Sabtu, 24 Oktober 2026
- Advertisement -

Warga Keluhkan Jalan Utama Rusak Parah

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) – Ruas Jalan Utama atau Jalan Nenas di Kecamatan Sukajadi mengalami rusak cukup parah. Namun, hingga saat ini tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, baik dengan dengan cara tambal sulam ataupun dengan pengaspalan ulang (overlay).

Pantauan Riau Pos, Senin (4/3) kerusakan paling parah berada di Jalan Utama dekat persimpangan Jalan Pepaya. Kerusakannya seperti aspal terkelupas dan berbentuk bulatan hingga digenangi air. Para pengendara yang melintas tampak berhati-hati mengindari jalan rusak berlubang yang tergenang air tersebut.

”Kondisinya rusak parah berlubang, apalagi saat ini musim hujan, maka jalan yang rusak berlubang digenangi air. Beberapa waktu lalu sempat ditimbun oleh warga setempat menggunakan pecahan batu bata tetapi kondisinya saat ini tampak kembali rusak parah.

Baca Juga:  Siapkan Pos Penjagaan di Pintu Masuk  Kota

Bahkan diameter jalan yang rusak berlubang tersebut malah semakin besar,” ujar Erwin, salah seorang warga sekitar, kemarin.

Ia mengungkapkan, dirinya bersama dengan warga sekitar sudah berupaya menimbun jalan yang rusak berlubang tersebut dengan pecahan batu bata untuk  mencegah jatuh korban karena jalan rusak berlubang itu tergenang air hujan bisa membahayakan warga pengendara yang melintas.

Namun karena saat ini musim hujan, jalan kembali mengalami rusak parah. Dirinya berharap agar pemerintah daerah bisa segera melakukan perbaikan, jika tidak segera dilakukan perbaikan kondisi jalan akan semakin rusak parah. Dan mungkin saja bisa memakan korban jiwa jika para pengendara sepeda motor tidak berhati-hati.

”Kami berharap tolonglah kepada pemerintah jangan diam saja melihat kondisi jalan yang rusak seperti ini. Paling tidak mungkin bisa diperbaiki dulu dengan ditimbun dengan semen, sebelum ditambal pakai aspal. Ini kan seperti tutup mata saja, tak kunjung dilakukan perbaikan,” ujarnya.(dof)

Baca Juga:  DPRD Umumkan Susunan Fraksi, Minus Demokrat

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) – Ruas Jalan Utama atau Jalan Nenas di Kecamatan Sukajadi mengalami rusak cukup parah. Namun, hingga saat ini tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, baik dengan dengan cara tambal sulam ataupun dengan pengaspalan ulang (overlay).

Pantauan Riau Pos, Senin (4/3) kerusakan paling parah berada di Jalan Utama dekat persimpangan Jalan Pepaya. Kerusakannya seperti aspal terkelupas dan berbentuk bulatan hingga digenangi air. Para pengendara yang melintas tampak berhati-hati mengindari jalan rusak berlubang yang tergenang air tersebut.

”Kondisinya rusak parah berlubang, apalagi saat ini musim hujan, maka jalan yang rusak berlubang digenangi air. Beberapa waktu lalu sempat ditimbun oleh warga setempat menggunakan pecahan batu bata tetapi kondisinya saat ini tampak kembali rusak parah.

Baca Juga:  Usai Lebaran, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penyaluran Beras CPP ke Seluruh Kecamatan

Bahkan diameter jalan yang rusak berlubang tersebut malah semakin besar,” ujar Erwin, salah seorang warga sekitar, kemarin.

Ia mengungkapkan, dirinya bersama dengan warga sekitar sudah berupaya menimbun jalan yang rusak berlubang tersebut dengan pecahan batu bata untuk  mencegah jatuh korban karena jalan rusak berlubang itu tergenang air hujan bisa membahayakan warga pengendara yang melintas.

- Advertisement -

Namun karena saat ini musim hujan, jalan kembali mengalami rusak parah. Dirinya berharap agar pemerintah daerah bisa segera melakukan perbaikan, jika tidak segera dilakukan perbaikan kondisi jalan akan semakin rusak parah. Dan mungkin saja bisa memakan korban jiwa jika para pengendara sepeda motor tidak berhati-hati.

”Kami berharap tolonglah kepada pemerintah jangan diam saja melihat kondisi jalan yang rusak seperti ini. Paling tidak mungkin bisa diperbaiki dulu dengan ditimbun dengan semen, sebelum ditambal pakai aspal. Ini kan seperti tutup mata saja, tak kunjung dilakukan perbaikan,” ujarnya.(dof)

Baca Juga:  23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) – Ruas Jalan Utama atau Jalan Nenas di Kecamatan Sukajadi mengalami rusak cukup parah. Namun, hingga saat ini tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, baik dengan dengan cara tambal sulam ataupun dengan pengaspalan ulang (overlay).

Pantauan Riau Pos, Senin (4/3) kerusakan paling parah berada di Jalan Utama dekat persimpangan Jalan Pepaya. Kerusakannya seperti aspal terkelupas dan berbentuk bulatan hingga digenangi air. Para pengendara yang melintas tampak berhati-hati mengindari jalan rusak berlubang yang tergenang air tersebut.

”Kondisinya rusak parah berlubang, apalagi saat ini musim hujan, maka jalan yang rusak berlubang digenangi air. Beberapa waktu lalu sempat ditimbun oleh warga setempat menggunakan pecahan batu bata tetapi kondisinya saat ini tampak kembali rusak parah.

Baca Juga:  Ketahuan Nongkrong Saat Jam Kerja, 37 ASN Terjaring Razia Satpol PP

Bahkan diameter jalan yang rusak berlubang tersebut malah semakin besar,” ujar Erwin, salah seorang warga sekitar, kemarin.

Ia mengungkapkan, dirinya bersama dengan warga sekitar sudah berupaya menimbun jalan yang rusak berlubang tersebut dengan pecahan batu bata untuk  mencegah jatuh korban karena jalan rusak berlubang itu tergenang air hujan bisa membahayakan warga pengendara yang melintas.

Namun karena saat ini musim hujan, jalan kembali mengalami rusak parah. Dirinya berharap agar pemerintah daerah bisa segera melakukan perbaikan, jika tidak segera dilakukan perbaikan kondisi jalan akan semakin rusak parah. Dan mungkin saja bisa memakan korban jiwa jika para pengendara sepeda motor tidak berhati-hati.

”Kami berharap tolonglah kepada pemerintah jangan diam saja melihat kondisi jalan yang rusak seperti ini. Paling tidak mungkin bisa diperbaiki dulu dengan ditimbun dengan semen, sebelum ditambal pakai aspal. Ini kan seperti tutup mata saja, tak kunjung dilakukan perbaikan,” ujarnya.(dof)

Baca Juga:  335 Bidang Tanah Aset Pemko Belum Bersertifikat 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari