Selasa, 16 Juni 2026
- Advertisement -

Jadi Korban Tabrak Lari, Dua Mahasiswa Tewas di Pelalawan

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) Kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.

Kali ini, dua mahasiswa harus kehilangan nyawa dengan kondisi mengenaskan, setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Lintas Timur KM 66 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rabu (16/3/2022) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Kedua korban tersebut adalah Satriadi (20) dan Irfansyah (22), warga Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co melalui Kasat Lantas AKP Lily Sulfiani, Rabu (16/3) malam, membenarkan adanya lakalantas yang menelan dua korban jiwa tersebut.
 
"Ya, setelah dievakuasi ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, kedua jenazah korban tabrak lari ini telah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan di TPU tempat tinggalnya. Sedangkan saat ini, kami masih mendalami kasus tersebut untuk mencari pelakunya," terang Kasat Lantas.

Diungkapkan Lily, kasus tabrak lari tersebut bermula saat sepeda motor jenis Revo BM 5756 CT yang dikendarai Satriadi dan Irfansyah, bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Pangkalan Kerinci menuju simpang Perak, dengan kondisi cuaca hujan dan lalu lintas sepi.

Namun, saat berada di Jalan Lintas Timur KM 66, diduga tiba-tiba muncul kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya bergerak dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban.

"Jadi saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan. Diduga kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya ini, tidak melihat sepeda motor yang dikendarai korban  dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut," paparnya.

Akibat kejadian tersebut, sambung Kasat Lantas, pengendara dan penumpang sepeda motor Revo tersebut jatuh dan terpental kebadan jalan. Alhasil, kedua korban meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka berat pada bagian kepala dan anggota tubuh lainnya.

"Tak lama berselang, warga sekitar yang melihat korban tergeletak di badan jalan langsung melaporkan kejadian  tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci. Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi kedua korban serta olah TKP," ujarnya.

Laporan: M Amin Amran (Pangkalankerinci)
Editor: Hary B Koriun

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) Kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.

Kali ini, dua mahasiswa harus kehilangan nyawa dengan kondisi mengenaskan, setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Lintas Timur KM 66 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rabu (16/3/2022) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Kedua korban tersebut adalah Satriadi (20) dan Irfansyah (22), warga Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co melalui Kasat Lantas AKP Lily Sulfiani, Rabu (16/3) malam, membenarkan adanya lakalantas yang menelan dua korban jiwa tersebut.
 
"Ya, setelah dievakuasi ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, kedua jenazah korban tabrak lari ini telah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan di TPU tempat tinggalnya. Sedangkan saat ini, kami masih mendalami kasus tersebut untuk mencari pelakunya," terang Kasat Lantas.

Diungkapkan Lily, kasus tabrak lari tersebut bermula saat sepeda motor jenis Revo BM 5756 CT yang dikendarai Satriadi dan Irfansyah, bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Pangkalan Kerinci menuju simpang Perak, dengan kondisi cuaca hujan dan lalu lintas sepi.

- Advertisement -

Namun, saat berada di Jalan Lintas Timur KM 66, diduga tiba-tiba muncul kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya bergerak dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban.

"Jadi saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan. Diduga kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya ini, tidak melihat sepeda motor yang dikendarai korban  dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut," paparnya.

- Advertisement -

Akibat kejadian tersebut, sambung Kasat Lantas, pengendara dan penumpang sepeda motor Revo tersebut jatuh dan terpental kebadan jalan. Alhasil, kedua korban meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka berat pada bagian kepala dan anggota tubuh lainnya.

"Tak lama berselang, warga sekitar yang melihat korban tergeletak di badan jalan langsung melaporkan kejadian  tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci. Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi kedua korban serta olah TKP," ujarnya.

Laporan: M Amin Amran (Pangkalankerinci)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) Kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.

Kali ini, dua mahasiswa harus kehilangan nyawa dengan kondisi mengenaskan, setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Lintas Timur KM 66 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci, Rabu (16/3/2022) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Kedua korban tersebut adalah Satriadi (20) dan Irfansyah (22), warga Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK ketika dikonfirmasi Riaupos.co melalui Kasat Lantas AKP Lily Sulfiani, Rabu (16/3) malam, membenarkan adanya lakalantas yang menelan dua korban jiwa tersebut.
 
"Ya, setelah dievakuasi ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, kedua jenazah korban tabrak lari ini telah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan di TPU tempat tinggalnya. Sedangkan saat ini, kami masih mendalami kasus tersebut untuk mencari pelakunya," terang Kasat Lantas.

Diungkapkan Lily, kasus tabrak lari tersebut bermula saat sepeda motor jenis Revo BM 5756 CT yang dikendarai Satriadi dan Irfansyah, bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Pangkalan Kerinci menuju simpang Perak, dengan kondisi cuaca hujan dan lalu lintas sepi.

Namun, saat berada di Jalan Lintas Timur KM 66, diduga tiba-tiba muncul kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya bergerak dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban.

"Jadi saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan. Diduga kendaraan yang tidak diketahui jenis dan identitas pengemudinya ini, tidak melihat sepeda motor yang dikendarai korban  dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut," paparnya.

Akibat kejadian tersebut, sambung Kasat Lantas, pengendara dan penumpang sepeda motor Revo tersebut jatuh dan terpental kebadan jalan. Alhasil, kedua korban meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka berat pada bagian kepala dan anggota tubuh lainnya.

"Tak lama berselang, warga sekitar yang melihat korban tergeletak di badan jalan langsung melaporkan kejadian  tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci. Satlantas Polres Pelalawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi kedua korban serta olah TKP," ujarnya.

Laporan: M Amin Amran (Pangkalankerinci)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari