Senin, 1 Juni 2026
- Advertisement -

Warga Meranti Nikmati GMC Penuh

KEPULAUAN MERANTI (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 25 kota di Indonesia dilewati Gerhana Matahari Cincin (GMC) Kamis (26/12). Seperti dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Muhamad Sadly menyatakan, fenomena langka itu bakal terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Namun puluhan kota yang dilewatinya hanya bisa melihat gerhana matahari cincin dalam bentuk gerhana sebagian. Beruntunglah warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, bisa melihat fenomena gerhana cincin secara penuh selama 3 menit 38,9 detik di langitnya.

Pantauan Riau Pos, cuaca di sana cerah berawan. Sekitar pukul 12.00 WIB, sinar matahari berangsur suram menyelimuti kota tersebut. Memang posisi matahari sedikit ditutupi oleh awan cirrocumulus. Namun tetap bisa terlihat.

Warga berbondong-bondong keluar rumah. Mereka menghadang perangkat kamera ke arah langit untuk mengambil poto dan video. Ada yang menggunakan filter kaca helm, kacamata, hingga film berjenis rontgen. Ada juga yang tidak sama sekali.  Di sisi lain, ratusan muslim di daerah setempat lebih memilih menunaikan Salat Gerhana Matahari dan jamaah memadati Masjid Agung.(wir)

KEPULAUAN MERANTI (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 25 kota di Indonesia dilewati Gerhana Matahari Cincin (GMC) Kamis (26/12). Seperti dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Muhamad Sadly menyatakan, fenomena langka itu bakal terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Namun puluhan kota yang dilewatinya hanya bisa melihat gerhana matahari cincin dalam bentuk gerhana sebagian. Beruntunglah warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, bisa melihat fenomena gerhana cincin secara penuh selama 3 menit 38,9 detik di langitnya.

Pantauan Riau Pos, cuaca di sana cerah berawan. Sekitar pukul 12.00 WIB, sinar matahari berangsur suram menyelimuti kota tersebut. Memang posisi matahari sedikit ditutupi oleh awan cirrocumulus. Namun tetap bisa terlihat.

Warga berbondong-bondong keluar rumah. Mereka menghadang perangkat kamera ke arah langit untuk mengambil poto dan video. Ada yang menggunakan filter kaca helm, kacamata, hingga film berjenis rontgen. Ada juga yang tidak sama sekali.  Di sisi lain, ratusan muslim di daerah setempat lebih memilih menunaikan Salat Gerhana Matahari dan jamaah memadati Masjid Agung.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KEPULAUAN MERANTI (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 25 kota di Indonesia dilewati Gerhana Matahari Cincin (GMC) Kamis (26/12). Seperti dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Muhamad Sadly menyatakan, fenomena langka itu bakal terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Namun puluhan kota yang dilewatinya hanya bisa melihat gerhana matahari cincin dalam bentuk gerhana sebagian. Beruntunglah warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, bisa melihat fenomena gerhana cincin secara penuh selama 3 menit 38,9 detik di langitnya.

Pantauan Riau Pos, cuaca di sana cerah berawan. Sekitar pukul 12.00 WIB, sinar matahari berangsur suram menyelimuti kota tersebut. Memang posisi matahari sedikit ditutupi oleh awan cirrocumulus. Namun tetap bisa terlihat.

Warga berbondong-bondong keluar rumah. Mereka menghadang perangkat kamera ke arah langit untuk mengambil poto dan video. Ada yang menggunakan filter kaca helm, kacamata, hingga film berjenis rontgen. Ada juga yang tidak sama sekali.  Di sisi lain, ratusan muslim di daerah setempat lebih memilih menunaikan Salat Gerhana Matahari dan jamaah memadati Masjid Agung.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari