Kamis, 23 April 2026
- Advertisement -

Kecelakaan

SUATU hari Via hendak berkunjung ke rumah temannya yang berbeda di kecamatan. Ia mengendarai sepeda motor seorang diri.

Saat di perjalanan dan akan menyeberang di sebuah perempatan, tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor memotong Via dan langsung berbelok.

Via yang terkejut tak sempat mengerem sehingga tabrakan tak bisa dielakkan. Mereka berdua sama-sama terjatuh di aspal, dan Via jatuh terlentang. Ia shock dan masih berbaring, belum sanggup mengembalikan pikirannya.

Tiba-tiba, terdengar suara ibu-ibu yang panik dan berteriak-teriak khawatir. 

"Aduh, tolongin itu jatuh, bayinya gimana ini? Mana lagi hamil,"ucapnya.

Perlahan-lahan Via tersadar dan bingung hendak menangis atau tertawa. Ia ingin menangis karena rasa sakit akibat terjatuh, tapi ingin tertawa karena ia tidak hamil. Ia mengakui jika perutnya memang buncit, tapi ia belum menikah dan tidak hamil.

Baca Juga:  9 Hari Nol Kasus, Covid-19 Muncul Lagi di Vietnam

"Alamaak…! Disangka hamil pula,"ujar Via dalam hati.

Kendati demikian, Via memilih diam agar tidak semakin malu.(anf)

SUATU hari Via hendak berkunjung ke rumah temannya yang berbeda di kecamatan. Ia mengendarai sepeda motor seorang diri.

Saat di perjalanan dan akan menyeberang di sebuah perempatan, tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor memotong Via dan langsung berbelok.

Via yang terkejut tak sempat mengerem sehingga tabrakan tak bisa dielakkan. Mereka berdua sama-sama terjatuh di aspal, dan Via jatuh terlentang. Ia shock dan masih berbaring, belum sanggup mengembalikan pikirannya.

Tiba-tiba, terdengar suara ibu-ibu yang panik dan berteriak-teriak khawatir. 

"Aduh, tolongin itu jatuh, bayinya gimana ini? Mana lagi hamil,"ucapnya.

- Advertisement -

Perlahan-lahan Via tersadar dan bingung hendak menangis atau tertawa. Ia ingin menangis karena rasa sakit akibat terjatuh, tapi ingin tertawa karena ia tidak hamil. Ia mengakui jika perutnya memang buncit, tapi ia belum menikah dan tidak hamil.

Baca Juga:  Ini Lho Nasib Gedung Pemerintahan jika Ibu Kota Pindah...

"Alamaak…! Disangka hamil pula,"ujar Via dalam hati.

- Advertisement -

Kendati demikian, Via memilih diam agar tidak semakin malu.(anf)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SUATU hari Via hendak berkunjung ke rumah temannya yang berbeda di kecamatan. Ia mengendarai sepeda motor seorang diri.

Saat di perjalanan dan akan menyeberang di sebuah perempatan, tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor memotong Via dan langsung berbelok.

Via yang terkejut tak sempat mengerem sehingga tabrakan tak bisa dielakkan. Mereka berdua sama-sama terjatuh di aspal, dan Via jatuh terlentang. Ia shock dan masih berbaring, belum sanggup mengembalikan pikirannya.

Tiba-tiba, terdengar suara ibu-ibu yang panik dan berteriak-teriak khawatir. 

"Aduh, tolongin itu jatuh, bayinya gimana ini? Mana lagi hamil,"ucapnya.

Perlahan-lahan Via tersadar dan bingung hendak menangis atau tertawa. Ia ingin menangis karena rasa sakit akibat terjatuh, tapi ingin tertawa karena ia tidak hamil. Ia mengakui jika perutnya memang buncit, tapi ia belum menikah dan tidak hamil.

Baca Juga:  Tak Perlu Cabut Berkas untuk Daftar ke Sekolah Lain

"Alamaak…! Disangka hamil pula,"ujar Via dalam hati.

Kendati demikian, Via memilih diam agar tidak semakin malu.(anf)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari