Senin, 7 April 2025
spot_img

Warga Keluhkan Penutupan Jalan PSBB, karena Sebabkan Macet

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Mengawali medio Mei ini, awal pekan di jalanan kota, khususnya ruas jalan yang ditutup, tampak semakin macet. Karena masyarakat semakin ramai yang beraktivitas di luar rumah.

Pantauan Riaupos.co Senin (11/5/2020) seperti Jalan Sudirman depan purna MTQ Pekanbaru, kemudian di simpang Pasar Pagi Arengka, terjadi kemacetan sekitar pukul 10:00 WIB, karena masyarakat pengguna jalan harus memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Seperti penumpukan kendaraan di Jalan Soekarno Hatta- HR Soebrantas, di mana kawasan persimpangan di bawah flyover Pasar Pagi Arengka dilakukan penutupan terkait PSBB, dari pukul 07:00-14:00 WIB. Sehingga kendaraan dari Sidomulyo dan Adi Sucipto harus mencari ruas berbeda untuk menuju pusat kota.

Baca Juga:  Masjid Pertama di Kecamatan Tampan

Seorang pengendara, Yudi mengaku harus memutar arah, karena Ia hendak ke kantor BBKSDA Kementrian Kehutanan RI di Jalan HR Soebrantas, tak jauh dari penutupan jalan. 

“Terpaksa melewati Jalan Wiraswasta dan keluar dari Jalan Kamboja, serta melawan arus ketika menuju kantor BBKSDA Riau,” kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut.

Sementara pengendara lain yang merupakan warga sekitar mengaku bernama War, sangat mengeluhkan padatnya kendaraan di kawasan pemukiman tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Anggrek. 

“Kendaraan yang akan menuju Jalan HR Soebrantas, banyak roda dua yang mengebut, karena jalan ini (Jalan Anggrek,red) tidak tertutup, sementara ini pemukiman dan banyak anak-anak,” keluhnya.

Alhasil, karena penumpukan yang terjadi semakin tinggi hingga siang. Pantauan Riaupos.co di lapangan tampak penutupan ruas Jalan HR Soebrantas dibuka lebih awal dari jadwal seharusnya pukul 14:00 WIB menjadi pukul 12:00 WIB.

Baca Juga:  Rakernas IPPAT di Pekanbaru Akan Putuskan Kebijakan Strategis

 

Laporan: Akhwan (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Mengawali medio Mei ini, awal pekan di jalanan kota, khususnya ruas jalan yang ditutup, tampak semakin macet. Karena masyarakat semakin ramai yang beraktivitas di luar rumah.

Pantauan Riaupos.co Senin (11/5/2020) seperti Jalan Sudirman depan purna MTQ Pekanbaru, kemudian di simpang Pasar Pagi Arengka, terjadi kemacetan sekitar pukul 10:00 WIB, karena masyarakat pengguna jalan harus memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Seperti penumpukan kendaraan di Jalan Soekarno Hatta- HR Soebrantas, di mana kawasan persimpangan di bawah flyover Pasar Pagi Arengka dilakukan penutupan terkait PSBB, dari pukul 07:00-14:00 WIB. Sehingga kendaraan dari Sidomulyo dan Adi Sucipto harus mencari ruas berbeda untuk menuju pusat kota.

Baca Juga:  Bukan Terpecah, Tapi Silang Pendapat Pansus Tatib DPRD Belum Final

Seorang pengendara, Yudi mengaku harus memutar arah, karena Ia hendak ke kantor BBKSDA Kementrian Kehutanan RI di Jalan HR Soebrantas, tak jauh dari penutupan jalan. 

“Terpaksa melewati Jalan Wiraswasta dan keluar dari Jalan Kamboja, serta melawan arus ketika menuju kantor BBKSDA Riau,” kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut.

Sementara pengendara lain yang merupakan warga sekitar mengaku bernama War, sangat mengeluhkan padatnya kendaraan di kawasan pemukiman tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Anggrek. 

“Kendaraan yang akan menuju Jalan HR Soebrantas, banyak roda dua yang mengebut, karena jalan ini (Jalan Anggrek,red) tidak tertutup, sementara ini pemukiman dan banyak anak-anak,” keluhnya.

Alhasil, karena penumpukan yang terjadi semakin tinggi hingga siang. Pantauan Riaupos.co di lapangan tampak penutupan ruas Jalan HR Soebrantas dibuka lebih awal dari jadwal seharusnya pukul 14:00 WIB menjadi pukul 12:00 WIB.

Baca Juga:  Rakernas IPPAT di Pekanbaru Akan Putuskan Kebijakan Strategis

 

Laporan: Akhwan (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Warga Keluhkan Penutupan Jalan PSBB, karena Sebabkan Macet

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Mengawali medio Mei ini, awal pekan di jalanan kota, khususnya ruas jalan yang ditutup, tampak semakin macet. Karena masyarakat semakin ramai yang beraktivitas di luar rumah.

Pantauan Riaupos.co Senin (11/5/2020) seperti Jalan Sudirman depan purna MTQ Pekanbaru, kemudian di simpang Pasar Pagi Arengka, terjadi kemacetan sekitar pukul 10:00 WIB, karena masyarakat pengguna jalan harus memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Seperti penumpukan kendaraan di Jalan Soekarno Hatta- HR Soebrantas, di mana kawasan persimpangan di bawah flyover Pasar Pagi Arengka dilakukan penutupan terkait PSBB, dari pukul 07:00-14:00 WIB. Sehingga kendaraan dari Sidomulyo dan Adi Sucipto harus mencari ruas berbeda untuk menuju pusat kota.

Baca Juga:  Nikmati Promo High Tea di Grand Jatra Hotel

Seorang pengendara, Yudi mengaku harus memutar arah, karena Ia hendak ke kantor BBKSDA Kementrian Kehutanan RI di Jalan HR Soebrantas, tak jauh dari penutupan jalan. 

“Terpaksa melewati Jalan Wiraswasta dan keluar dari Jalan Kamboja, serta melawan arus ketika menuju kantor BBKSDA Riau,” kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut.

Sementara pengendara lain yang merupakan warga sekitar mengaku bernama War, sangat mengeluhkan padatnya kendaraan di kawasan pemukiman tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Anggrek. 

“Kendaraan yang akan menuju Jalan HR Soebrantas, banyak roda dua yang mengebut, karena jalan ini (Jalan Anggrek,red) tidak tertutup, sementara ini pemukiman dan banyak anak-anak,” keluhnya.

Alhasil, karena penumpukan yang terjadi semakin tinggi hingga siang. Pantauan Riaupos.co di lapangan tampak penutupan ruas Jalan HR Soebrantas dibuka lebih awal dari jadwal seharusnya pukul 14:00 WIB menjadi pukul 12:00 WIB.

Baca Juga:  Alam Mayang Terima Sertifikat CHSE Kemenparekraf RI

 

Laporan: Akhwan (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Mengawali medio Mei ini, awal pekan di jalanan kota, khususnya ruas jalan yang ditutup, tampak semakin macet. Karena masyarakat semakin ramai yang beraktivitas di luar rumah.

Pantauan Riaupos.co Senin (11/5/2020) seperti Jalan Sudirman depan purna MTQ Pekanbaru, kemudian di simpang Pasar Pagi Arengka, terjadi kemacetan sekitar pukul 10:00 WIB, karena masyarakat pengguna jalan harus memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Seperti penumpukan kendaraan di Jalan Soekarno Hatta- HR Soebrantas, di mana kawasan persimpangan di bawah flyover Pasar Pagi Arengka dilakukan penutupan terkait PSBB, dari pukul 07:00-14:00 WIB. Sehingga kendaraan dari Sidomulyo dan Adi Sucipto harus mencari ruas berbeda untuk menuju pusat kota.

Baca Juga:  Tes Rapid Antigen Acak Peserta Didik Dihentikan

Seorang pengendara, Yudi mengaku harus memutar arah, karena Ia hendak ke kantor BBKSDA Kementrian Kehutanan RI di Jalan HR Soebrantas, tak jauh dari penutupan jalan. 

“Terpaksa melewati Jalan Wiraswasta dan keluar dari Jalan Kamboja, serta melawan arus ketika menuju kantor BBKSDA Riau,” kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut.

Sementara pengendara lain yang merupakan warga sekitar mengaku bernama War, sangat mengeluhkan padatnya kendaraan di kawasan pemukiman tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Anggrek. 

“Kendaraan yang akan menuju Jalan HR Soebrantas, banyak roda dua yang mengebut, karena jalan ini (Jalan Anggrek,red) tidak tertutup, sementara ini pemukiman dan banyak anak-anak,” keluhnya.

Alhasil, karena penumpukan yang terjadi semakin tinggi hingga siang. Pantauan Riaupos.co di lapangan tampak penutupan ruas Jalan HR Soebrantas dibuka lebih awal dari jadwal seharusnya pukul 14:00 WIB menjadi pukul 12:00 WIB.

Baca Juga:  Sambut Jenazah sang Ibunda di Liang Lahat

 

Laporan: Akhwan (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari