Minggu, 30 November 2025
spot_img

Restoran dan Pusat Perbelanjaan Disidak

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Dumai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap upaya penegakan disiplin prokes berdasarkan laporan dari masyarakat dalam pelaksanaan PPKM Darurat di sektor pelayanan restoran dan pusat perbelanjaan, Sabtu (24/7).

Hasilnya, masih banyak pelayan restoran yang kedapatan masih tidak menggunakan masker. Kemudian dari pelanggaran tersebut, pihak Satgas Covid-19 Kota Dumai langsung mengadakan rapid test antigen kepada seluruh tenaga pelayanan di restoran tersebut.

Dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Dr Syaiful MKM bersama Plt Kasatpol PP Yuda Pratama Putra SSTP, Kalaksa BPBD dan didukung oleh TNI/Polri. Tim dibagi dua, tim pertama dipimpin Kabid Pencegahan Penyakit, Nurbaiti SKM MSi dan tim kedua dipimpin Kabid Kesehatan Masyarakat, Shintia Riza SKM MSi, serta Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Eka Viora sebagai penanggung jawab karantina hasil tapid test antigen yang reaktif.

Baca Juga:  Tunjuk 5 Dewas KPK, Jokowi Dianggap Tidak Konsisten

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Dr Syaiful MKM mengatakan, masih banyak para pelayan restoran dan pusat perbelanjaan yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker. "Jangan abaikan protokol kesehatan. Kepada pelayan atau kasir yang melanggar kami berikan rapid test antigen. Apabila hasilnya reaktif, kami akan langsung swab tes PCR yang ditangani oleh Tim Dinas Kesehatan Kota Dumai," ungkapnya.

Kemudian Dr Syaiful menambahkan, tidak akan ada dilakukan penutupan tempat makan ataupun restoran. "Setiap kasus rapid test antigen yang reaktif akan dilakukan swab PCR. Sementara menunggu hasil swab PCR keluar, pelayan ataupun pemilik yang dilakukan pengambilan swab PCR, diminta untuk melakukan karantina secara mandiri di rumah dan dimohon untuk tidak melakukan transaksi sementara, karena untuk mengurangi kontak erat bila hasilnya nanti terkonfirmasi positif," bebernya.(egp)

Baca Juga:  Polri Batasi Pembelian Beras, Gula, dan Minyak Goreng

Laporan RPG, Dumai

 

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Dumai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap upaya penegakan disiplin prokes berdasarkan laporan dari masyarakat dalam pelaksanaan PPKM Darurat di sektor pelayanan restoran dan pusat perbelanjaan, Sabtu (24/7).

Hasilnya, masih banyak pelayan restoran yang kedapatan masih tidak menggunakan masker. Kemudian dari pelanggaran tersebut, pihak Satgas Covid-19 Kota Dumai langsung mengadakan rapid test antigen kepada seluruh tenaga pelayanan di restoran tersebut.

Dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Dr Syaiful MKM bersama Plt Kasatpol PP Yuda Pratama Putra SSTP, Kalaksa BPBD dan didukung oleh TNI/Polri. Tim dibagi dua, tim pertama dipimpin Kabid Pencegahan Penyakit, Nurbaiti SKM MSi dan tim kedua dipimpin Kabid Kesehatan Masyarakat, Shintia Riza SKM MSi, serta Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Eka Viora sebagai penanggung jawab karantina hasil tapid test antigen yang reaktif.

Baca Juga:  IPW: Tugas Pertama Kapolri Baru Gerakkan Gerbong Mutasi

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Dr Syaiful MKM mengatakan, masih banyak para pelayan restoran dan pusat perbelanjaan yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker. "Jangan abaikan protokol kesehatan. Kepada pelayan atau kasir yang melanggar kami berikan rapid test antigen. Apabila hasilnya reaktif, kami akan langsung swab tes PCR yang ditangani oleh Tim Dinas Kesehatan Kota Dumai," ungkapnya.

Kemudian Dr Syaiful menambahkan, tidak akan ada dilakukan penutupan tempat makan ataupun restoran. "Setiap kasus rapid test antigen yang reaktif akan dilakukan swab PCR. Sementara menunggu hasil swab PCR keluar, pelayan ataupun pemilik yang dilakukan pengambilan swab PCR, diminta untuk melakukan karantina secara mandiri di rumah dan dimohon untuk tidak melakukan transaksi sementara, karena untuk mengurangi kontak erat bila hasilnya nanti terkonfirmasi positif," bebernya.(egp)

- Advertisement -
Baca Juga:  Saya Dipukul, Diinjak, Disetrum, Disuruh Mengaku sebagai Pembunuh

Laporan RPG, Dumai

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Dumai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap upaya penegakan disiplin prokes berdasarkan laporan dari masyarakat dalam pelaksanaan PPKM Darurat di sektor pelayanan restoran dan pusat perbelanjaan, Sabtu (24/7).

Hasilnya, masih banyak pelayan restoran yang kedapatan masih tidak menggunakan masker. Kemudian dari pelanggaran tersebut, pihak Satgas Covid-19 Kota Dumai langsung mengadakan rapid test antigen kepada seluruh tenaga pelayanan di restoran tersebut.

Dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Dr Syaiful MKM bersama Plt Kasatpol PP Yuda Pratama Putra SSTP, Kalaksa BPBD dan didukung oleh TNI/Polri. Tim dibagi dua, tim pertama dipimpin Kabid Pencegahan Penyakit, Nurbaiti SKM MSi dan tim kedua dipimpin Kabid Kesehatan Masyarakat, Shintia Riza SKM MSi, serta Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Eka Viora sebagai penanggung jawab karantina hasil tapid test antigen yang reaktif.

Baca Juga:  IPW: Tugas Pertama Kapolri Baru Gerakkan Gerbong Mutasi

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Dr Syaiful MKM mengatakan, masih banyak para pelayan restoran dan pusat perbelanjaan yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker. "Jangan abaikan protokol kesehatan. Kepada pelayan atau kasir yang melanggar kami berikan rapid test antigen. Apabila hasilnya reaktif, kami akan langsung swab tes PCR yang ditangani oleh Tim Dinas Kesehatan Kota Dumai," ungkapnya.

Kemudian Dr Syaiful menambahkan, tidak akan ada dilakukan penutupan tempat makan ataupun restoran. "Setiap kasus rapid test antigen yang reaktif akan dilakukan swab PCR. Sementara menunggu hasil swab PCR keluar, pelayan ataupun pemilik yang dilakukan pengambilan swab PCR, diminta untuk melakukan karantina secara mandiri di rumah dan dimohon untuk tidak melakukan transaksi sementara, karena untuk mengurangi kontak erat bila hasilnya nanti terkonfirmasi positif," bebernya.(egp)

Baca Juga:  Gelisah Tiap Hujan Datang

Laporan RPG, Dumai

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari