Sabtu, 23 Mei 2026
- Advertisement -

Video Turis Berbikini di Danau Rusa Viral, Disparbud Kampar Akui Kecolongan

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Video yang memperlihatkan seorang turis asing mengenakan bikini di objek wisata Danau Rusa PLTA Koto Panjang, Kecamatan XIII Koto Kampar, viral di media sosial pada Ahad (8/2). Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kampar.

Kepala Disparbud Kampar, Afdal, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bersifat insidental dan baru pertama kali terjadi di lokasi wisata tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung saat jumlah petugas di lapangan terbatas.

Saat kejadian, petugas yang berjaga hanya sekitar dua hingga tiga orang. Sementara sebagian petugas lainnya sedang dialihkan untuk kegiatan gotong royong pembersihan di lokasi lain, sehingga tidak mengetahui kedatangan wisatawan tersebut.

Baca Juga:  PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Lima Pintu Pelimpahan Setinggi 40 Cm

Menurutnya, kejadian ini dinilai sebagai bentuk kecolongan dalam pengawasan, namun bukan sesuatu yang disengaja. Ia menegaskan peristiwa tersebut tentu tidak diharapkan terjadi.

Sebagai langkah tindak lanjut, Disparbud Kampar akan menginstruksikan petugas di lapangan agar lebih aktif memberikan imbauan kepada pengunjung terkait norma dan etika yang berlaku di kawasan wisata, baik kepada wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Ia menambahkan, di lokasi tersebut tidak hanya dikunjungi wisatawan asing, tetapi juga sering digunakan pengunjung lokal untuk kegiatan kemping. Karena itu, seluruh pengunjung tetap akan diingatkan apabila terdapat aktivitas yang dinilai melanggar norma yang berlaku. (kom)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Video yang memperlihatkan seorang turis asing mengenakan bikini di objek wisata Danau Rusa PLTA Koto Panjang, Kecamatan XIII Koto Kampar, viral di media sosial pada Ahad (8/2). Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kampar.

Kepala Disparbud Kampar, Afdal, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bersifat insidental dan baru pertama kali terjadi di lokasi wisata tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung saat jumlah petugas di lapangan terbatas.

Saat kejadian, petugas yang berjaga hanya sekitar dua hingga tiga orang. Sementara sebagian petugas lainnya sedang dialihkan untuk kegiatan gotong royong pembersihan di lokasi lain, sehingga tidak mengetahui kedatangan wisatawan tersebut.

Baca Juga:  Praperadilan Habib Rizieq Dilanjutkan Hari Ini

Menurutnya, kejadian ini dinilai sebagai bentuk kecolongan dalam pengawasan, namun bukan sesuatu yang disengaja. Ia menegaskan peristiwa tersebut tentu tidak diharapkan terjadi.

Sebagai langkah tindak lanjut, Disparbud Kampar akan menginstruksikan petugas di lapangan agar lebih aktif memberikan imbauan kepada pengunjung terkait norma dan etika yang berlaku di kawasan wisata, baik kepada wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

- Advertisement -

Ia menambahkan, di lokasi tersebut tidak hanya dikunjungi wisatawan asing, tetapi juga sering digunakan pengunjung lokal untuk kegiatan kemping. Karena itu, seluruh pengunjung tetap akan diingatkan apabila terdapat aktivitas yang dinilai melanggar norma yang berlaku. (kom)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Video yang memperlihatkan seorang turis asing mengenakan bikini di objek wisata Danau Rusa PLTA Koto Panjang, Kecamatan XIII Koto Kampar, viral di media sosial pada Ahad (8/2). Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kampar.

Kepala Disparbud Kampar, Afdal, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bersifat insidental dan baru pertama kali terjadi di lokasi wisata tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung saat jumlah petugas di lapangan terbatas.

Saat kejadian, petugas yang berjaga hanya sekitar dua hingga tiga orang. Sementara sebagian petugas lainnya sedang dialihkan untuk kegiatan gotong royong pembersihan di lokasi lain, sehingga tidak mengetahui kedatangan wisatawan tersebut.

Baca Juga:  Penerima Bantuan Sosial Tunai di Rohil Ditargetkan Sebanyak 17.500 KK

Menurutnya, kejadian ini dinilai sebagai bentuk kecolongan dalam pengawasan, namun bukan sesuatu yang disengaja. Ia menegaskan peristiwa tersebut tentu tidak diharapkan terjadi.

Sebagai langkah tindak lanjut, Disparbud Kampar akan menginstruksikan petugas di lapangan agar lebih aktif memberikan imbauan kepada pengunjung terkait norma dan etika yang berlaku di kawasan wisata, baik kepada wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Ia menambahkan, di lokasi tersebut tidak hanya dikunjungi wisatawan asing, tetapi juga sering digunakan pengunjung lokal untuk kegiatan kemping. Karena itu, seluruh pengunjung tetap akan diingatkan apabila terdapat aktivitas yang dinilai melanggar norma yang berlaku. (kom)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari