Jumat, 26 Juni 2026
- Advertisement -

Capaian Vaksinasi Booster Masih Rendah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Capaian vaksinasi booster di Kota Pekanbaru masih rendah. Memasuki semester kedua tahun 2022, belum menyentuh 30 persen. Vaksinasi yang sepi peminat hingga stok vaksin menipis jadi kendala.

Demikian disampaikan Ke­pala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Kamis (14/7). "Masih rendah. Hingga saat ini total capaian dosis vaksinasi booster di Pekanbaru baru mencapai 29,94 persen," kata dia.

Diuraikannya, sekarang belum terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang vaksin booster di Pekanbaru. Layanan vaksinasi booster di layanan kesehatan masih sepi peminat. "Masih sepi peminat saat ini, belum ada peningkatan dibanding pekan kemarin," imbuhnya.

Dirinya menyebut, bahwa pihaknya siap menindaklanjuti surat edaran tentang percepatan pelaksanaan vaksinasi booster bagi masyarakat. Namun ia menyadari, bahwa persediaan vaksin Covid-19 mulai menipis.

Baca Juga:  Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal di Rumah Sakit Eria

Zaini menyampaikan, bahwa pasokan tambahan vaksin Covid-19 belum sampai di Kota Pekanbaru. Namun meski demikian aktivitas layanan vaksinasi tidak terganggu dengan menipisnya pasokan vaksin.

"Walau belum datang pasokan tambahan, layanan tidak terganggu karena memang sepi peminat," paparnya.

Zaini menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti arahan satgas penanganan dari pemerintah pusat. Diskes berencana membuka layanan vaksinasi booster dalam kegiatan vaksinasi massal bersama beberapa pihak.

"Sebenarnya seluruh puskemas membuka layanan vaksinasi booster. Tapi masih menanti tambahan pasokan vaksin booster," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini vaksinasi booster menjadi salah satu syarat dalam perjalanan dalam negeri lewat udara. Mereka yang belum vaksinasi booster wajib menunjukkan hasil swab tes PCR maupun swab tes antigen.

Baca Juga:  GMMK Desak Pemerintah Bersuara Bela Muslim Uighur

Di Pekanbaru, menipisnya ketersediaan vaksin terlihat dari habisnya stok yang ada di gudang Diskes Kota Pekanbaru. Sementara itu, di fasilitas kesehatan (faskes) masih terdapat sekitar 5.000 dosis.(ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Capaian vaksinasi booster di Kota Pekanbaru masih rendah. Memasuki semester kedua tahun 2022, belum menyentuh 30 persen. Vaksinasi yang sepi peminat hingga stok vaksin menipis jadi kendala.

Demikian disampaikan Ke­pala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Kamis (14/7). "Masih rendah. Hingga saat ini total capaian dosis vaksinasi booster di Pekanbaru baru mencapai 29,94 persen," kata dia.

Diuraikannya, sekarang belum terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang vaksin booster di Pekanbaru. Layanan vaksinasi booster di layanan kesehatan masih sepi peminat. "Masih sepi peminat saat ini, belum ada peningkatan dibanding pekan kemarin," imbuhnya.

Dirinya menyebut, bahwa pihaknya siap menindaklanjuti surat edaran tentang percepatan pelaksanaan vaksinasi booster bagi masyarakat. Namun ia menyadari, bahwa persediaan vaksin Covid-19 mulai menipis.

Baca Juga:  Pembangunan PLTGU 275 MW Dijamin ADB 

Zaini menyampaikan, bahwa pasokan tambahan vaksin Covid-19 belum sampai di Kota Pekanbaru. Namun meski demikian aktivitas layanan vaksinasi tidak terganggu dengan menipisnya pasokan vaksin.

- Advertisement -

"Walau belum datang pasokan tambahan, layanan tidak terganggu karena memang sepi peminat," paparnya.

Zaini menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti arahan satgas penanganan dari pemerintah pusat. Diskes berencana membuka layanan vaksinasi booster dalam kegiatan vaksinasi massal bersama beberapa pihak.

- Advertisement -

"Sebenarnya seluruh puskemas membuka layanan vaksinasi booster. Tapi masih menanti tambahan pasokan vaksin booster," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini vaksinasi booster menjadi salah satu syarat dalam perjalanan dalam negeri lewat udara. Mereka yang belum vaksinasi booster wajib menunjukkan hasil swab tes PCR maupun swab tes antigen.

Baca Juga:  GMMK Desak Pemerintah Bersuara Bela Muslim Uighur

Di Pekanbaru, menipisnya ketersediaan vaksin terlihat dari habisnya stok yang ada di gudang Diskes Kota Pekanbaru. Sementara itu, di fasilitas kesehatan (faskes) masih terdapat sekitar 5.000 dosis.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Capaian vaksinasi booster di Kota Pekanbaru masih rendah. Memasuki semester kedua tahun 2022, belum menyentuh 30 persen. Vaksinasi yang sepi peminat hingga stok vaksin menipis jadi kendala.

Demikian disampaikan Ke­pala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Kamis (14/7). "Masih rendah. Hingga saat ini total capaian dosis vaksinasi booster di Pekanbaru baru mencapai 29,94 persen," kata dia.

Diuraikannya, sekarang belum terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang vaksin booster di Pekanbaru. Layanan vaksinasi booster di layanan kesehatan masih sepi peminat. "Masih sepi peminat saat ini, belum ada peningkatan dibanding pekan kemarin," imbuhnya.

Dirinya menyebut, bahwa pihaknya siap menindaklanjuti surat edaran tentang percepatan pelaksanaan vaksinasi booster bagi masyarakat. Namun ia menyadari, bahwa persediaan vaksin Covid-19 mulai menipis.

Baca Juga:  Pemprov Usulkan 2.608 NIP PPPK

Zaini menyampaikan, bahwa pasokan tambahan vaksin Covid-19 belum sampai di Kota Pekanbaru. Namun meski demikian aktivitas layanan vaksinasi tidak terganggu dengan menipisnya pasokan vaksin.

"Walau belum datang pasokan tambahan, layanan tidak terganggu karena memang sepi peminat," paparnya.

Zaini menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti arahan satgas penanganan dari pemerintah pusat. Diskes berencana membuka layanan vaksinasi booster dalam kegiatan vaksinasi massal bersama beberapa pihak.

"Sebenarnya seluruh puskemas membuka layanan vaksinasi booster. Tapi masih menanti tambahan pasokan vaksin booster," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini vaksinasi booster menjadi salah satu syarat dalam perjalanan dalam negeri lewat udara. Mereka yang belum vaksinasi booster wajib menunjukkan hasil swab tes PCR maupun swab tes antigen.

Baca Juga:  Jangan Hanya Sibuk Penyekatan Tapi Stok Vaksin Langka

Di Pekanbaru, menipisnya ketersediaan vaksin terlihat dari habisnya stok yang ada di gudang Diskes Kota Pekanbaru. Sementara itu, di fasilitas kesehatan (faskes) masih terdapat sekitar 5.000 dosis.(ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari