Minggu, 6 April 2025
spot_img

Sudah 2.586 Warga Inhil Terserang ISPA

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Priode Agustus hingga pertengahan September 2019, sebanyak 2.586 warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah jika kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah, khusunya di Kabupaten Inhil tidak dapat diatasi.

"Data tersebut kita rangkum dalam 2 bulan belakangan ini,"kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Zainal Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Subowo, Selasa (17/9).

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mendirikan 1 Posko Induk Kesehatan di Kota Tembilahan, 28 Posko Kesehatan di Kecamatan dan 200 Posko di masing-masing Pustu.

"Kami aktif melakukan sosialisasi keliling, baik melalui Puskemas maupun Mobil Promkes. Serta memasang baliho dan spanduk untuk antisipasi dampak Karhutla,"paparnya.

Baca Juga:  Polri Fokus Amankan Tiga Wilayah di Bali Selama Perayaan Tahun Baru

Laporan: Indra Efendi/Tembilahan

Editor: wws

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Priode Agustus hingga pertengahan September 2019, sebanyak 2.586 warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah jika kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah, khusunya di Kabupaten Inhil tidak dapat diatasi.

"Data tersebut kita rangkum dalam 2 bulan belakangan ini,"kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Zainal Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Subowo, Selasa (17/9).

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mendirikan 1 Posko Induk Kesehatan di Kota Tembilahan, 28 Posko Kesehatan di Kecamatan dan 200 Posko di masing-masing Pustu.

"Kami aktif melakukan sosialisasi keliling, baik melalui Puskemas maupun Mobil Promkes. Serta memasang baliho dan spanduk untuk antisipasi dampak Karhutla,"paparnya.

Baca Juga:  17 Agustus Ponsel Black Market Diblokir

Laporan: Indra Efendi/Tembilahan

Editor: wws

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Sudah 2.586 Warga Inhil Terserang ISPA

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Priode Agustus hingga pertengahan September 2019, sebanyak 2.586 warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah jika kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah, khusunya di Kabupaten Inhil tidak dapat diatasi.

"Data tersebut kita rangkum dalam 2 bulan belakangan ini,"kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Zainal Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Subowo, Selasa (17/9).

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mendirikan 1 Posko Induk Kesehatan di Kota Tembilahan, 28 Posko Kesehatan di Kecamatan dan 200 Posko di masing-masing Pustu.

"Kami aktif melakukan sosialisasi keliling, baik melalui Puskemas maupun Mobil Promkes. Serta memasang baliho dan spanduk untuk antisipasi dampak Karhutla,"paparnya.

Baca Juga:  SDN 189 Pekanbaru Berbagi di Tengah Pandemi

Laporan: Indra Efendi/Tembilahan

Editor: wws

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Priode Agustus hingga pertengahan September 2019, sebanyak 2.586 warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah jika kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah, khusunya di Kabupaten Inhil tidak dapat diatasi.

"Data tersebut kita rangkum dalam 2 bulan belakangan ini,"kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Zainal Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Subowo, Selasa (17/9).

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mendirikan 1 Posko Induk Kesehatan di Kota Tembilahan, 28 Posko Kesehatan di Kecamatan dan 200 Posko di masing-masing Pustu.

"Kami aktif melakukan sosialisasi keliling, baik melalui Puskemas maupun Mobil Promkes. Serta memasang baliho dan spanduk untuk antisipasi dampak Karhutla,"paparnya.

Baca Juga:  Usai Ditahan Tiga Hari, Enam WNA Dibebaskan

Laporan: Indra Efendi/Tembilahan

Editor: wws

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari