Rabu, 8 Juli 2026
- Advertisement -

Penyekatan Fokus di Perbatasan

(RIAUPOS.CO) – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Siak, difokuskan di perbatasan, terutama di Kecamatan Tualang, Kandis dan Minas. Meski demikian, 11 kecamatan lainnya tetap menjadi atensi termasuk di Kota Siak sebagai ibu kota kabupaten.

Dikatakan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, salah satu kecamatan berpenduduk paling banyak adalah Kecamatan Tualang. Sementara Kecamatan Minas dan Kandis merupakan wilayah lintasan, sehingga menjadi perhatian penuh, terutama bagi tim yang bertugas di pos cek poin.

“Kami ingin masyarakat terbebas dari Covid-19, camat dan penghulu kami minta melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intensif,” ungkap bupati.

Hal yang terpenting adalah tetap menjaga jarak, gunakan masker, jangan keluar rumah jika tidak penting dan hindari berada di keramaian atau berkumpul.

Baca Juga:  Tersangka Ditangkap Lagi, Karhutla Masih Terjadi

Terkait bantuan sosial untuk masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19, Bupati menyebutkan terus berlangsung. Bupati yakin sebelum Idulfitri semuanya sudah tersalur.

“Saya ingin tidak ada masyarakat yang berhak sampai terlewatkan. Saya terus mengingatkan kepada camat dan penghulu tentang hal itu,” jelasnya.

Bupati juga mengingatkan dalam situasi seperti ini, warga membatasi keluar rumah sampai pukul 21.00 WIB. Dan setiap Sabtu malam dia bersama Kapolres akan berkeliling memantau situasi sejumlah kecamatan.

“Saya berharap tidak ada lagi warga yang kumpul kumpul atau remaja yang berkeliaran tengah malam, terutama Sabtu malam,” ungkapnya.

Sampai sejauh ini, situasi di Siak bisa dikatakan baik baik saja. Alfedri berharap akan terus seperti itu. Hal itu terjadi karena tingginya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol Covid-19.(adv)

Baca Juga:  Ribuan Siswa Diliburkan

 

(RIAUPOS.CO) – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Siak, difokuskan di perbatasan, terutama di Kecamatan Tualang, Kandis dan Minas. Meski demikian, 11 kecamatan lainnya tetap menjadi atensi termasuk di Kota Siak sebagai ibu kota kabupaten.

Dikatakan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, salah satu kecamatan berpenduduk paling banyak adalah Kecamatan Tualang. Sementara Kecamatan Minas dan Kandis merupakan wilayah lintasan, sehingga menjadi perhatian penuh, terutama bagi tim yang bertugas di pos cek poin.

“Kami ingin masyarakat terbebas dari Covid-19, camat dan penghulu kami minta melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intensif,” ungkap bupati.

Hal yang terpenting adalah tetap menjaga jarak, gunakan masker, jangan keluar rumah jika tidak penting dan hindari berada di keramaian atau berkumpul.

Baca Juga:  Wamena Rusuh, Ruko Dibakar hingga Kantor Pemerintah Diserang

Terkait bantuan sosial untuk masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19, Bupati menyebutkan terus berlangsung. Bupati yakin sebelum Idulfitri semuanya sudah tersalur.

- Advertisement -

“Saya ingin tidak ada masyarakat yang berhak sampai terlewatkan. Saya terus mengingatkan kepada camat dan penghulu tentang hal itu,” jelasnya.

Bupati juga mengingatkan dalam situasi seperti ini, warga membatasi keluar rumah sampai pukul 21.00 WIB. Dan setiap Sabtu malam dia bersama Kapolres akan berkeliling memantau situasi sejumlah kecamatan.

- Advertisement -

“Saya berharap tidak ada lagi warga yang kumpul kumpul atau remaja yang berkeliaran tengah malam, terutama Sabtu malam,” ungkapnya.

Sampai sejauh ini, situasi di Siak bisa dikatakan baik baik saja. Alfedri berharap akan terus seperti itu. Hal itu terjadi karena tingginya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol Covid-19.(adv)

Baca Juga:  Green Day Batalkan Tur Asia Akibat Virus Corona

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Siak, difokuskan di perbatasan, terutama di Kecamatan Tualang, Kandis dan Minas. Meski demikian, 11 kecamatan lainnya tetap menjadi atensi termasuk di Kota Siak sebagai ibu kota kabupaten.

Dikatakan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, salah satu kecamatan berpenduduk paling banyak adalah Kecamatan Tualang. Sementara Kecamatan Minas dan Kandis merupakan wilayah lintasan, sehingga menjadi perhatian penuh, terutama bagi tim yang bertugas di pos cek poin.

“Kami ingin masyarakat terbebas dari Covid-19, camat dan penghulu kami minta melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intensif,” ungkap bupati.

Hal yang terpenting adalah tetap menjaga jarak, gunakan masker, jangan keluar rumah jika tidak penting dan hindari berada di keramaian atau berkumpul.

Baca Juga:  Penata "Mahkota" Pria

Terkait bantuan sosial untuk masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19, Bupati menyebutkan terus berlangsung. Bupati yakin sebelum Idulfitri semuanya sudah tersalur.

“Saya ingin tidak ada masyarakat yang berhak sampai terlewatkan. Saya terus mengingatkan kepada camat dan penghulu tentang hal itu,” jelasnya.

Bupati juga mengingatkan dalam situasi seperti ini, warga membatasi keluar rumah sampai pukul 21.00 WIB. Dan setiap Sabtu malam dia bersama Kapolres akan berkeliling memantau situasi sejumlah kecamatan.

“Saya berharap tidak ada lagi warga yang kumpul kumpul atau remaja yang berkeliaran tengah malam, terutama Sabtu malam,” ungkapnya.

Sampai sejauh ini, situasi di Siak bisa dikatakan baik baik saja. Alfedri berharap akan terus seperti itu. Hal itu terjadi karena tingginya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol Covid-19.(adv)

Baca Juga:  Pindad Perkenalkan Pistol Baru

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari