SIAK (RIAUPOS.CO) — Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) bernama Muhammad Shidqie Saputra (13) dilaporkan tenggelam di Sungai Jantan atau Sungai Siak saat berenang bersama dua rekannya, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. Hingga malam hari, korban masih belum berhasil ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, didampingi timnya menjelaskan, korban merupakan putra dari Endang Saputra (49), warga Jalan Raja Kecik, Siak Kota. Saat kejadian, Muhammad Shidqie Saputra berenang bersama dua orang temannya di sungai tersebut.
Peristiwa itu pertama kali diketahui seorang warga yang sedang berada di kawasan sungai depan Klenteng. Warga tersebut mendengar teriakan minta tolong dari dua anak yang panik karena melihat temannya tenggelam.
“Bang, tolong teman kami tenggelam,” teriak kedua anak tersebut.
Menurut keterangan, sesaat setelah tenggelam kepala korban masih sempat terlihat di permukaan air. Namun, karena kondisi air sungai sedang pasang, korban kemudian hilang dari pandangan dan tenggelam.
Dua rekan korban selanjutnya bergegas memanggil ayah korban. Tidak lama kemudian, ayah korban datang ke lokasi bersama personel kepolisian. Setelah itu, Tim BPBD dan Basarnas langsung melakukan upaya pencarian.
Hingga pukul 19.40 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan berbagai cara, mulai dari membuat gelombang di permukaan air hingga menggunakan mata kail yang dipasang pada ranting kayu.
“Kami melakukan pencarian, beri kami waktu. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara.
Sementara itu, puluhan warga tampak memadati kawasan Turap Singapura untuk menyaksikan sekaligus menunggu proses pencarian yang masih berlangsung. (mng)

