Selasa, 5 Mei 2026
- Advertisement -

Wisma Abu Tembilahan Terbakar, Enam Tamu Tewas

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Wisma Abu Tembilahan Terbakar, Senin (14/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat musibah tersebut enam orang tamu meninggal dunia.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Tembilahan, IPDA Raudo, membenarkan peristiwa tersebut. Sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data.

"Kita masih meminta keterangan dengan saksi-saksi di lapangan,"singkat Alumni AKPOL 2019 ini.

Dari enam orang korban, satu  perempuan dan lima laki-laki. 

Kapolsek Tembilahan ini juga belum dapat memberikan data-data korban.  Menurut informasi di lapangan, keenam korban terjebak di kamar atas. Sehingga mereka tidak bisa turun. Karena banyak menghirup asap, korban akhirnya meninggal dunia.

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan Saut Pakpahan, saat dihubungi membenarkan ada enam kroban yang dibawa ke RSUD. Saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi jasad para korban.

"Lima laki-laki, satu wanita. Semuanya dewasa," jawab Saut, sambil menerangkan bahwa kematian korban sebagain ada yang disebabkan asap dan luka bakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil, Ediwan Shasby, mengatakan api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama petugas dan masyarakat. 

"Kami dibantu anggota TNI, Polri, BPBD, PSMTI dan Padupai," terang mantan Kepal Dinas Pertanian Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Wisma Abu Tembilahan Terbakar, Senin (14/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat musibah tersebut enam orang tamu meninggal dunia.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Tembilahan, IPDA Raudo, membenarkan peristiwa tersebut. Sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data.

"Kita masih meminta keterangan dengan saksi-saksi di lapangan,"singkat Alumni AKPOL 2019 ini.

Dari enam orang korban, satu  perempuan dan lima laki-laki. 

Kapolsek Tembilahan ini juga belum dapat memberikan data-data korban.  Menurut informasi di lapangan, keenam korban terjebak di kamar atas. Sehingga mereka tidak bisa turun. Karena banyak menghirup asap, korban akhirnya meninggal dunia.

- Advertisement -

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan Saut Pakpahan, saat dihubungi membenarkan ada enam kroban yang dibawa ke RSUD. Saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi jasad para korban.

"Lima laki-laki, satu wanita. Semuanya dewasa," jawab Saut, sambil menerangkan bahwa kematian korban sebagain ada yang disebabkan asap dan luka bakar.

- Advertisement -

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil, Ediwan Shasby, mengatakan api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama petugas dan masyarakat. 

"Kami dibantu anggota TNI, Polri, BPBD, PSMTI dan Padupai," terang mantan Kepal Dinas Pertanian Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Wisma Abu Tembilahan Terbakar, Senin (14/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat musibah tersebut enam orang tamu meninggal dunia.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Tembilahan, IPDA Raudo, membenarkan peristiwa tersebut. Sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data.

"Kita masih meminta keterangan dengan saksi-saksi di lapangan,"singkat Alumni AKPOL 2019 ini.

Dari enam orang korban, satu  perempuan dan lima laki-laki. 

Kapolsek Tembilahan ini juga belum dapat memberikan data-data korban.  Menurut informasi di lapangan, keenam korban terjebak di kamar atas. Sehingga mereka tidak bisa turun. Karena banyak menghirup asap, korban akhirnya meninggal dunia.

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan Saut Pakpahan, saat dihubungi membenarkan ada enam kroban yang dibawa ke RSUD. Saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi jasad para korban.

"Lima laki-laki, satu wanita. Semuanya dewasa," jawab Saut, sambil menerangkan bahwa kematian korban sebagain ada yang disebabkan asap dan luka bakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil, Ediwan Shasby, mengatakan api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama petugas dan masyarakat. 

"Kami dibantu anggota TNI, Polri, BPBD, PSMTI dan Padupai," terang mantan Kepal Dinas Pertanian Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari