pada MotoGP 2021.

Meski demikian Rossi tetap senang bisa gantung helm pada akhir musim ini. Pasalnya, Rossi sudah "mewariskan" dua pembalap yang bisa bersaing di MotoGP pada masa mendatang, Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, yang merupakan jebolan Akademi VR46.

Baca Juga:  Neymar, Mau Pindah ke Mana? Barcelona atau Real Madrid?

"Pada akhir tahun saya akan berhenti, tetapi saat ini Bagnaia dan Morbidelli adalah dua pembalap top di MotoGP. Mereka adalah dua yang terkuat di grid," ujar Rossi dikutip dari Motorsport.

"Dan itu bagus, karena tahun depan mereka akan menjadi pembalap pabrikan. Ducati dan lainnya dengan pabrikan Yamaha yang mungkin merupakan dua tim terbaik. Saya senang dan itu akan memberikan saya banyak kesenangan mengikuti mereka dan menyemangati mereka," tutur Rossi menambahkan.

Rossi juga tidak berhenti memuji Bagnaia yang meraih podium pertama MotoGP pada MotoGP Aragon sejak debut pada 2019. Sikap Rossi bisa dimaklumi lantaran yang dikalahkan mantan muridnya itu adalah Marc Marquez. Rossi sendiri pernah menyatakan Marquez sebagai pembalap yang sulit dikalahkan.

Baca Juga:  Van de Beek Jadi Cadangan, sang Agen Marah

"Balapan Pecco bernilai 10 dan penuh pujian. Dia merebut pole, dia di posisi terdepan di semua putaran, dia berjuang sampai mati, sampai lap terakhir," kata Rossi.

"Saya sangat senang dengan akademi kami yang selalu bekerja keras untuk semua orang. Tentu saja, kredit untuk mereka, karena nasib mereka ada di tangan mereka, di trek mereka sendiri, tetapi kami bangga telah membantu mereka mencapai level ini," ucap Rossi melanjutkan.

Sumber: Motorsports/News/Crash
Editor: Hary B Koriun

 

Terbaru

Terpopuler

Bona Malwal (2)

Ditabrak dari Belakang

Salah Cangkul

Bang Yos

Marga Tjoa

Trending Tags

Rubrik dicari