Minggu, 26 April 2026
- Advertisement -

Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru Dihentikan Hingga Akhir Pekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sempat berjalan dua hari, uji coba sekolah tatap muka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru dihentikan hingga akhir pekan nanti. Ujicoba akan dilanjutkan pekan depan setelah ada pemetaan secara mikro, yakni di tiap kecamatan terkait kerawanan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pekanbaru.

Penghentian aktifitas yang disebut uji coba pertemuan terbatas dalam penguatan proses pembelajaran jarak jauh tersebut dilakukan setelah dilakukan rapat evaluasi, Rabu (18/11) tadi. Rapat dipimpin oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan dihadiri instansi terkait.

''Uji coba ini tidak dilanjutkan dahulu. Apa yang dilakukan di lapangan sudah baik. Insyaallah pekan depan setelah dilakukan pemetaan oleh tim akan kita lanjutkan,'' kata Firdaus.

Baca Juga:  LPMP Riau Jadi Obyek Studi Banding

Pemetaan perlu dilakukan untuk mengetahui kembali wilayah yang masuk dalam kategori zona kuning, atau wilayah dengan tingkat penyebaran covid-19 rendah. Karena secara peta nasional Kota Pekanbaru masih berada pada zona orange menuju zona kuning.

"Kita memetakan lebih rinci lagi wilayah mana saja yang aman," imbuhnya.

Nantinya, sekolah tatap muka akan beralih dengan pertemuan terbatas. Sekolah yang dapat melakukan pertemuan terbatas hanya wilayah yang berada pada zona kuning.

"Jadi di perkecil lagi skalanya. Kita lihat per kecamatan, kecamatan mana yang tingkat penyebaran nya rendah," terangnya.

Sebelumnya, dari 45 SMP di Pekanbaru, uji coba sekolah tatap muka ini diterapkan di 22 dari 23 sekolah yang direncanakan. Penerapan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga:  8 Kg Sabu di Bagasi Mobil

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Arif/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sempat berjalan dua hari, uji coba sekolah tatap muka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru dihentikan hingga akhir pekan nanti. Ujicoba akan dilanjutkan pekan depan setelah ada pemetaan secara mikro, yakni di tiap kecamatan terkait kerawanan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pekanbaru.

Penghentian aktifitas yang disebut uji coba pertemuan terbatas dalam penguatan proses pembelajaran jarak jauh tersebut dilakukan setelah dilakukan rapat evaluasi, Rabu (18/11) tadi. Rapat dipimpin oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan dihadiri instansi terkait.

''Uji coba ini tidak dilanjutkan dahulu. Apa yang dilakukan di lapangan sudah baik. Insyaallah pekan depan setelah dilakukan pemetaan oleh tim akan kita lanjutkan,'' kata Firdaus.

Baca Juga:  April, Jalan Sudah Harus Mulus

Pemetaan perlu dilakukan untuk mengetahui kembali wilayah yang masuk dalam kategori zona kuning, atau wilayah dengan tingkat penyebaran covid-19 rendah. Karena secara peta nasional Kota Pekanbaru masih berada pada zona orange menuju zona kuning.

"Kita memetakan lebih rinci lagi wilayah mana saja yang aman," imbuhnya.

- Advertisement -

Nantinya, sekolah tatap muka akan beralih dengan pertemuan terbatas. Sekolah yang dapat melakukan pertemuan terbatas hanya wilayah yang berada pada zona kuning.

"Jadi di perkecil lagi skalanya. Kita lihat per kecamatan, kecamatan mana yang tingkat penyebaran nya rendah," terangnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, dari 45 SMP di Pekanbaru, uji coba sekolah tatap muka ini diterapkan di 22 dari 23 sekolah yang direncanakan. Penerapan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga:  DPW Pujakesuma Riau Apresiasi Pelaksanaan Pemilu Damai 2024 

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Arif/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sempat berjalan dua hari, uji coba sekolah tatap muka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru dihentikan hingga akhir pekan nanti. Ujicoba akan dilanjutkan pekan depan setelah ada pemetaan secara mikro, yakni di tiap kecamatan terkait kerawanan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pekanbaru.

Penghentian aktifitas yang disebut uji coba pertemuan terbatas dalam penguatan proses pembelajaran jarak jauh tersebut dilakukan setelah dilakukan rapat evaluasi, Rabu (18/11) tadi. Rapat dipimpin oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan dihadiri instansi terkait.

''Uji coba ini tidak dilanjutkan dahulu. Apa yang dilakukan di lapangan sudah baik. Insyaallah pekan depan setelah dilakukan pemetaan oleh tim akan kita lanjutkan,'' kata Firdaus.

Baca Juga:  53 Sertifikat Izin Edar Diserahkan ke Pelaku Usaha Pangan Segar

Pemetaan perlu dilakukan untuk mengetahui kembali wilayah yang masuk dalam kategori zona kuning, atau wilayah dengan tingkat penyebaran covid-19 rendah. Karena secara peta nasional Kota Pekanbaru masih berada pada zona orange menuju zona kuning.

"Kita memetakan lebih rinci lagi wilayah mana saja yang aman," imbuhnya.

Nantinya, sekolah tatap muka akan beralih dengan pertemuan terbatas. Sekolah yang dapat melakukan pertemuan terbatas hanya wilayah yang berada pada zona kuning.

"Jadi di perkecil lagi skalanya. Kita lihat per kecamatan, kecamatan mana yang tingkat penyebaran nya rendah," terangnya.

Sebelumnya, dari 45 SMP di Pekanbaru, uji coba sekolah tatap muka ini diterapkan di 22 dari 23 sekolah yang direncanakan. Penerapan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga:  DPW Pujakesuma Riau Apresiasi Pelaksanaan Pemilu Damai 2024 

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Arif/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari