Selasa, 21 April 2026
- Advertisement -

Minyakita Langka, Wako Pekanbaru Siap Turun Tangan Selidiki Distribusi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita di pasaran mendapat perhatian serius dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang berencana melakukan penelusuran langsung terkait distribusinya.

Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat, ketersediaan Minyakita semakin sulit ditemukan di sejumlah titik penjualan. Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

Sejumlah pedagang terpaksa menjual Minyakita hingga Rp17.000 per liter, meskipun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan hanya Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada minyak goreng bersubsidi.

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya ke lokasi-lokasi yang menjadi titik distribusi dan pengumpulan.

Baca Juga:  8 Bulan Menunggak, Mobil Dinas Bupati Siak di Ambang Penarikan

“Kita akan mengecek tempat-tempat yang menjadi titik pengumpulan,” ujarnya, Rabu (15/4).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan serta menghindari adanya praktik penyelewengan.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan menelusuri kemungkinan adanya penimbunan yang menjadi salah satu penyebab kelangkaan di pasaran.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemko Pekanbaru akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI.

Sinergi ini diharapkan mampu mencegah oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan kelangkaan atau kejanggalan dalam distribusi Minyakita.

“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kelangkaan atau hal mencurigakan terkait stok Minyakita,” tambahnya.

Baca Juga:  Video Sempat Viral, Pelaku Penganiayaan Driver Ojol Ditangkap

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap distribusi Minyakita dapat kembali normal sehingga masyarakat bisa memperoleh minyak goreng sesuai harga yang telah ditetapkan.(ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita di pasaran mendapat perhatian serius dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang berencana melakukan penelusuran langsung terkait distribusinya.

Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat, ketersediaan Minyakita semakin sulit ditemukan di sejumlah titik penjualan. Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

Sejumlah pedagang terpaksa menjual Minyakita hingga Rp17.000 per liter, meskipun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan hanya Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada minyak goreng bersubsidi.

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya ke lokasi-lokasi yang menjadi titik distribusi dan pengumpulan.

- Advertisement -
Baca Juga:  36 Pejabat Dilantik, Wako Evaluasi per Enam Bulan

“Kita akan mengecek tempat-tempat yang menjadi titik pengumpulan,” ujarnya, Rabu (15/4).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan serta menghindari adanya praktik penyelewengan.

- Advertisement -

Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan menelusuri kemungkinan adanya penimbunan yang menjadi salah satu penyebab kelangkaan di pasaran.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemko Pekanbaru akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI.

Sinergi ini diharapkan mampu mencegah oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan kelangkaan atau kejanggalan dalam distribusi Minyakita.

“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kelangkaan atau hal mencurigakan terkait stok Minyakita,” tambahnya.

Baca Juga:  Kemendikbudristek-Unri Serahkan Bantuan KUBE Desa Merangin

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap distribusi Minyakita dapat kembali normal sehingga masyarakat bisa memperoleh minyak goreng sesuai harga yang telah ditetapkan.(ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita di pasaran mendapat perhatian serius dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang berencana melakukan penelusuran langsung terkait distribusinya.

Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat, ketersediaan Minyakita semakin sulit ditemukan di sejumlah titik penjualan. Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

Sejumlah pedagang terpaksa menjual Minyakita hingga Rp17.000 per liter, meskipun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan hanya Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada minyak goreng bersubsidi.

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya ke lokasi-lokasi yang menjadi titik distribusi dan pengumpulan.

Baca Juga:  Sambut Hari Raya Imlek, Fox Hotel Berikan Promo Menarik

“Kita akan mengecek tempat-tempat yang menjadi titik pengumpulan,” ujarnya, Rabu (15/4).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan serta menghindari adanya praktik penyelewengan.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan menelusuri kemungkinan adanya penimbunan yang menjadi salah satu penyebab kelangkaan di pasaran.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemko Pekanbaru akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI.

Sinergi ini diharapkan mampu mencegah oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan kelangkaan atau kejanggalan dalam distribusi Minyakita.

“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kelangkaan atau hal mencurigakan terkait stok Minyakita,” tambahnya.

Baca Juga:  Seragam Tak Wajib Dibeli di Sekolah

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap distribusi Minyakita dapat kembali normal sehingga masyarakat bisa memperoleh minyak goreng sesuai harga yang telah ditetapkan.(ilo)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari