Senin, 15 Juni 2026
- Advertisement -

Gedung Daerah Siak Bergemuruh

SIAK (RIAUPOS.CO)  — Event balap sepeda internasional Tour de Siak (TdSi) dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Rabu (18/9). Disaksikan oleh Wakil Ketua PB ISSI Andika, Bupati Siak H Alfedri, dan sejumlah tamu undangan, termasuk mantan Bupati Siak H Arwin. Hadir juga pimpinan DPRD Siak, forkopimda dan kadis, kabid dan staf di Pemkab Siak.

 

Gubri mengucapkan selamat atas tujuh kali event TdSi. Menurutnya, TdSi dirancanguntuk menyemangati, mempromosikan pariwisata. “Sebagai ne­geri destinasi wisata, jika mau maju pariwisata, setidaktidaknya ada iven iven internasional. Itulah hasil koordinasi saya dengan Kementerian Pariwisata,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya saat ini, untuk Riau sudah menambah kegiatan baru selain TdSi, ada Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Dragon Boat Race di Candi Muara Takus, ada 10 klub atlet dayung dari mancanegara. Dan Riau sudah siap dengan itu, selanjutnya akan meningkatkan pariwisata di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru.

Baca Juga:  Kajari Rohil Gelar Pemusnahan BB Tindak Pidana 

“Di masa akan datang Siak sebagai bagian dari wisata itu. Selaku orang Siak, mari kita jaga dan pertahankan budaya kita,” ucapnya.

Konferensi Budaya di Bangkok, pariwisata yang berwawasan lingkungan, menjadi bagian yang terpenting. Siak sebagai Kota Adipura dapat meningkatkan UMKM dan ekonomi kreatif dan mudah mudahan bisa menjadi bagian kota berwawasan lingkungan.

Sementara Wakil Ketua PB ISSI Andika, mengapresiasi Pemerintah Siak yang membuat event balap sepeda internasional dan mendukung balap sepeda ini sebagai bukti konsistensi dalam mengembangkan balap sepeda.

“Saya mendengar tahun depan Pemerintah Provinsi Riau mengambil alih kegiatan ini. Event ini tidak saja diadakan di Kabupaten Siak, tapi di kabupaten lainnya. Semoga ini akan menjadi kenyataannya. Sehingga gaungnya akan semakin besar pula,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada dan PON 2020, Kapolri Ingatkan Brimob soal Kerawanan

Balap sepeda ini sangat menarik. Tidak hanya promosi wisata daerah, tapi juga meningkatkan prestasi atlet. “Tentunya ini peluang yang harus kita tangkap, terutama untuk masyarakat Siak khususnya dan Riau pada umumnya,” harapnya.

Sementara Bupati Siak Alfedri mengaku sangat terharu atas resmi dibukanya TdSi yang ketujuh kalinya. “Awalnya saya khawatir karena kabut asap. Tapi dukungan semua pihak menguatkan saya, dan saya mengucapkan terima kasih. Karena suksesnya acara ini merupakan sukses bersama,” ungkapnya.(mng/wik)

SIAK (RIAUPOS.CO)  — Event balap sepeda internasional Tour de Siak (TdSi) dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Rabu (18/9). Disaksikan oleh Wakil Ketua PB ISSI Andika, Bupati Siak H Alfedri, dan sejumlah tamu undangan, termasuk mantan Bupati Siak H Arwin. Hadir juga pimpinan DPRD Siak, forkopimda dan kadis, kabid dan staf di Pemkab Siak.

 

Gubri mengucapkan selamat atas tujuh kali event TdSi. Menurutnya, TdSi dirancanguntuk menyemangati, mempromosikan pariwisata. “Sebagai ne­geri destinasi wisata, jika mau maju pariwisata, setidaktidaknya ada iven iven internasional. Itulah hasil koordinasi saya dengan Kementerian Pariwisata,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya saat ini, untuk Riau sudah menambah kegiatan baru selain TdSi, ada Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Dragon Boat Race di Candi Muara Takus, ada 10 klub atlet dayung dari mancanegara. Dan Riau sudah siap dengan itu, selanjutnya akan meningkatkan pariwisata di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru.

Baca Juga:  Apresiasi Muktamar NU, Airlangga Beri Selamat Duet Kyai Miftah-Gus Yahya

“Di masa akan datang Siak sebagai bagian dari wisata itu. Selaku orang Siak, mari kita jaga dan pertahankan budaya kita,” ucapnya.

- Advertisement -

Konferensi Budaya di Bangkok, pariwisata yang berwawasan lingkungan, menjadi bagian yang terpenting. Siak sebagai Kota Adipura dapat meningkatkan UMKM dan ekonomi kreatif dan mudah mudahan bisa menjadi bagian kota berwawasan lingkungan.

Sementara Wakil Ketua PB ISSI Andika, mengapresiasi Pemerintah Siak yang membuat event balap sepeda internasional dan mendukung balap sepeda ini sebagai bukti konsistensi dalam mengembangkan balap sepeda.

- Advertisement -

“Saya mendengar tahun depan Pemerintah Provinsi Riau mengambil alih kegiatan ini. Event ini tidak saja diadakan di Kabupaten Siak, tapi di kabupaten lainnya. Semoga ini akan menjadi kenyataannya. Sehingga gaungnya akan semakin besar pula,” jelasnya.

Baca Juga:  Komunitas HAI Lancang Kuning Harus Bisa Bantu Masyarakat

Balap sepeda ini sangat menarik. Tidak hanya promosi wisata daerah, tapi juga meningkatkan prestasi atlet. “Tentunya ini peluang yang harus kita tangkap, terutama untuk masyarakat Siak khususnya dan Riau pada umumnya,” harapnya.

Sementara Bupati Siak Alfedri mengaku sangat terharu atas resmi dibukanya TdSi yang ketujuh kalinya. “Awalnya saya khawatir karena kabut asap. Tapi dukungan semua pihak menguatkan saya, dan saya mengucapkan terima kasih. Karena suksesnya acara ini merupakan sukses bersama,” ungkapnya.(mng/wik)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO)  — Event balap sepeda internasional Tour de Siak (TdSi) dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Rabu (18/9). Disaksikan oleh Wakil Ketua PB ISSI Andika, Bupati Siak H Alfedri, dan sejumlah tamu undangan, termasuk mantan Bupati Siak H Arwin. Hadir juga pimpinan DPRD Siak, forkopimda dan kadis, kabid dan staf di Pemkab Siak.

 

Gubri mengucapkan selamat atas tujuh kali event TdSi. Menurutnya, TdSi dirancanguntuk menyemangati, mempromosikan pariwisata. “Sebagai ne­geri destinasi wisata, jika mau maju pariwisata, setidaktidaknya ada iven iven internasional. Itulah hasil koordinasi saya dengan Kementerian Pariwisata,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya saat ini, untuk Riau sudah menambah kegiatan baru selain TdSi, ada Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Dragon Boat Race di Candi Muara Takus, ada 10 klub atlet dayung dari mancanegara. Dan Riau sudah siap dengan itu, selanjutnya akan meningkatkan pariwisata di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru.

Baca Juga:  Apresiasi Muktamar NU, Airlangga Beri Selamat Duet Kyai Miftah-Gus Yahya

“Di masa akan datang Siak sebagai bagian dari wisata itu. Selaku orang Siak, mari kita jaga dan pertahankan budaya kita,” ucapnya.

Konferensi Budaya di Bangkok, pariwisata yang berwawasan lingkungan, menjadi bagian yang terpenting. Siak sebagai Kota Adipura dapat meningkatkan UMKM dan ekonomi kreatif dan mudah mudahan bisa menjadi bagian kota berwawasan lingkungan.

Sementara Wakil Ketua PB ISSI Andika, mengapresiasi Pemerintah Siak yang membuat event balap sepeda internasional dan mendukung balap sepeda ini sebagai bukti konsistensi dalam mengembangkan balap sepeda.

“Saya mendengar tahun depan Pemerintah Provinsi Riau mengambil alih kegiatan ini. Event ini tidak saja diadakan di Kabupaten Siak, tapi di kabupaten lainnya. Semoga ini akan menjadi kenyataannya. Sehingga gaungnya akan semakin besar pula,” jelasnya.

Baca Juga:  Bejat, Siswi SD Diperkosa di Depan Gereja HKBP

Balap sepeda ini sangat menarik. Tidak hanya promosi wisata daerah, tapi juga meningkatkan prestasi atlet. “Tentunya ini peluang yang harus kita tangkap, terutama untuk masyarakat Siak khususnya dan Riau pada umumnya,” harapnya.

Sementara Bupati Siak Alfedri mengaku sangat terharu atas resmi dibukanya TdSi yang ketujuh kalinya. “Awalnya saya khawatir karena kabut asap. Tapi dukungan semua pihak menguatkan saya, dan saya mengucapkan terima kasih. Karena suksesnya acara ini merupakan sukses bersama,” ungkapnya.(mng/wik)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari