Sabtu, 2 Mei 2026
- Advertisement -

PT BRK Sosialisasikan Konversi Syariah kepada Mubalig dan Ustaz

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk menyosialisasikan konversi PT Bank Riau Kepri (BRK) menuju bank syariah, PT BRK melakukan sosialisasi dan pembekalan kepada 300 mubalig dan ustaz di Riau di Ballroom Menara Dang Merdu BRK, Pekanbaru, Rabu (9/3).

Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri langsung di 100 mubalig dan ustaz di Kota Pekanbaru dan 200 orang yang hadir secara virtual.

"Alhamdulillah kegiatan ini juga dihadiri Sekjen MUI Pusat, Kepala Bapenda Riau yang juga Komisaris BRK Pak Syahrial Abdi dan Wakil Ketua DPRD Riau Pak Hardianto," kata Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari, Rabu (9/3).

Lebih lanjut Andi mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan dalam rangka meminta dukungan mubalig dan ustaz terkait konversi BRK Syariah.

"Jadi kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja kita laksanakan, tapi akan terus kita lakukan untuk mendapat dukungan para mubalig dan ustaz," ujarnya.

Baca Juga:  PLN Siap Mendukung Infrastruktur dan Pasokan Listrik

Untuk itu, Andi Buchari meminta dukungan para ulama, mubalig dan ustaz untuk mengajak masyarakat Riau dan Kepri menggunakan BRK Syariah.

"Ajakan tersebut kiranya dapat disampaikan, baik kepada para jemaah dan masyarakat di forum-forum khutbah Jumat, pengajian, tablig, maupun berbagai kesempatan lainnya," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menginformasikan bahwa perizinan konversi BRK Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya tinggal menunggu waktu. Pasalnya seluruh kesiapan konversi sudah clear dan tidak ada masalah lagi. "Alhamdulillah pimpinan OJK Riau menyampaikan in sya Allah tak lama lagi perizinan BRK Syariah keluar," katanya.

Andi Buchari juga menyampaikan, dalam menuju konversi BRK Syariah banyak hal yang harus dilakukan, karena ini tidak seperti mengganti kartu identitas biasa.

Baca Juga:  PHRI Minta Relaksasi PPh 25 Segera Diberikan ke Industri

"Tapi kita harus betul-betul mempersiapkan banyak hal, baik itu mulai dari survei pasar, SOP, buku pedoman perusahaan, melakukan training/pelatihan SDM, kesiapan teknologi, dan perda. Seperti menyiapkan perda saja perlu waktu," jelasnya.

Andi mengatakan proses konversi BRK Syariah sejauh ini tidak ada masalah lagi. Terakhir pada Februari lalu sudah dilakukan klarifikasi. Karena semua harus dilakukan cek dan ricek, bahkan segi teknologi sudah tidak ada masalah.

"Kami berharap masyarakat bisa bersabar karena melakukan konversi ini tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mudah-mudahan dengan adanya pengecekan secara teliti oleh OJK dari segala hal menyangkut teknologi, SOP, SDM diharapkan nanti pasca BRK menjadi BRK Syariah akan berjalan mulus ke depan," ujarnya.(das)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk menyosialisasikan konversi PT Bank Riau Kepri (BRK) menuju bank syariah, PT BRK melakukan sosialisasi dan pembekalan kepada 300 mubalig dan ustaz di Riau di Ballroom Menara Dang Merdu BRK, Pekanbaru, Rabu (9/3).

Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri langsung di 100 mubalig dan ustaz di Kota Pekanbaru dan 200 orang yang hadir secara virtual.

"Alhamdulillah kegiatan ini juga dihadiri Sekjen MUI Pusat, Kepala Bapenda Riau yang juga Komisaris BRK Pak Syahrial Abdi dan Wakil Ketua DPRD Riau Pak Hardianto," kata Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari, Rabu (9/3).

Lebih lanjut Andi mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan dalam rangka meminta dukungan mubalig dan ustaz terkait konversi BRK Syariah.

"Jadi kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja kita laksanakan, tapi akan terus kita lakukan untuk mendapat dukungan para mubalig dan ustaz," ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Hotel Mutiara Merdeka Tawarkan Buka Puasa Mulai Rp65 Ribu

Untuk itu, Andi Buchari meminta dukungan para ulama, mubalig dan ustaz untuk mengajak masyarakat Riau dan Kepri menggunakan BRK Syariah.

"Ajakan tersebut kiranya dapat disampaikan, baik kepada para jemaah dan masyarakat di forum-forum khutbah Jumat, pengajian, tablig, maupun berbagai kesempatan lainnya," tuturnya.

- Advertisement -

Pada kesempatan tersebut, ia juga menginformasikan bahwa perizinan konversi BRK Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya tinggal menunggu waktu. Pasalnya seluruh kesiapan konversi sudah clear dan tidak ada masalah lagi. "Alhamdulillah pimpinan OJK Riau menyampaikan in sya Allah tak lama lagi perizinan BRK Syariah keluar," katanya.

Andi Buchari juga menyampaikan, dalam menuju konversi BRK Syariah banyak hal yang harus dilakukan, karena ini tidak seperti mengganti kartu identitas biasa.

Baca Juga:  PLN Siap Mendukung Infrastruktur dan Pasokan Listrik

"Tapi kita harus betul-betul mempersiapkan banyak hal, baik itu mulai dari survei pasar, SOP, buku pedoman perusahaan, melakukan training/pelatihan SDM, kesiapan teknologi, dan perda. Seperti menyiapkan perda saja perlu waktu," jelasnya.

Andi mengatakan proses konversi BRK Syariah sejauh ini tidak ada masalah lagi. Terakhir pada Februari lalu sudah dilakukan klarifikasi. Karena semua harus dilakukan cek dan ricek, bahkan segi teknologi sudah tidak ada masalah.

"Kami berharap masyarakat bisa bersabar karena melakukan konversi ini tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mudah-mudahan dengan adanya pengecekan secara teliti oleh OJK dari segala hal menyangkut teknologi, SOP, SDM diharapkan nanti pasca BRK menjadi BRK Syariah akan berjalan mulus ke depan," ujarnya.(das)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk menyosialisasikan konversi PT Bank Riau Kepri (BRK) menuju bank syariah, PT BRK melakukan sosialisasi dan pembekalan kepada 300 mubalig dan ustaz di Riau di Ballroom Menara Dang Merdu BRK, Pekanbaru, Rabu (9/3).

Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri langsung di 100 mubalig dan ustaz di Kota Pekanbaru dan 200 orang yang hadir secara virtual.

"Alhamdulillah kegiatan ini juga dihadiri Sekjen MUI Pusat, Kepala Bapenda Riau yang juga Komisaris BRK Pak Syahrial Abdi dan Wakil Ketua DPRD Riau Pak Hardianto," kata Direktur Utama (Dirut) BRK, Andi Buchari, Rabu (9/3).

Lebih lanjut Andi mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan dalam rangka meminta dukungan mubalig dan ustaz terkait konversi BRK Syariah.

"Jadi kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja kita laksanakan, tapi akan terus kita lakukan untuk mendapat dukungan para mubalig dan ustaz," ujarnya.

Baca Juga:  Ini Juara MBtech Awards Bali 2019

Untuk itu, Andi Buchari meminta dukungan para ulama, mubalig dan ustaz untuk mengajak masyarakat Riau dan Kepri menggunakan BRK Syariah.

"Ajakan tersebut kiranya dapat disampaikan, baik kepada para jemaah dan masyarakat di forum-forum khutbah Jumat, pengajian, tablig, maupun berbagai kesempatan lainnya," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menginformasikan bahwa perizinan konversi BRK Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya tinggal menunggu waktu. Pasalnya seluruh kesiapan konversi sudah clear dan tidak ada masalah lagi. "Alhamdulillah pimpinan OJK Riau menyampaikan in sya Allah tak lama lagi perizinan BRK Syariah keluar," katanya.

Andi Buchari juga menyampaikan, dalam menuju konversi BRK Syariah banyak hal yang harus dilakukan, karena ini tidak seperti mengganti kartu identitas biasa.

Baca Juga:  Garuda Catat Laba Bersih Capai 19,73 Juta Dolar AS

"Tapi kita harus betul-betul mempersiapkan banyak hal, baik itu mulai dari survei pasar, SOP, buku pedoman perusahaan, melakukan training/pelatihan SDM, kesiapan teknologi, dan perda. Seperti menyiapkan perda saja perlu waktu," jelasnya.

Andi mengatakan proses konversi BRK Syariah sejauh ini tidak ada masalah lagi. Terakhir pada Februari lalu sudah dilakukan klarifikasi. Karena semua harus dilakukan cek dan ricek, bahkan segi teknologi sudah tidak ada masalah.

"Kami berharap masyarakat bisa bersabar karena melakukan konversi ini tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mudah-mudahan dengan adanya pengecekan secara teliti oleh OJK dari segala hal menyangkut teknologi, SOP, SDM diharapkan nanti pasca BRK menjadi BRK Syariah akan berjalan mulus ke depan," ujarnya.(das)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari