Minggu, 22 Maret 2026
- Advertisement -

Di Hadapan Ribuan Mahasiswa di Salatiga, Airlangga Bahas soal Varian Omicron

JAWATENGAH (RIAUPOS.CO) –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku Indonesia bakal membawa agenda bidang kesehatan pada gelaran G20 tahun ini. Hal ini untuk mendorong agar kesehatan global menjadi lebih inklusif.

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki misi untuk membawa kepentingan negara-negara berkembang. Terutama pada keadilan di bidang kesehatan. Salah satunya adalah keadilan dalam akses vaksin Covid-19.

Dihadapan ratusan peserta kuliah umum yang hadir fisik dan sebanyak 5.000 peserta hadir secara virtual, Ketua Umum DPP Partai Golkar mengatakan, munculnya varian omicron di berbagai belahan dunia akibat adanya ketidakadilan vaksin Covid-19. Varian omicron sendiri pertama terdeteksi di negara Afrika.

Baca Juga:  Pasien Virus Corona Tak Cuma Berdansa dengan WN Jepang

“Varian omicron muncul akibat ketidakadilan vaksinasi Covid-19. Indonesia beruntung dengan vaksinasi Covid-19,” tutur Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Sabtu (29/1/2022).

Hal tersebut disampaikannya saat memberi kuliah umum di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (29/1/2022). Menurut Airlangga, sebagai pemegang Presidensi G20, Indonesia akan menjadi pelopor bagi keadilan kesehatan di seluruh dunia.

Ia mengaku, peran RI akan mendorong negara-negara maju untuk bisa menyepakati project kesehatan global yang inklusif bagi seluruh negara. Bukan hanya untuk negara maju, tetapi juga bagi negara berkembang dan negara miskin.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, Indonesia masih beruntung bisa mengejar capaian vaksinasi Covid-19 sehingga pandemi masih bisa terkendali. Bahkan, RI berada di deretan negara-negara yang dinilai berhasil dalam program vaksinasi Covid-19.

Baca Juga:  Ini Empat Tokoh yang Jadi Sasaran Pembunuh Bayaran

“Indonesia, India, dan Cina, menjadi negara dengan penanganan Covid-19 terbaik,” tegasnya.

Namun, Airlangga meminta seluruh masyarakat tetap bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Caranya, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ikut menyukseskan program vaksinasi.

Editor: Eka G Putra

JAWATENGAH (RIAUPOS.CO) –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku Indonesia bakal membawa agenda bidang kesehatan pada gelaran G20 tahun ini. Hal ini untuk mendorong agar kesehatan global menjadi lebih inklusif.

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki misi untuk membawa kepentingan negara-negara berkembang. Terutama pada keadilan di bidang kesehatan. Salah satunya adalah keadilan dalam akses vaksin Covid-19.

Dihadapan ratusan peserta kuliah umum yang hadir fisik dan sebanyak 5.000 peserta hadir secara virtual, Ketua Umum DPP Partai Golkar mengatakan, munculnya varian omicron di berbagai belahan dunia akibat adanya ketidakadilan vaksin Covid-19. Varian omicron sendiri pertama terdeteksi di negara Afrika.

Baca Juga:  Tato Malaikat di Punggung Demi Lovato Miliki Makna Mendalam

“Varian omicron muncul akibat ketidakadilan vaksinasi Covid-19. Indonesia beruntung dengan vaksinasi Covid-19,” tutur Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Sabtu (29/1/2022).

Hal tersebut disampaikannya saat memberi kuliah umum di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (29/1/2022). Menurut Airlangga, sebagai pemegang Presidensi G20, Indonesia akan menjadi pelopor bagi keadilan kesehatan di seluruh dunia.

- Advertisement -

Ia mengaku, peran RI akan mendorong negara-negara maju untuk bisa menyepakati project kesehatan global yang inklusif bagi seluruh negara. Bukan hanya untuk negara maju, tetapi juga bagi negara berkembang dan negara miskin.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, Indonesia masih beruntung bisa mengejar capaian vaksinasi Covid-19 sehingga pandemi masih bisa terkendali. Bahkan, RI berada di deretan negara-negara yang dinilai berhasil dalam program vaksinasi Covid-19.

- Advertisement -
Baca Juga:  Syarudin Husin Makin Kokoh, Guspian Menguat

“Indonesia, India, dan Cina, menjadi negara dengan penanganan Covid-19 terbaik,” tegasnya.

Namun, Airlangga meminta seluruh masyarakat tetap bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Caranya, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ikut menyukseskan program vaksinasi.

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAWATENGAH (RIAUPOS.CO) –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku Indonesia bakal membawa agenda bidang kesehatan pada gelaran G20 tahun ini. Hal ini untuk mendorong agar kesehatan global menjadi lebih inklusif.

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki misi untuk membawa kepentingan negara-negara berkembang. Terutama pada keadilan di bidang kesehatan. Salah satunya adalah keadilan dalam akses vaksin Covid-19.

Dihadapan ratusan peserta kuliah umum yang hadir fisik dan sebanyak 5.000 peserta hadir secara virtual, Ketua Umum DPP Partai Golkar mengatakan, munculnya varian omicron di berbagai belahan dunia akibat adanya ketidakadilan vaksin Covid-19. Varian omicron sendiri pertama terdeteksi di negara Afrika.

Baca Juga:  Materai Rp6.000 dan Rp3.000 Masih Berlaku sampai Akhir Tahun

“Varian omicron muncul akibat ketidakadilan vaksinasi Covid-19. Indonesia beruntung dengan vaksinasi Covid-19,” tutur Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Sabtu (29/1/2022).

Hal tersebut disampaikannya saat memberi kuliah umum di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (29/1/2022). Menurut Airlangga, sebagai pemegang Presidensi G20, Indonesia akan menjadi pelopor bagi keadilan kesehatan di seluruh dunia.

Ia mengaku, peran RI akan mendorong negara-negara maju untuk bisa menyepakati project kesehatan global yang inklusif bagi seluruh negara. Bukan hanya untuk negara maju, tetapi juga bagi negara berkembang dan negara miskin.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, Indonesia masih beruntung bisa mengejar capaian vaksinasi Covid-19 sehingga pandemi masih bisa terkendali. Bahkan, RI berada di deretan negara-negara yang dinilai berhasil dalam program vaksinasi Covid-19.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Tersangka 2 Kasus

“Indonesia, India, dan Cina, menjadi negara dengan penanganan Covid-19 terbaik,” tegasnya.

Namun, Airlangga meminta seluruh masyarakat tetap bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Caranya, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ikut menyukseskan program vaksinasi.

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari