Senin, 4 Mei 2026
- Advertisement -

Andre Rosiade Bakal Tersandung Jadi Cagub Sumbar

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Langkah Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade yang turut menggerebek PSK di Padang, Sumatera Barat memantik reaksi partai yang dikepalai Prabowo Subianto. Hal ini karena adanya dugaan penjebakan terhadap pekerja seks komersil (PSK) berinisial NN.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, adanya kasus tersebut maka DPP mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan Andre Rosiande sebagai calon Gubernur Sumatera Barat.

“Jadi DPP Gerindra mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan saudara Andre Rosiade,” ujar Dacso di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/2).

Sementara nama yang akan dicalonkan oleh Gerindra di Pilgub Sumatera Barat, Wakil Ketua DPR ini menyatakan internal partai masih melakukan kajian siapa yang bakal diusung.

Baca Juga:  Presiden Boleh Beri Amnesti untuk Baik Nuril, Tapi...

“Ya nanti itu masih digodok (nama calon Gubernur Sumatera Barat-Red),” katanya.

Dasco juga mengatakan, DPP Partai Gerindra sudah menjadwalkan pekan depan untuk melakukan pemeriksaan ‎terhadap Anggota Komisi VI DPR tersebut. Pemeriksaan dilakukan oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

“Jadi Gerindra akan melakukan klarifikasi yang sudah beredar di masyarakat ini,” ungkapnya.

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎, Andre Rosiade pun ikut serta dalam penggerebekan tersebut. Bahkan beredar isu Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK tersebut.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.Com

Baca Juga:  Pria Berinisial RB Pelaku Penyiraman Novel Diduga Bernama Ronny Bugis

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Langkah Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade yang turut menggerebek PSK di Padang, Sumatera Barat memantik reaksi partai yang dikepalai Prabowo Subianto. Hal ini karena adanya dugaan penjebakan terhadap pekerja seks komersil (PSK) berinisial NN.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, adanya kasus tersebut maka DPP mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan Andre Rosiande sebagai calon Gubernur Sumatera Barat.

“Jadi DPP Gerindra mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan saudara Andre Rosiade,” ujar Dacso di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/2).

Sementara nama yang akan dicalonkan oleh Gerindra di Pilgub Sumatera Barat, Wakil Ketua DPR ini menyatakan internal partai masih melakukan kajian siapa yang bakal diusung.

Baca Juga:  Tekan Peredaran Narkoba Perlu Penguatan Insan Media

“Ya nanti itu masih digodok (nama calon Gubernur Sumatera Barat-Red),” katanya.

- Advertisement -

Dasco juga mengatakan, DPP Partai Gerindra sudah menjadwalkan pekan depan untuk melakukan pemeriksaan ‎terhadap Anggota Komisi VI DPR tersebut. Pemeriksaan dilakukan oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

“Jadi Gerindra akan melakukan klarifikasi yang sudah beredar di masyarakat ini,” ungkapnya.

- Advertisement -

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎, Andre Rosiade pun ikut serta dalam penggerebekan tersebut. Bahkan beredar isu Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK tersebut.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.Com

Baca Juga:  Jaksa Minta Rp200 Juta Untuk Kurangi Tuntutan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Langkah Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade yang turut menggerebek PSK di Padang, Sumatera Barat memantik reaksi partai yang dikepalai Prabowo Subianto. Hal ini karena adanya dugaan penjebakan terhadap pekerja seks komersil (PSK) berinisial NN.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, adanya kasus tersebut maka DPP mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan Andre Rosiande sebagai calon Gubernur Sumatera Barat.

“Jadi DPP Gerindra mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan saudara Andre Rosiade,” ujar Dacso di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/2).

Sementara nama yang akan dicalonkan oleh Gerindra di Pilgub Sumatera Barat, Wakil Ketua DPR ini menyatakan internal partai masih melakukan kajian siapa yang bakal diusung.

Baca Juga:  Gubernur Sumbar Minta Perantau Tak Mudik

“Ya nanti itu masih digodok (nama calon Gubernur Sumatera Barat-Red),” katanya.

Dasco juga mengatakan, DPP Partai Gerindra sudah menjadwalkan pekan depan untuk melakukan pemeriksaan ‎terhadap Anggota Komisi VI DPR tersebut. Pemeriksaan dilakukan oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

“Jadi Gerindra akan melakukan klarifikasi yang sudah beredar di masyarakat ini,” ungkapnya.

Diketahui, penggerebekan bisnis ‘esek-esek’ terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat‎, Andre Rosiade pun ikut serta dalam penggerebekan tersebut. Bahkan beredar isu Andre sengaja melakukan penjebakan terhadap PSK tersebut.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.Com

Baca Juga:  Presiden Boleh Beri Amnesti untuk Baik Nuril, Tapi...

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari