Jumat, 15 Mei 2026
- Advertisement -

Kepala Sekolah Tewas Tergantung di Tepi Sungai, Diduga Dibunuh

LABURA (RIAUPOS.CO) – Polisi menemukan bukti baru kematian Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura yang tewas tergantung di tepian sungai, Jumat (18/10) lalu. Pada dada Kaliber Samosir (59) ditemukan bekas luka tusukan senjata tajam.

“Hasil autopsi korban meninggal bukan karena jeratan di leher. Tapi akibat luka tusuk benda tajam di dada korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Jamakita Purba kepada Sumut Pos, Senin (21/10).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura ditemukan tewas tergantung, Jumat (18/10) sekira pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan dengan leher tergantung di tepi aliran Sungai Kualuh di Kampung Jeruk, Desa Tanjung Pasir.

Baca Juga:  Wapres Gagas Pertemuan Tokoh Lintas Agama Internasional

Korban pertama kali ditemukan nelayan tradisional setempat, Ucok Simanjuntak, saat hendak memancing menggunakan sampan kecil. Ketika melintasi aliran Sungai Kualuh, saksi melihat seorang pria memakai kaos warna hijau tergantung dengan seutas tali di sebatang pohon di tepi sungai dengan kondisi telah meninggal dunia.

Saksi kemudian, melaporkan penemuan itu ke warga dan Kepala Dusun Kampung Jeruk Desa Tanjung Pasir. Oleh pemerintah desa, temuan tersebut dilaporkan kepada petugas Polsek Kualuh Hulu.

Sebelumnya, Kamis (18/10) malam korban keluar dari rumah. Namun hingga Jumat pagi dini hari, korban belum pulang ke rumah. Pihak keluarga memberitahukan kepada warga dan melakukan pencarian. Namun, korban tak kunjung kembali hingga terdengar ditemukan di aliran Sungai Kualuh.

Baca Juga:  Ozzy Osbourne Sebut 2019 Adalah Tahun Paling Sial

“Ya, korban merupakan kepala sekolah. Merupakan warga Desa Simangalam,” kata Camat Kualuh Selatan, Hariaman kepada Sumut Pos.

Peristiwa penemuan jasad korban itu, lanjut Camat telah ditangani pihak Kepolisian. Korban telah diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat membenarkan pihaknya membawa jasad korban ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar. “Kita bawa ke RS untuk autopsi,” jelas Agus.

Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman

LABURA (RIAUPOS.CO) – Polisi menemukan bukti baru kematian Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura yang tewas tergantung di tepian sungai, Jumat (18/10) lalu. Pada dada Kaliber Samosir (59) ditemukan bekas luka tusukan senjata tajam.

“Hasil autopsi korban meninggal bukan karena jeratan di leher. Tapi akibat luka tusuk benda tajam di dada korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Jamakita Purba kepada Sumut Pos, Senin (21/10).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura ditemukan tewas tergantung, Jumat (18/10) sekira pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan dengan leher tergantung di tepi aliran Sungai Kualuh di Kampung Jeruk, Desa Tanjung Pasir.

Baca Juga:  Tim Hukum PDIP Datangi KPU

Korban pertama kali ditemukan nelayan tradisional setempat, Ucok Simanjuntak, saat hendak memancing menggunakan sampan kecil. Ketika melintasi aliran Sungai Kualuh, saksi melihat seorang pria memakai kaos warna hijau tergantung dengan seutas tali di sebatang pohon di tepi sungai dengan kondisi telah meninggal dunia.

Saksi kemudian, melaporkan penemuan itu ke warga dan Kepala Dusun Kampung Jeruk Desa Tanjung Pasir. Oleh pemerintah desa, temuan tersebut dilaporkan kepada petugas Polsek Kualuh Hulu.

- Advertisement -

Sebelumnya, Kamis (18/10) malam korban keluar dari rumah. Namun hingga Jumat pagi dini hari, korban belum pulang ke rumah. Pihak keluarga memberitahukan kepada warga dan melakukan pencarian. Namun, korban tak kunjung kembali hingga terdengar ditemukan di aliran Sungai Kualuh.

Baca Juga:  Bupati Dukung Eksistensi Ansor

“Ya, korban merupakan kepala sekolah. Merupakan warga Desa Simangalam,” kata Camat Kualuh Selatan, Hariaman kepada Sumut Pos.

- Advertisement -

Peristiwa penemuan jasad korban itu, lanjut Camat telah ditangani pihak Kepolisian. Korban telah diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat membenarkan pihaknya membawa jasad korban ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar. “Kita bawa ke RS untuk autopsi,” jelas Agus.

Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LABURA (RIAUPOS.CO) – Polisi menemukan bukti baru kematian Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura yang tewas tergantung di tepian sungai, Jumat (18/10) lalu. Pada dada Kaliber Samosir (59) ditemukan bekas luka tusukan senjata tajam.

“Hasil autopsi korban meninggal bukan karena jeratan di leher. Tapi akibat luka tusuk benda tajam di dada korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Jamakita Purba kepada Sumut Pos, Senin (21/10).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 112263 Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura ditemukan tewas tergantung, Jumat (18/10) sekira pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan dengan leher tergantung di tepi aliran Sungai Kualuh di Kampung Jeruk, Desa Tanjung Pasir.

Baca Juga:  Bupati Dukung Eksistensi Ansor

Korban pertama kali ditemukan nelayan tradisional setempat, Ucok Simanjuntak, saat hendak memancing menggunakan sampan kecil. Ketika melintasi aliran Sungai Kualuh, saksi melihat seorang pria memakai kaos warna hijau tergantung dengan seutas tali di sebatang pohon di tepi sungai dengan kondisi telah meninggal dunia.

Saksi kemudian, melaporkan penemuan itu ke warga dan Kepala Dusun Kampung Jeruk Desa Tanjung Pasir. Oleh pemerintah desa, temuan tersebut dilaporkan kepada petugas Polsek Kualuh Hulu.

Sebelumnya, Kamis (18/10) malam korban keluar dari rumah. Namun hingga Jumat pagi dini hari, korban belum pulang ke rumah. Pihak keluarga memberitahukan kepada warga dan melakukan pencarian. Namun, korban tak kunjung kembali hingga terdengar ditemukan di aliran Sungai Kualuh.

Baca Juga:  Pemasangan Alat Penyaringan Air untuk Kelompok Peternak Ayam Petelur

“Ya, korban merupakan kepala sekolah. Merupakan warga Desa Simangalam,” kata Camat Kualuh Selatan, Hariaman kepada Sumut Pos.

Peristiwa penemuan jasad korban itu, lanjut Camat telah ditangani pihak Kepolisian. Korban telah diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat membenarkan pihaknya membawa jasad korban ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar. “Kita bawa ke RS untuk autopsi,” jelas Agus.

Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari