Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Wapres Ma’ruf: Radikalisme Adalah Kerikil yang Harus Dibersihkan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin menganggap radikalisme dan intoleransi membuat Indonesia tidak bisa maju. Menurut KH Ma'ruf, dua hal itu harus dilawan agar Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang maju.

"Sekarang lagi ramai soal intoleransi, celana cingkrang. Tetapi ntoleran adalah cara berpikir, cara bersikap, perilaku yang harus diubah," kata KH Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11).

KH Ma'ruf mendorong masyarakat madani untuk melawan radikalisme, terorisme dan intoleran. Bahkan dia mendorong masyarakat madani berada di barisan depan memberantas paham-paham tersebut.

"Radikalisme, intoleran, bisa menganggu, ia seperti becek, kerikil-kerikil itu harus dibersihkan supaya tinggal landas. Kita harus mikraj," kata KH Ma'ruf.

Baca Juga:  6 Artis ini Sedang Berjuang Melawan Covid-19, 1 Meninggal dan 1 Lainnya Kritis

Oleh karena itu, ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia mengajak semua pihak untuk berniat menghilangkan radikalisme dan intoleran. Dengan begitu, Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang diperhitungkan dunia. (tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin menganggap radikalisme dan intoleransi membuat Indonesia tidak bisa maju. Menurut KH Ma'ruf, dua hal itu harus dilawan agar Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang maju.

"Sekarang lagi ramai soal intoleransi, celana cingkrang. Tetapi ntoleran adalah cara berpikir, cara bersikap, perilaku yang harus diubah," kata KH Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11).

KH Ma'ruf mendorong masyarakat madani untuk melawan radikalisme, terorisme dan intoleran. Bahkan dia mendorong masyarakat madani berada di barisan depan memberantas paham-paham tersebut.

"Radikalisme, intoleran, bisa menganggu, ia seperti becek, kerikil-kerikil itu harus dibersihkan supaya tinggal landas. Kita harus mikraj," kata KH Ma'ruf.

Baca Juga:  Gubri Ingatkan Dunia Pendidikan Tetap Waspada di Tengah Pandemi

Oleh karena itu, ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia mengajak semua pihak untuk berniat menghilangkan radikalisme dan intoleran. Dengan begitu, Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang diperhitungkan dunia. (tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin menganggap radikalisme dan intoleransi membuat Indonesia tidak bisa maju. Menurut KH Ma'ruf, dua hal itu harus dilawan agar Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang maju.

"Sekarang lagi ramai soal intoleransi, celana cingkrang. Tetapi ntoleran adalah cara berpikir, cara bersikap, perilaku yang harus diubah," kata KH Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11).

KH Ma'ruf mendorong masyarakat madani untuk melawan radikalisme, terorisme dan intoleran. Bahkan dia mendorong masyarakat madani berada di barisan depan memberantas paham-paham tersebut.

"Radikalisme, intoleran, bisa menganggu, ia seperti becek, kerikil-kerikil itu harus dibersihkan supaya tinggal landas. Kita harus mikraj," kata KH Ma'ruf.

Baca Juga:  TNI Harus Adaptasi Karakter Baru Pertempuran

Oleh karena itu, ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia mengajak semua pihak untuk berniat menghilangkan radikalisme dan intoleran. Dengan begitu, Indonesia bisa lepas landas sebagai negara yang diperhitungkan dunia. (tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari