Rabu, 13 Mei 2026
- Advertisement -

Saya Kira Warung

(RIAUPOS.CO) – Beberapa hari setelah Idulfitri, Nira dan keluarganya hendak pergi berwisata ke suatu tempat. Mereka menikmati liburan tersebut, namun karena warung-warung di sekitar lokasi wisata sangat ramai, mereka memutuskan untuk makan saat perjalanan pulang.

Di tempat wisata mereka hanya membeli makanan-makanan ringan yang dijajakan di sana. Saat di jalan, mereka menjumpai sebuah warung yang cukup ramai. Melihat dari pakaian yang dikenakan pengunjung, sepertinya para pengunjung baru saja bersilaturahmi dan memutuskan untuk makan di warung tersebut.

Ayah Nira turun dari mobil dan langsung menyendok nasi yang disediakan secara prasmanan. Tiba-tiba pundaknya disentuh oleh orang tak dikenal.

“Maaf ya Pak, Bapak siapa ya? Soalnya ini acara makan-makan keluarga,” ucapnya.  “Alamak, saya kira ini warung,” ujar ayah.

Baca Juga:  Sikap LKAM Luhak Tambusai soal Perkara Penganiayaan Anak di Bawah Umur

Tempat tersebut memiliki desain seperti warung, sehingga pantas saja ayah terkecoh. Ia pun meminta maaf kepada pemilik rumah.(anf)

 

(RIAUPOS.CO) – Beberapa hari setelah Idulfitri, Nira dan keluarganya hendak pergi berwisata ke suatu tempat. Mereka menikmati liburan tersebut, namun karena warung-warung di sekitar lokasi wisata sangat ramai, mereka memutuskan untuk makan saat perjalanan pulang.

Di tempat wisata mereka hanya membeli makanan-makanan ringan yang dijajakan di sana. Saat di jalan, mereka menjumpai sebuah warung yang cukup ramai. Melihat dari pakaian yang dikenakan pengunjung, sepertinya para pengunjung baru saja bersilaturahmi dan memutuskan untuk makan di warung tersebut.

Ayah Nira turun dari mobil dan langsung menyendok nasi yang disediakan secara prasmanan. Tiba-tiba pundaknya disentuh oleh orang tak dikenal.

“Maaf ya Pak, Bapak siapa ya? Soalnya ini acara makan-makan keluarga,” ucapnya.  “Alamak, saya kira ini warung,” ujar ayah.

Baca Juga:  Sekolah dan Sesudahnya

Tempat tersebut memiliki desain seperti warung, sehingga pantas saja ayah terkecoh. Ia pun meminta maaf kepada pemilik rumah.(anf)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Beberapa hari setelah Idulfitri, Nira dan keluarganya hendak pergi berwisata ke suatu tempat. Mereka menikmati liburan tersebut, namun karena warung-warung di sekitar lokasi wisata sangat ramai, mereka memutuskan untuk makan saat perjalanan pulang.

Di tempat wisata mereka hanya membeli makanan-makanan ringan yang dijajakan di sana. Saat di jalan, mereka menjumpai sebuah warung yang cukup ramai. Melihat dari pakaian yang dikenakan pengunjung, sepertinya para pengunjung baru saja bersilaturahmi dan memutuskan untuk makan di warung tersebut.

Ayah Nira turun dari mobil dan langsung menyendok nasi yang disediakan secara prasmanan. Tiba-tiba pundaknya disentuh oleh orang tak dikenal.

“Maaf ya Pak, Bapak siapa ya? Soalnya ini acara makan-makan keluarga,” ucapnya.  “Alamak, saya kira ini warung,” ujar ayah.

Baca Juga:  Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Formil UU KPK 

Tempat tersebut memiliki desain seperti warung, sehingga pantas saja ayah terkecoh. Ia pun meminta maaf kepada pemilik rumah.(anf)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari