Sabtu, 27 Juni 2026
- Advertisement -

Mahasiswa Kuansing Demo DPRD dan Bupati

TELUKKUANTAN (RAIUPOS.CO) – RATUSAN massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuantan Singingi (AMKS) mendatangi kantor DPRD Kuansing, Rabu (13/4) siang. Kedatangan mahasiswa tersebut meminta DPRD Kuansing untuk segera melaksanakan rapat paripurna LKPj Bupati 2021.

Saat melakukan aksi di luar gerbang kantor wakil rakyat, para mahasiswa mendesak untuk melakukan audiensi dengan semua anggota DPRD yang hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka. Para mahasiswa mendesak agar segera bubarkan koalisi-koalisi pasca-kisruh pembentukan AKD kemarin. Dan hentikan seteru antara eksekutif dan legislatif.

Awalnya, para mahasiswa berdemo di luar halaman kantor. Lalu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menerima mereka untuk menyampaikan aspirasi di dalam ruangan paripurna. "Gedung ini punya kalian saudaraku. Kita berdialog di dalam ini. Silakan masuk," ujar Adam mempersilahkan seluruh mahasiswa.

Baca Juga:  Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Menurut Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Dwi Rosita Musa di hadapan Ketua dan beberapa anggota DPRD Kuansing, menyebutkan bahwa saat ini anggota DPRD Kuansing sedang terkotak-kotak. "Kami minta tidak ada lagi koalisi-koalisi di DPRD Kuansing ini. Banyak persoalan yang harus dibahas. Dahulukan kepentingan masyarakat Kuansing ketimbang politik. Dan kami juga menuntut bubarkan koalisi Sanjai dan Galamai yang menjadi pemicu batalnya rapat paripurna kemarin," kata Dwi Rosita.

Dia juga mengancam, jika rapat Paripurna LKPj bupati tidak segera dilaksanakan dalam waktu 1×24 jam, mahasiswa akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi. "Ini harus disegerakan. Masing-masing koalisi jangan kedepankan ego. Pikirkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Kelabui Petugas Pakai Cadar, Lelaki Positif Corona Ini Ditangkap di Ternate

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menyebutkan bahwa rapat paripurna tersebut bisa dilaksanakan jika empat fraksi melayangkan surat kembali ke DPRD Kuansing.

"Dulu ada empat fraksi di DPRD melayangkan surat bahwa tidak ikut rapat setiap agenda rapat di DPRD. Nah, ini kita tunggu suratnya lagi. Baru setelah itu kita agendakan ulang rapat paripurna LKPj bupati," kata Adam.

Usai mendatangi kantor DPRD Kuansing, ratusan mahasiswa juga mendatangi kantor Bupati Kuansing.(ose)

Laporan MARDIAS CHAN DAN JUPRISON, Telukkuantan

 

TELUKKUANTAN (RAIUPOS.CO) – RATUSAN massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuantan Singingi (AMKS) mendatangi kantor DPRD Kuansing, Rabu (13/4) siang. Kedatangan mahasiswa tersebut meminta DPRD Kuansing untuk segera melaksanakan rapat paripurna LKPj Bupati 2021.

Saat melakukan aksi di luar gerbang kantor wakil rakyat, para mahasiswa mendesak untuk melakukan audiensi dengan semua anggota DPRD yang hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka. Para mahasiswa mendesak agar segera bubarkan koalisi-koalisi pasca-kisruh pembentukan AKD kemarin. Dan hentikan seteru antara eksekutif dan legislatif.

Awalnya, para mahasiswa berdemo di luar halaman kantor. Lalu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menerima mereka untuk menyampaikan aspirasi di dalam ruangan paripurna. "Gedung ini punya kalian saudaraku. Kita berdialog di dalam ini. Silakan masuk," ujar Adam mempersilahkan seluruh mahasiswa.

Baca Juga:  Tiga Tahun Beraksi Cabuli 34 Murid, Pelaku Sudah Dipecat dari Ponpes

Menurut Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Dwi Rosita Musa di hadapan Ketua dan beberapa anggota DPRD Kuansing, menyebutkan bahwa saat ini anggota DPRD Kuansing sedang terkotak-kotak. "Kami minta tidak ada lagi koalisi-koalisi di DPRD Kuansing ini. Banyak persoalan yang harus dibahas. Dahulukan kepentingan masyarakat Kuansing ketimbang politik. Dan kami juga menuntut bubarkan koalisi Sanjai dan Galamai yang menjadi pemicu batalnya rapat paripurna kemarin," kata Dwi Rosita.

Dia juga mengancam, jika rapat Paripurna LKPj bupati tidak segera dilaksanakan dalam waktu 1×24 jam, mahasiswa akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi. "Ini harus disegerakan. Masing-masing koalisi jangan kedepankan ego. Pikirkan masyarakat," katanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tersangka Penggunaan Alat Bekas Antigen di Kualanamu Untung Rp1,8 M

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menyebutkan bahwa rapat paripurna tersebut bisa dilaksanakan jika empat fraksi melayangkan surat kembali ke DPRD Kuansing.

"Dulu ada empat fraksi di DPRD melayangkan surat bahwa tidak ikut rapat setiap agenda rapat di DPRD. Nah, ini kita tunggu suratnya lagi. Baru setelah itu kita agendakan ulang rapat paripurna LKPj bupati," kata Adam.

- Advertisement -

Usai mendatangi kantor DPRD Kuansing, ratusan mahasiswa juga mendatangi kantor Bupati Kuansing.(ose)

Laporan MARDIAS CHAN DAN JUPRISON, Telukkuantan

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RAIUPOS.CO) – RATUSAN massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuantan Singingi (AMKS) mendatangi kantor DPRD Kuansing, Rabu (13/4) siang. Kedatangan mahasiswa tersebut meminta DPRD Kuansing untuk segera melaksanakan rapat paripurna LKPj Bupati 2021.

Saat melakukan aksi di luar gerbang kantor wakil rakyat, para mahasiswa mendesak untuk melakukan audiensi dengan semua anggota DPRD yang hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka. Para mahasiswa mendesak agar segera bubarkan koalisi-koalisi pasca-kisruh pembentukan AKD kemarin. Dan hentikan seteru antara eksekutif dan legislatif.

Awalnya, para mahasiswa berdemo di luar halaman kantor. Lalu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menerima mereka untuk menyampaikan aspirasi di dalam ruangan paripurna. "Gedung ini punya kalian saudaraku. Kita berdialog di dalam ini. Silakan masuk," ujar Adam mempersilahkan seluruh mahasiswa.

Baca Juga:  Kelabui Petugas Pakai Cadar, Lelaki Positif Corona Ini Ditangkap di Ternate

Menurut Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Dwi Rosita Musa di hadapan Ketua dan beberapa anggota DPRD Kuansing, menyebutkan bahwa saat ini anggota DPRD Kuansing sedang terkotak-kotak. "Kami minta tidak ada lagi koalisi-koalisi di DPRD Kuansing ini. Banyak persoalan yang harus dibahas. Dahulukan kepentingan masyarakat Kuansing ketimbang politik. Dan kami juga menuntut bubarkan koalisi Sanjai dan Galamai yang menjadi pemicu batalnya rapat paripurna kemarin," kata Dwi Rosita.

Dia juga mengancam, jika rapat Paripurna LKPj bupati tidak segera dilaksanakan dalam waktu 1×24 jam, mahasiswa akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi. "Ini harus disegerakan. Masing-masing koalisi jangan kedepankan ego. Pikirkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Polres Kampar Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Dekat Tol Bangkinang-Tanjung Alai

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH menyebutkan bahwa rapat paripurna tersebut bisa dilaksanakan jika empat fraksi melayangkan surat kembali ke DPRD Kuansing.

"Dulu ada empat fraksi di DPRD melayangkan surat bahwa tidak ikut rapat setiap agenda rapat di DPRD. Nah, ini kita tunggu suratnya lagi. Baru setelah itu kita agendakan ulang rapat paripurna LKPj bupati," kata Adam.

Usai mendatangi kantor DPRD Kuansing, ratusan mahasiswa juga mendatangi kantor Bupati Kuansing.(ose)

Laporan MARDIAS CHAN DAN JUPRISON, Telukkuantan

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari