Senin, 14 September 2026
- Advertisement -

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Warga Jalan Surya Nomor 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, dikejutkan dengan peristiwa berdarah pada Jumat (7/8/2026) pagi. Rosdiana (55), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya dan diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan mengenai kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait dugaan pembunuhan atau pembacokan terhadap seorang perempuan sekitar pukul 10.22 WIB.

“Setelah menerima informasi, personel Polsek Binawidya yang dipimpin langsung Kapolsek segera menuju TKP dan mengamankan pelaku serta lokasi kejadian. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah TKP,” ujar Martin.

Baca Juga:  PKK Beri Bantuan Kursi Roda

Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula ketika pelaku terdengar menggedor pintu kamar M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21), yang juga tinggal di rumah tersebut.

Keduanya kemudian terbangun dan membuka pintu. Namun, saat pintu dibuka, Marhalim sudah tidak berada di depan kamar mereka.

Ketika keluar kamar, kedua saksi mendapati pintu kamar Rosdiana dalam keadaan terbuka. Mereka juga melihat sebuah parang tergeletak di lantai.

Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika keduanya memeriksa kamar korban. Rosdiana ditemukan telah terbaring di lantai dalam kondisi tubuh bersimbah darah.

Putri kemudian meminta bantuan Bambang Santoso (48). Saat tiba di rumah korban, Bambang justru melihat Marhalim sedang duduk di bagian depan rumah.

“Setelah melihat kondisi korban, saksi langsung mengamankan pelaku dan menginterogasi secara singkat. Pelaku mengakui telah membacok korban,” kata Martin.

Baca Juga:  85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Warga selanjutnya menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Binawidya dan petugas segera menuju lokasi.

Marhalim diketahui merupakan mantan suami Rosdiana sejak 2020. Setelah diamankan, ia dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di TKP sekitar pukul 11.40 WIB. Proses olah TKP berlangsung hingga sekitar pukul 12.10 WIB. Setelah itu, jenazah Rosdiana dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis.

Polisi turut mengamankan satu bilah parang dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan pembacokan terhadap korban.

Sementara itu, motif di balik peristiwa tersebut masih didalami penyidik. Martin menyebut pemeriksaan awal menunjukkan pelaku memiliki sifat temperamental.

“Motifnya masih kami dalami. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya pembunuhan tersebut,” pungkasnya.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Warga Jalan Surya Nomor 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, dikejutkan dengan peristiwa berdarah pada Jumat (7/8/2026) pagi. Rosdiana (55), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya dan diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan mengenai kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait dugaan pembunuhan atau pembacokan terhadap seorang perempuan sekitar pukul 10.22 WIB.

“Setelah menerima informasi, personel Polsek Binawidya yang dipimpin langsung Kapolsek segera menuju TKP dan mengamankan pelaku serta lokasi kejadian. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah TKP,” ujar Martin.

Baca Juga:  BUMKam Penggerak Ekonomi War

Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula ketika pelaku terdengar menggedor pintu kamar M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21), yang juga tinggal di rumah tersebut.

- Advertisement -

Keduanya kemudian terbangun dan membuka pintu. Namun, saat pintu dibuka, Marhalim sudah tidak berada di depan kamar mereka.

Ketika keluar kamar, kedua saksi mendapati pintu kamar Rosdiana dalam keadaan terbuka. Mereka juga melihat sebuah parang tergeletak di lantai.

- Advertisement -

Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika keduanya memeriksa kamar korban. Rosdiana ditemukan telah terbaring di lantai dalam kondisi tubuh bersimbah darah.

Putri kemudian meminta bantuan Bambang Santoso (48). Saat tiba di rumah korban, Bambang justru melihat Marhalim sedang duduk di bagian depan rumah.

“Setelah melihat kondisi korban, saksi langsung mengamankan pelaku dan menginterogasi secara singkat. Pelaku mengakui telah membacok korban,” kata Martin.

Baca Juga:  71 Pasangan Nikah Massal Gratis, Pemko Pekanbaru Sisihkan Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Warga selanjutnya menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Binawidya dan petugas segera menuju lokasi.

Marhalim diketahui merupakan mantan suami Rosdiana sejak 2020. Setelah diamankan, ia dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di TKP sekitar pukul 11.40 WIB. Proses olah TKP berlangsung hingga sekitar pukul 12.10 WIB. Setelah itu, jenazah Rosdiana dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis.

Polisi turut mengamankan satu bilah parang dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan pembacokan terhadap korban.

Sementara itu, motif di balik peristiwa tersebut masih didalami penyidik. Martin menyebut pemeriksaan awal menunjukkan pelaku memiliki sifat temperamental.

“Motifnya masih kami dalami. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya pembunuhan tersebut,” pungkasnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Warga Jalan Surya Nomor 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, dikejutkan dengan peristiwa berdarah pada Jumat (7/8/2026) pagi. Rosdiana (55), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya dan diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan mengenai kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait dugaan pembunuhan atau pembacokan terhadap seorang perempuan sekitar pukul 10.22 WIB.

“Setelah menerima informasi, personel Polsek Binawidya yang dipimpin langsung Kapolsek segera menuju TKP dan mengamankan pelaku serta lokasi kejadian. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah TKP,” ujar Martin.

Baca Juga:  LCC Duri Pastikan Ikut Riau Pos Fun Bike 2026, Turunkan 25 Peserta ke Pekanbaru

Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula ketika pelaku terdengar menggedor pintu kamar M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21), yang juga tinggal di rumah tersebut.

Keduanya kemudian terbangun dan membuka pintu. Namun, saat pintu dibuka, Marhalim sudah tidak berada di depan kamar mereka.

Ketika keluar kamar, kedua saksi mendapati pintu kamar Rosdiana dalam keadaan terbuka. Mereka juga melihat sebuah parang tergeletak di lantai.

Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika keduanya memeriksa kamar korban. Rosdiana ditemukan telah terbaring di lantai dalam kondisi tubuh bersimbah darah.

Putri kemudian meminta bantuan Bambang Santoso (48). Saat tiba di rumah korban, Bambang justru melihat Marhalim sedang duduk di bagian depan rumah.

“Setelah melihat kondisi korban, saksi langsung mengamankan pelaku dan menginterogasi secara singkat. Pelaku mengakui telah membacok korban,” kata Martin.

Baca Juga:  Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Warga selanjutnya menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Binawidya dan petugas segera menuju lokasi.

Marhalim diketahui merupakan mantan suami Rosdiana sejak 2020. Setelah diamankan, ia dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di TKP sekitar pukul 11.40 WIB. Proses olah TKP berlangsung hingga sekitar pukul 12.10 WIB. Setelah itu, jenazah Rosdiana dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis.

Polisi turut mengamankan satu bilah parang dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan pembacokan terhadap korban.

Sementara itu, motif di balik peristiwa tersebut masih didalami penyidik. Martin menyebut pemeriksaan awal menunjukkan pelaku memiliki sifat temperamental.

“Motifnya masih kami dalami. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya pembunuhan tersebut,” pungkasnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari