Minggu, 3 Mei 2026
- Advertisement -

The Lion King Visual yang Mengesankan

(RIAUPOS.CO) — Mulai Rabu (17/7) lalu, The Lion King tayang di bioskop. Film itu jelas familier bagi banyak orang lantaran merupakan adaptasi versi animasi yang rilis 25 tahun lalu. Meski merupakan reboot, penggarapannya tidak setengah-setengah.

Mereka menggandeng Jon Favreau, sutradara remake The Jungle Book (2016). Buat pengisi suaranya, para selebriti kelas A Hollywood dilibatkan. Mulai Seth Rogen, Chiwetel Ejiofor, Donald Glover, hingga Beyonce.

Buat penggarapannya, Favreau meng-upgrade teknologi yang dipakainya di The Jungle Book. Tidak heran, untuk menggarap The Lion King, Disney merogoh kocek dalam. Mencapai 250 juta dolar AS atau setara Rp3,48 triliun.

Dengan cast dan teknologi penggarapan keren, fans menaruh ekspektasi tinggi kepada film tersebut. Namun, di situs Rotten Tomatoes, rating-nya masih 61 persen.

Baca Juga:  Lagi, Dua Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi

Banyak yang menilai film tersebut punya visual yang mengesankan. Cast-nya juga apik. Namun, lemah di penuturan cerita.

Bahkan, menurut kritikus di situs tersebut, film yang mengisahkan singa Simba ini tidak menyuguhkan gebrakan baru. Tapi, itu pendapat kritikus. Penonton mungkin punya pendapat berbeda. Nah, sebelum mulai nonton, ada baiknya menyimak rumitnya ’’dapur’’ The Lion King.(jpnn/fed)

 

(RIAUPOS.CO) — Mulai Rabu (17/7) lalu, The Lion King tayang di bioskop. Film itu jelas familier bagi banyak orang lantaran merupakan adaptasi versi animasi yang rilis 25 tahun lalu. Meski merupakan reboot, penggarapannya tidak setengah-setengah.

Mereka menggandeng Jon Favreau, sutradara remake The Jungle Book (2016). Buat pengisi suaranya, para selebriti kelas A Hollywood dilibatkan. Mulai Seth Rogen, Chiwetel Ejiofor, Donald Glover, hingga Beyonce.

Buat penggarapannya, Favreau meng-upgrade teknologi yang dipakainya di The Jungle Book. Tidak heran, untuk menggarap The Lion King, Disney merogoh kocek dalam. Mencapai 250 juta dolar AS atau setara Rp3,48 triliun.

Dengan cast dan teknologi penggarapan keren, fans menaruh ekspektasi tinggi kepada film tersebut. Namun, di situs Rotten Tomatoes, rating-nya masih 61 persen.

Baca Juga:  Pernah Menyidik Wakil Ketua DPR, Kini Lakso Anindito Dipecat Firli dari KPK

Banyak yang menilai film tersebut punya visual yang mengesankan. Cast-nya juga apik. Namun, lemah di penuturan cerita.

- Advertisement -

Bahkan, menurut kritikus di situs tersebut, film yang mengisahkan singa Simba ini tidak menyuguhkan gebrakan baru. Tapi, itu pendapat kritikus. Penonton mungkin punya pendapat berbeda. Nah, sebelum mulai nonton, ada baiknya menyimak rumitnya ’’dapur’’ The Lion King.(jpnn/fed)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Mulai Rabu (17/7) lalu, The Lion King tayang di bioskop. Film itu jelas familier bagi banyak orang lantaran merupakan adaptasi versi animasi yang rilis 25 tahun lalu. Meski merupakan reboot, penggarapannya tidak setengah-setengah.

Mereka menggandeng Jon Favreau, sutradara remake The Jungle Book (2016). Buat pengisi suaranya, para selebriti kelas A Hollywood dilibatkan. Mulai Seth Rogen, Chiwetel Ejiofor, Donald Glover, hingga Beyonce.

Buat penggarapannya, Favreau meng-upgrade teknologi yang dipakainya di The Jungle Book. Tidak heran, untuk menggarap The Lion King, Disney merogoh kocek dalam. Mencapai 250 juta dolar AS atau setara Rp3,48 triliun.

Dengan cast dan teknologi penggarapan keren, fans menaruh ekspektasi tinggi kepada film tersebut. Namun, di situs Rotten Tomatoes, rating-nya masih 61 persen.

Baca Juga:  PPATK Telusuri Aliran Dana para Tersangka Kasus Jiwasraya

Banyak yang menilai film tersebut punya visual yang mengesankan. Cast-nya juga apik. Namun, lemah di penuturan cerita.

Bahkan, menurut kritikus di situs tersebut, film yang mengisahkan singa Simba ini tidak menyuguhkan gebrakan baru. Tapi, itu pendapat kritikus. Penonton mungkin punya pendapat berbeda. Nah, sebelum mulai nonton, ada baiknya menyimak rumitnya ’’dapur’’ The Lion King.(jpnn/fed)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari