Kamis, 3 April 2025
spot_img

PLN Remajakan Infrastruktur Kelistrikan dengan Investasi Rp45 M

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan peremajaan pada beberapa material transmisi utama (MTU) untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia. Kegiatan tersebut memerlukan investasi Rp45 miliar.

General Manager PLN UIT JBB, Erwin Ansori mengatakan, PLN telah berhasil melakukan pemberian tegangan (energize) trafo dengan kapasitas 60 MVA pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 KV Ketapang, yang berlokasi di Jakarta Pusat. Trafo senilai Rp15 miliar tersebut menggantikan trafo lama yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. "GIS Ketapang merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jakarta, memasok langsung daerah ring satu istana negara, selain itu juga memasok beberapa perkantoran, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya," kata Erwin, Kamis (28/4).

Baca Juga:  Naik Lagi, Harga TBS Kelapa Sawit Riau Jadi Rp2.180,09 per Kg

Menurut Erwin, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penggantian untuk 2 trafo lainnya dengan kapasitas yang sama, sehingga total nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk penggantian trafo ini kurang lebih Rp45 miliar.

Pekerjaan ini telah dimulai pada 22 Februari dan selesai pada 25 Maret 2022, terhitung sejak proses transportasi pengangkutan trafo sampai ke lokasi pemasangan. "Petugas PLN telah bekerja dengan maksimal mengupayakan proses pemindahan dan pemasangan trafo dengan berat lebih dari 100 ton ini. Seperti saat proses pengiriman trafo, pekerjaan ini harus dilakukan dari tengah malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas membelah jalanan Jakarta," tuturnya.

Dengan adanya peremajaan pada sejumlah infrastruktur ini, akan meningkatkan keandalan pasokan listrik sampai ke pelanggan. Selain untuk menghadapi event internasional juga untuk memenuhi tuntutan layanan Zero Down Time (ZDT) di wilayah Ibu Kota Jakarta.(adv/anf)

Baca Juga:  Kepuasan Terpenuhi, Konsumen Sulit Beralih ke Merek Lain

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan peremajaan pada beberapa material transmisi utama (MTU) untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia. Kegiatan tersebut memerlukan investasi Rp45 miliar.

General Manager PLN UIT JBB, Erwin Ansori mengatakan, PLN telah berhasil melakukan pemberian tegangan (energize) trafo dengan kapasitas 60 MVA pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 KV Ketapang, yang berlokasi di Jakarta Pusat. Trafo senilai Rp15 miliar tersebut menggantikan trafo lama yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. "GIS Ketapang merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jakarta, memasok langsung daerah ring satu istana negara, selain itu juga memasok beberapa perkantoran, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya," kata Erwin, Kamis (28/4).

Baca Juga:  Di Tengah Wabah Virus Corona, BI Masih Optimistis

Menurut Erwin, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penggantian untuk 2 trafo lainnya dengan kapasitas yang sama, sehingga total nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk penggantian trafo ini kurang lebih Rp45 miliar.

Pekerjaan ini telah dimulai pada 22 Februari dan selesai pada 25 Maret 2022, terhitung sejak proses transportasi pengangkutan trafo sampai ke lokasi pemasangan. "Petugas PLN telah bekerja dengan maksimal mengupayakan proses pemindahan dan pemasangan trafo dengan berat lebih dari 100 ton ini. Seperti saat proses pengiriman trafo, pekerjaan ini harus dilakukan dari tengah malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas membelah jalanan Jakarta," tuturnya.

Dengan adanya peremajaan pada sejumlah infrastruktur ini, akan meningkatkan keandalan pasokan listrik sampai ke pelanggan. Selain untuk menghadapi event internasional juga untuk memenuhi tuntutan layanan Zero Down Time (ZDT) di wilayah Ibu Kota Jakarta.(adv/anf)

Baca Juga:  Naik Lagi, Harga TBS Kelapa Sawit Riau Jadi Rp2.180,09 per Kg
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

PLN Remajakan Infrastruktur Kelistrikan dengan Investasi Rp45 M

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan peremajaan pada beberapa material transmisi utama (MTU) untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia. Kegiatan tersebut memerlukan investasi Rp45 miliar.

General Manager PLN UIT JBB, Erwin Ansori mengatakan, PLN telah berhasil melakukan pemberian tegangan (energize) trafo dengan kapasitas 60 MVA pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 KV Ketapang, yang berlokasi di Jakarta Pusat. Trafo senilai Rp15 miliar tersebut menggantikan trafo lama yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. "GIS Ketapang merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jakarta, memasok langsung daerah ring satu istana negara, selain itu juga memasok beberapa perkantoran, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya," kata Erwin, Kamis (28/4).

Baca Juga:  Di Tengah Wabah Virus Corona, BI Masih Optimistis

Menurut Erwin, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penggantian untuk 2 trafo lainnya dengan kapasitas yang sama, sehingga total nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk penggantian trafo ini kurang lebih Rp45 miliar.

Pekerjaan ini telah dimulai pada 22 Februari dan selesai pada 25 Maret 2022, terhitung sejak proses transportasi pengangkutan trafo sampai ke lokasi pemasangan. "Petugas PLN telah bekerja dengan maksimal mengupayakan proses pemindahan dan pemasangan trafo dengan berat lebih dari 100 ton ini. Seperti saat proses pengiriman trafo, pekerjaan ini harus dilakukan dari tengah malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas membelah jalanan Jakarta," tuturnya.

Dengan adanya peremajaan pada sejumlah infrastruktur ini, akan meningkatkan keandalan pasokan listrik sampai ke pelanggan. Selain untuk menghadapi event internasional juga untuk memenuhi tuntutan layanan Zero Down Time (ZDT) di wilayah Ibu Kota Jakarta.(adv/anf)

Baca Juga:  Bank BJB Dukung Kesejahteraan Petani Jagung lewat KUR Petani Milenial

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan peremajaan pada beberapa material transmisi utama (MTU) untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia. Kegiatan tersebut memerlukan investasi Rp45 miliar.

General Manager PLN UIT JBB, Erwin Ansori mengatakan, PLN telah berhasil melakukan pemberian tegangan (energize) trafo dengan kapasitas 60 MVA pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 KV Ketapang, yang berlokasi di Jakarta Pusat. Trafo senilai Rp15 miliar tersebut menggantikan trafo lama yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. "GIS Ketapang merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jakarta, memasok langsung daerah ring satu istana negara, selain itu juga memasok beberapa perkantoran, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitarnya," kata Erwin, Kamis (28/4).

Baca Juga:  Kinerja RFB Melejit di Semester I Tahun 2019

Menurut Erwin, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penggantian untuk 2 trafo lainnya dengan kapasitas yang sama, sehingga total nilai investasi yang dikeluarkan PLN untuk penggantian trafo ini kurang lebih Rp45 miliar.

Pekerjaan ini telah dimulai pada 22 Februari dan selesai pada 25 Maret 2022, terhitung sejak proses transportasi pengangkutan trafo sampai ke lokasi pemasangan. "Petugas PLN telah bekerja dengan maksimal mengupayakan proses pemindahan dan pemasangan trafo dengan berat lebih dari 100 ton ini. Seperti saat proses pengiriman trafo, pekerjaan ini harus dilakukan dari tengah malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas membelah jalanan Jakarta," tuturnya.

Dengan adanya peremajaan pada sejumlah infrastruktur ini, akan meningkatkan keandalan pasokan listrik sampai ke pelanggan. Selain untuk menghadapi event internasional juga untuk memenuhi tuntutan layanan Zero Down Time (ZDT) di wilayah Ibu Kota Jakarta.(adv/anf)

Baca Juga:  Chery Berikan Harga Spesial untuk Pembelian Omoda E5
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari