Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Naik, Pekan Ini Rp1.617 Per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 1-7 Juli mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp46,25/Kg atau dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp1.617,61/Kg. 

Kepala dinas Perkebunan Riau, Zulfadli melalui Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. Tercatat hanya harga jual kernel dari Astra Agro Lestari Group yang mengalami penurunan. 

Baca Juga:  PLN Rombak Jabatan dan Kursi Direksi

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp239,47/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp229,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp212,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp220,01/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp27,27/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp71,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. 

"Mobilitas yang dicirikan dengan tingkat kemacetan mulai teramati di berbagai kota besar di dunia membuat harga minyak mentah terangkat naik. Kenaikan harga minyak mentah ini turut membuat harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) ikut terapresiasi karena kenaikan harga minyak membuat penggunaan CPO untuk bahan baku biodiesel menjadi lebih menarik dan turut mendongkrak permintaan," jelasnya.

Baca Juga:  Nikmati Voucer Honda Kesayangan di Hari Kasih Sayang

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 1-7 Juli mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp46,25/Kg atau dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp1.617,61/Kg. 

Kepala dinas Perkebunan Riau, Zulfadli melalui Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. Tercatat hanya harga jual kernel dari Astra Agro Lestari Group yang mengalami penurunan. 

Baca Juga:  Promo Tambah Daya Super WOW PLN UIWRKR

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp239,47/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp229,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp212,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp220,01/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp27,27/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp71,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. 

"Mobilitas yang dicirikan dengan tingkat kemacetan mulai teramati di berbagai kota besar di dunia membuat harga minyak mentah terangkat naik. Kenaikan harga minyak mentah ini turut membuat harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) ikut terapresiasi karena kenaikan harga minyak membuat penggunaan CPO untuk bahan baku biodiesel menjadi lebih menarik dan turut mendongkrak permintaan," jelasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  SKK Migas dan Pertamina EP Salurkan Bantuan Hand Sanitizer

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 1-7 Juli mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp46,25/Kg atau dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp1.617,61/Kg. 

Kepala dinas Perkebunan Riau, Zulfadli melalui Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. Tercatat hanya harga jual kernel dari Astra Agro Lestari Group yang mengalami penurunan. 

Baca Juga:  SKK Migas Sumbagut Dorong BOB PT BSP-PH Lakukan Percepatan Pengeboran

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp239,47/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp229,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp212,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp220,01/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp27,27/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp71,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. 

"Mobilitas yang dicirikan dengan tingkat kemacetan mulai teramati di berbagai kota besar di dunia membuat harga minyak mentah terangkat naik. Kenaikan harga minyak mentah ini turut membuat harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) ikut terapresiasi karena kenaikan harga minyak membuat penggunaan CPO untuk bahan baku biodiesel menjadi lebih menarik dan turut mendongkrak permintaan," jelasnya.

Baca Juga:  Anniversary ke-2, Menara Mas Pekanbaru Gelar Donor Darah dan Bakti Sosial

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari