Sabtu, 16 Mei 2026
- Advertisement -

Produksi Perdana Sentra Sagu Penuhi Kelangkaan Pasar Lokal di Meranti

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Sagu Kepulauan Meranti mulai menggesa target produksi untuk memenuhi keperluan pasar lokal, pascakelangkaan beberapa bulan terakhir.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti Marwan kepada Riaupos.co, Rabu (25/5/2022) sore.

Menurutnya, produksi atas produk hilir seperti tepung sagu oleh sentra tersebut menyikapi atensi Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil SH MM.

"Kita berhasil menggagas kerja sama investor. Hasilnya saat ini sudah mulai produksi. Bentuknya tepung untuk memenuhi pasar lokal karena memang kerap terjadi kelangkaan," ujarnya.

Untuk memuhi keperluan lokal, menurutnya target sentra harus mampu memproduksi 80 ton tepung sagu per bulan. Terganjal oleh biaya operasional, saat ini mereka hanya mampu memproduksi kurang lebih sekitar 50 ton per bulan.

Ditambahkan oleh Kabid Perindustrian Miftah, permintaan pasar terus menanti proses produksi cukup besar. Sehingga tahapan tersebut benar-benar menjadi atensi seluruh pihak. Termasuk Bupati Muhammad Adil.

 

"Pak Bupati maunya pasar lokal dulu yang harus dipenuhi. Targetnya pelaku UMKM. Setelah itu terpenuhi, nanti baru merambah kepada pasar luar. Sudah banyak pihak yang sedia memesan. Tentu pertimbangannya hasil produksi kita mampu menjaga kualitas terhadap sample yang telah diberikan. Apalagi syarat pendukung hasil uji laboratorium terhadap produk benar-benar bagus," ujarnya.

Bahkan terhadap kepastian standar produk hulu sentra IKM Sagu Meranti dikatakannya telah memiliki HACCP (Hazard Analysis And Critical Control Point) dari Sucofindo. Nanti jika produksi perdana rampung  ia mengaku pelepasan produk akan dilakukan Bupati Muhammad Adil. Nantinya seluruh keperluan akan ditempatkan ke Gedung Promosi Pemkab Kepulauan Meranti.

"Pelepasan perdana nanti Bupati. Dan masyarakat bisa membelinya di gedung promosi. Dalam waktu dekat sudah bisa dipasarkan. Mudah-mudahan berjalan lancar," ujarnya.

 

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Sagu Kepulauan Meranti mulai menggesa target produksi untuk memenuhi keperluan pasar lokal, pascakelangkaan beberapa bulan terakhir.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti Marwan kepada Riaupos.co, Rabu (25/5/2022) sore.

Menurutnya, produksi atas produk hilir seperti tepung sagu oleh sentra tersebut menyikapi atensi Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil SH MM.

"Kita berhasil menggagas kerja sama investor. Hasilnya saat ini sudah mulai produksi. Bentuknya tepung untuk memenuhi pasar lokal karena memang kerap terjadi kelangkaan," ujarnya.

Untuk memuhi keperluan lokal, menurutnya target sentra harus mampu memproduksi 80 ton tepung sagu per bulan. Terganjal oleh biaya operasional, saat ini mereka hanya mampu memproduksi kurang lebih sekitar 50 ton per bulan.

- Advertisement -

Ditambahkan oleh Kabid Perindustrian Miftah, permintaan pasar terus menanti proses produksi cukup besar. Sehingga tahapan tersebut benar-benar menjadi atensi seluruh pihak. Termasuk Bupati Muhammad Adil.

 

- Advertisement -

"Pak Bupati maunya pasar lokal dulu yang harus dipenuhi. Targetnya pelaku UMKM. Setelah itu terpenuhi, nanti baru merambah kepada pasar luar. Sudah banyak pihak yang sedia memesan. Tentu pertimbangannya hasil produksi kita mampu menjaga kualitas terhadap sample yang telah diberikan. Apalagi syarat pendukung hasil uji laboratorium terhadap produk benar-benar bagus," ujarnya.

Bahkan terhadap kepastian standar produk hulu sentra IKM Sagu Meranti dikatakannya telah memiliki HACCP (Hazard Analysis And Critical Control Point) dari Sucofindo. Nanti jika produksi perdana rampung  ia mengaku pelepasan produk akan dilakukan Bupati Muhammad Adil. Nantinya seluruh keperluan akan ditempatkan ke Gedung Promosi Pemkab Kepulauan Meranti.

"Pelepasan perdana nanti Bupati. Dan masyarakat bisa membelinya di gedung promosi. Dalam waktu dekat sudah bisa dipasarkan. Mudah-mudahan berjalan lancar," ujarnya.

 

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Sagu Kepulauan Meranti mulai menggesa target produksi untuk memenuhi keperluan pasar lokal, pascakelangkaan beberapa bulan terakhir.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti Marwan kepada Riaupos.co, Rabu (25/5/2022) sore.

Menurutnya, produksi atas produk hilir seperti tepung sagu oleh sentra tersebut menyikapi atensi Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil SH MM.

"Kita berhasil menggagas kerja sama investor. Hasilnya saat ini sudah mulai produksi. Bentuknya tepung untuk memenuhi pasar lokal karena memang kerap terjadi kelangkaan," ujarnya.

Untuk memuhi keperluan lokal, menurutnya target sentra harus mampu memproduksi 80 ton tepung sagu per bulan. Terganjal oleh biaya operasional, saat ini mereka hanya mampu memproduksi kurang lebih sekitar 50 ton per bulan.

Ditambahkan oleh Kabid Perindustrian Miftah, permintaan pasar terus menanti proses produksi cukup besar. Sehingga tahapan tersebut benar-benar menjadi atensi seluruh pihak. Termasuk Bupati Muhammad Adil.

 

"Pak Bupati maunya pasar lokal dulu yang harus dipenuhi. Targetnya pelaku UMKM. Setelah itu terpenuhi, nanti baru merambah kepada pasar luar. Sudah banyak pihak yang sedia memesan. Tentu pertimbangannya hasil produksi kita mampu menjaga kualitas terhadap sample yang telah diberikan. Apalagi syarat pendukung hasil uji laboratorium terhadap produk benar-benar bagus," ujarnya.

Bahkan terhadap kepastian standar produk hulu sentra IKM Sagu Meranti dikatakannya telah memiliki HACCP (Hazard Analysis And Critical Control Point) dari Sucofindo. Nanti jika produksi perdana rampung  ia mengaku pelepasan produk akan dilakukan Bupati Muhammad Adil. Nantinya seluruh keperluan akan ditempatkan ke Gedung Promosi Pemkab Kepulauan Meranti.

"Pelepasan perdana nanti Bupati. Dan masyarakat bisa membelinya di gedung promosi. Dalam waktu dekat sudah bisa dipasarkan. Mudah-mudahan berjalan lancar," ujarnya.

 

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari