Minggu, 19 April 2026
- Advertisement -

Jokowi Sidak PLN

JAKARTA (Riaupos.co) – Padamnya listrik di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang berlangsung lebih dari 9 jam, pada Ahad (5/8), berbuntut panjang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turun tangan mendatangi kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada pagi ini.

Kedatangan Jokowi dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung penyebab padamnya listrik yang membuat beberapa pusat bisnis, jaringan selular sampai dengan lalu lintas lumpuh. Menurut Jokowi, seharusnya PLN bisa memiliki manajemen risiko saat menghadapi masalah besar seperti itu.

“Saya datang ke PLN mau mendengar langsung peristiwa pemadaman total pada hari Minggu kemarin. Dalam sebuah manejemen besar seperti PLN, menurut saya ada tata kelola risiko dengan back up plan,” kata Jokowi di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8).

Baca Juga:  Nadiem Diminta Terbitkan Aturan Pencegahan Corona di Sekolah

Adapun presiden Jokowi hadir didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mereka menemui jajaran direksi PT PLN yang telah menunggu dalam sebuah ruangan rapat yang telah dipersiapakan sebelumnya. Di situ, ada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.

Lebih lanjut Jokowi juga menuturkan, dengan adanya manajemen back up plan, seharusnya PLN bisa menyelesaikan pemadaman itu secara cepat. Apalagi, kejadian ini pernah terjadi sekitar 17 tahun silam di Jawa-Bali.

“Pertanyaan saya kenapa tidak bekerja dengan cepat? harusnya itu bisa jadi pelajaran agar kejadian kembali lagi. Ini tidak hanya merusak reputasi PLN, tapi sudah banyak yang dirugikan,” tukasnya.(jpg)

Baca Juga:  Libatkan Ahli Bahas Kemungkinan Legalisasi Ganja Medis

Editor: Edwir

JAKARTA (Riaupos.co) – Padamnya listrik di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang berlangsung lebih dari 9 jam, pada Ahad (5/8), berbuntut panjang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turun tangan mendatangi kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada pagi ini.

Kedatangan Jokowi dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung penyebab padamnya listrik yang membuat beberapa pusat bisnis, jaringan selular sampai dengan lalu lintas lumpuh. Menurut Jokowi, seharusnya PLN bisa memiliki manajemen risiko saat menghadapi masalah besar seperti itu.

“Saya datang ke PLN mau mendengar langsung peristiwa pemadaman total pada hari Minggu kemarin. Dalam sebuah manejemen besar seperti PLN, menurut saya ada tata kelola risiko dengan back up plan,” kata Jokowi di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8).

Baca Juga:  Menantu Tjahjo Kumolo Isolasi Diri

Adapun presiden Jokowi hadir didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mereka menemui jajaran direksi PT PLN yang telah menunggu dalam sebuah ruangan rapat yang telah dipersiapakan sebelumnya. Di situ, ada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.

- Advertisement -

Lebih lanjut Jokowi juga menuturkan, dengan adanya manajemen back up plan, seharusnya PLN bisa menyelesaikan pemadaman itu secara cepat. Apalagi, kejadian ini pernah terjadi sekitar 17 tahun silam di Jawa-Bali.

“Pertanyaan saya kenapa tidak bekerja dengan cepat? harusnya itu bisa jadi pelajaran agar kejadian kembali lagi. Ini tidak hanya merusak reputasi PLN, tapi sudah banyak yang dirugikan,” tukasnya.(jpg)

- Advertisement -
Baca Juga:  Akses Jalan Semakin Elok, Bupati Betimo Kasih Pado Dinas PU Riau

Editor: Edwir

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (Riaupos.co) – Padamnya listrik di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang berlangsung lebih dari 9 jam, pada Ahad (5/8), berbuntut panjang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turun tangan mendatangi kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada pagi ini.

Kedatangan Jokowi dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung penyebab padamnya listrik yang membuat beberapa pusat bisnis, jaringan selular sampai dengan lalu lintas lumpuh. Menurut Jokowi, seharusnya PLN bisa memiliki manajemen risiko saat menghadapi masalah besar seperti itu.

“Saya datang ke PLN mau mendengar langsung peristiwa pemadaman total pada hari Minggu kemarin. Dalam sebuah manejemen besar seperti PLN, menurut saya ada tata kelola risiko dengan back up plan,” kata Jokowi di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8).

Baca Juga:  Bejatnya Lelaki Ini, Jual Calon Istri untuk "Layanan" Bertiga

Adapun presiden Jokowi hadir didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mereka menemui jajaran direksi PT PLN yang telah menunggu dalam sebuah ruangan rapat yang telah dipersiapakan sebelumnya. Di situ, ada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.

Lebih lanjut Jokowi juga menuturkan, dengan adanya manajemen back up plan, seharusnya PLN bisa menyelesaikan pemadaman itu secara cepat. Apalagi, kejadian ini pernah terjadi sekitar 17 tahun silam di Jawa-Bali.

“Pertanyaan saya kenapa tidak bekerja dengan cepat? harusnya itu bisa jadi pelajaran agar kejadian kembali lagi. Ini tidak hanya merusak reputasi PLN, tapi sudah banyak yang dirugikan,” tukasnya.(jpg)

Baca Juga:  Manfaat Melakukan Olahraga Seumur Hidup

Editor: Edwir

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari