Sabtu, 25 April 2026
- Advertisement -

WNI Dievakuasi Satu Per Satu dari Diamond Princess

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tim evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilepas oleh Kementerian Luar Negeri, sudah tiba di Yokohama, Jepang. Tim akan menjemput 68 WNI yang menjadi awak kru di kapal tersebut.

Sejak pukul 10.00 WIB tim berusaha melakukan penjemputan dan WNI dievakuasi satu persatu dari atas kapal. Selanjutnya mereka akan diberangkatkan dengan pesawat untuk kembali ke tanah air.

“Sekarang masih proses diturunkan dari kapal pesiar dan di cek kondisi kesehatannya,” kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada JawaPos.com, Ahad (1/3)

Para WNI yang turun dari kapal pesiar langsung menuju bus untuk diperiksa kesehatannya. Sebanyak 68 WNI rencananya akan diberangkat ke bandara internasional Jepang menggunakan pesawat Garuda untuk kembali ke tanah air.

Baca Juga:  14 Perusahaan BUMN yang Bakal Dilikuidasi Masih Dirahasiakan

“(WNI dari) Diamond Princess tiba di Indonesia hari ini, penanganan saat di pulau Sebaru Kecil nanti dikelola oleh Kementerian Kesehatan,” kata Teuku Faizasyah.

Total WNI yang ikut tim evakuasi ada 68 orang di mana 8 lainnya masih dirawat di RS Jepang karena positif virus corona asal Wuhan, China. Dan 2 orang lainnya tidak ikut karena masih ingin melanjutkan pekerjaan di kapal tersebut.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 68 WNI dari kapal Diamond Princess juga akan dikarantina di pulau Sebaru Kecil bersama 188 WNI lainnya yang juga dipulangkan dari kapal lainnya yaknu World Dream. Kemenkes memiliki skenario bahwa khusus untuk 68 WNI dari Diamond Princess akan diawasi ketat dan mendapatkan perlakuan khusus.

Baca Juga:  Australia Minta Warga Asing Angkat Kaki

Mereka akan ditempatkan dalam lokasi observasi secara clustering atau kelompok. Sebab WNI dari Diamond Princess potensial berisiko karena berasal dari pusat wabah baru di mana ada lebih dari 15 persen penularan di kapal Diamond Princess dari total seluruh penumpang dan kru.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tim evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilepas oleh Kementerian Luar Negeri, sudah tiba di Yokohama, Jepang. Tim akan menjemput 68 WNI yang menjadi awak kru di kapal tersebut.

Sejak pukul 10.00 WIB tim berusaha melakukan penjemputan dan WNI dievakuasi satu persatu dari atas kapal. Selanjutnya mereka akan diberangkatkan dengan pesawat untuk kembali ke tanah air.

“Sekarang masih proses diturunkan dari kapal pesiar dan di cek kondisi kesehatannya,” kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada JawaPos.com, Ahad (1/3)

Para WNI yang turun dari kapal pesiar langsung menuju bus untuk diperiksa kesehatannya. Sebanyak 68 WNI rencananya akan diberangkat ke bandara internasional Jepang menggunakan pesawat Garuda untuk kembali ke tanah air.

Baca Juga:  Kasus Baru Covid-19 di Hong Kong Menyebar Tak Terkendali

“(WNI dari) Diamond Princess tiba di Indonesia hari ini, penanganan saat di pulau Sebaru Kecil nanti dikelola oleh Kementerian Kesehatan,” kata Teuku Faizasyah.

- Advertisement -

Total WNI yang ikut tim evakuasi ada 68 orang di mana 8 lainnya masih dirawat di RS Jepang karena positif virus corona asal Wuhan, China. Dan 2 orang lainnya tidak ikut karena masih ingin melanjutkan pekerjaan di kapal tersebut.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 68 WNI dari kapal Diamond Princess juga akan dikarantina di pulau Sebaru Kecil bersama 188 WNI lainnya yang juga dipulangkan dari kapal lainnya yaknu World Dream. Kemenkes memiliki skenario bahwa khusus untuk 68 WNI dari Diamond Princess akan diawasi ketat dan mendapatkan perlakuan khusus.

- Advertisement -
Baca Juga:  Minta Naik Gaji Tapi Ditolak, Tukang Gali Kubur Cangkul Pengurus TPU

Mereka akan ditempatkan dalam lokasi observasi secara clustering atau kelompok. Sebab WNI dari Diamond Princess potensial berisiko karena berasal dari pusat wabah baru di mana ada lebih dari 15 persen penularan di kapal Diamond Princess dari total seluruh penumpang dan kru.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tim evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilepas oleh Kementerian Luar Negeri, sudah tiba di Yokohama, Jepang. Tim akan menjemput 68 WNI yang menjadi awak kru di kapal tersebut.

Sejak pukul 10.00 WIB tim berusaha melakukan penjemputan dan WNI dievakuasi satu persatu dari atas kapal. Selanjutnya mereka akan diberangkatkan dengan pesawat untuk kembali ke tanah air.

“Sekarang masih proses diturunkan dari kapal pesiar dan di cek kondisi kesehatannya,” kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada JawaPos.com, Ahad (1/3)

Para WNI yang turun dari kapal pesiar langsung menuju bus untuk diperiksa kesehatannya. Sebanyak 68 WNI rencananya akan diberangkat ke bandara internasional Jepang menggunakan pesawat Garuda untuk kembali ke tanah air.

Baca Juga:  Australia Minta Warga Asing Angkat Kaki

“(WNI dari) Diamond Princess tiba di Indonesia hari ini, penanganan saat di pulau Sebaru Kecil nanti dikelola oleh Kementerian Kesehatan,” kata Teuku Faizasyah.

Total WNI yang ikut tim evakuasi ada 68 orang di mana 8 lainnya masih dirawat di RS Jepang karena positif virus corona asal Wuhan, China. Dan 2 orang lainnya tidak ikut karena masih ingin melanjutkan pekerjaan di kapal tersebut.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 68 WNI dari kapal Diamond Princess juga akan dikarantina di pulau Sebaru Kecil bersama 188 WNI lainnya yang juga dipulangkan dari kapal lainnya yaknu World Dream. Kemenkes memiliki skenario bahwa khusus untuk 68 WNI dari Diamond Princess akan diawasi ketat dan mendapatkan perlakuan khusus.

Baca Juga:  PDIP Salurkan Bantuan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat di Rohil

Mereka akan ditempatkan dalam lokasi observasi secara clustering atau kelompok. Sebab WNI dari Diamond Princess potensial berisiko karena berasal dari pusat wabah baru di mana ada lebih dari 15 persen penularan di kapal Diamond Princess dari total seluruh penumpang dan kru.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari